cap.13 # taman

7.8K 434 31
                                        

KALO GAK SUKA SAMA CERITA INI
TOLONG DI SKIP AJAH YH besty ☺️

Jangan tinggalkan komentar buruk ❌

Dan jangan lupa vote and comment 😗

♨️HAPPY READING♨️

*
*
*
*
*
Alisha menatap seksama penampilan nya lewat cermin full body yg ada di depan nya, menelisik lagi apakah ada yg kurang dari penampilan nya.

Hari ini ia memakai, gamis bunga-bunga berwarna abu-abu dengan hijab segitiga menutup dada berwarna coklat. Sederhana memang namun terlihat sangat anggun.

Di rasa penampilan nya sudah sempurna alisha tersenyum

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Di rasa penampilan nya sudah sempurna alisha tersenyum. Ia mulai melangkah kan kakinya keluar kamar_ jam sudah menunjukkan pukul 19: 35, tadi ia sudah makan Malam di kamar setelah sholat isya.

Sekarang ia akan menuju taman di mana para ibu mertua nya berada.

Setelah tadi Rania mengatakan ia di panggil oleh para ibu mertua nya, secepat mungkin ia mandi dan bersiap.

Keluar dari kamar, ia bersiap mulai melangkah melewati lorong-lorong mewah di mansion itu, namun belum sempat ia melangkah suara tangis bayi terdengar.

Alisha mengurangkan niat nya untuk melangkah. Ia mulai berbalik menuju pintu yg tak jauh dari pintu kamarnya.

Perlahan ia membuka pintu dengan ukiran-ukiran indah itu_ kamar para bayi Alisha ah Arsyana.

Di sana terlihat dari pandangan Alisha, BI Ijah tengah menenangkan seorang bayi tampan dengan mata merah menyalanya , sedang menangis.

Alisha yg melihat nya jadi tak tega, ia melangkah mendekat.

" BI Ijah, baby D kenapa? " Tanyanya sesudah ada di dekat mereka.

BI Ijah yg mendengar suara tiba-tiba dari alisha sedikit tersentak_ beliau kaget mendapati majikannya itu sudah berada di dekat nya. Sedangkan Alisha menyadari BI Ijah terkejut karenanya tersenyum kikuk.

" Maaf bi, aku ngagetin soalnya tadi panik pas denger suara tangis baby D " jelasnya pada BI Ijah.

BI Ijah tersenyum. " Tak apa nona." balas nya.

Alisha Mengangguk. Perhatikan kembali pada baby D yg masih menangis dalam gendongan BI Ijah.

" Ada apa dengan baby D BI ? Kenapa ia menangis " Tanya nya sekali lagi

BI Ijah terus menepuk-nepuk bokong baby D, menenangkan nya namun baby D masih terus menangis. Alisha yg melihat nya jadi tak tega. Ia mengulurkan tangannya ke arah bi Ijah.

BI Ijah yg mengerti langsung memberikan baby D ke dalam gendongan alisha_ seakan tahu bahwa yg menggendong nya itu adalah ibunya sang baby tampan itu langsung memeluk sembari meraba-raba dada sang ibu.

Five-husband AntagonistTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang