CHAPTER 03 + PO

60.7K 339 0
                                        

novel STEPDAD OBSESSION sedang open PO!! kamu yang suka kisahnya christof bersama shopia, ayok pesan sekarang!!

jangan sampai ketinggalan ya! saya berani jamin kamu tidak akan menyesal membeli karya-karya berbayar milik saya :D

***

Tubuhnya terhentak naik turun mengikuti hentakan kejantanan milik Papa tirinya yang sedari tadi sudah memaksa melesak masuk tanpa permisi. Jemari tangannya meremat erat jemari Christof yang tentu saja lebih besar dari miliknya.

Suara berat yang Christof keluarkan membuat senyapnya malam terasa lebih riuh dengan hasrat yang membakar benak. Keringat sudah mengalir deras memperlihatkan betapa kerasnya mereka memadu kasih.

Ciuman panas yang diberikan oleh ayah tirinya di ceruk leher semakin membuat Shopia kehilangan kendali tubuh. Terpejam erat dengan desiran aneh menjalar begitu cepat dari ujung kaki menuju ujung kepala.

Ditarik lalu dijajalkan kembali. Miliknya sudah berkedut-kedut. Shopia merasakan kepalanya sangat berat. Entah apa yang terjadi tapi yang jelas perempuan muda itu tak mau malam ini selesai dengan cepat.

Kedua kakinya melingkar di pinggang Christof membuat batang kokoh tersebut menjajal masuk lebih dalam lagi terasa sampai ke pangkalnya. Gelenyar aneh kian menyerang dengan hentakan Christof yang semakin lama semakin cepat.

"D-Dadhh ...."

Tubuhnya bergetar; mengejang kecil tatkala melepasan. Ayah tirinya itu menagapkan tubuh. Menarik kedua tangan Shopia untuk bangun. Christof duduk di ujung tempat tidur dengan Shopia berada di atas pangkuannya.

"Ayok puaskan Daddy lagi, Sayang. Kamu benar-benar bisa membuat Daddy kembali bergairah seperti saat Daddy waktu muda dulu," ujarnya seraya memangku pantat Shopia yang terasa mulus di telapak tangan.

Shopia mengalungkan kedua tangan di belakang leher Papa tirinya tersebut. Menunduk menatap pria dewasa tersebut lalu tiba-tiba saja bibirnya dicium. Sisa rasa kopi yang tertinggal di mulut Christof terasa oleh Shopia.

Keduanya berciuman penuh hasrat. Membiarkan cahaya bulan menerangi mereka di tengah malam. Menghiraukan waktu yang memang sudah menunjukkan waktu pukul setengah satu malam.

Semakin larut. Keduanya diserang rasa hasrat yang menguar tinggi. Melupakan status masing-masing. Mendobrak batas wajar hubungan anak tiri bersama Papa tiri. Baik Shopia maupun Christof terlena oleh keadaan yang seolah mendukung keduanya untuk melewati malam ini bersama.

Dalam gerakan yang cepat Christof mengangkat pinggul anak tirinya tersebut lalu tidak lama kemudian tembakan cairan putih kental pun mencuat membasahi pantat mulus milik Shopia.

Perempuan muda tersebut masih bergetar. Masih belum bisa merilekskan tubuh dari hentakan batang Papa tirinya yang membuatnya kewalahan sampai mengejang kecil seperti saat ini.

Delapan tembakan pun mengenai pantatnya. Meleleh yang terasa hangat. Christof mencium pucuk kepala Shopia di saat perempuan muda itu masih belum bisa berhenti dari kejang-kejang.

Punggungnya didekat erat. Diusapnya lembut sampai tubuhnya Shopia perlahan berhenti mengejang. Christof masih menghela napas kasar; masih berusaha menetralkan helaan napas yang berat.

"Terima kasih banyak, Sayang. Daddy senang bisa melewati malam ini bersama kamu," ucap Christof dengan intonasi pelan akan tetapi cukup menusuk indera pendengara Shopia.

Perempuan tersebut entah kenapa tiba-tiba saja menangis dalam dekapan Papa tirinya. Christof yang menyadari hal tersebut lantas mendorong tubuh Shopia agar menyamping.

Perempuan muda itu menutup wajah dengan kedua tangan. Christof berusaha menariknya dan Shopia semakin menyembunyikan wajah di balik lengan pria dewasa tersebut.

Isak tangisnya memang tidak kencang, tapi Christof dapat paham kenapa anak tirinya itu bisa menangis. Salah dirinya juga, akan tetapi hasrat yang sudah lama terbelenggu tak bisa dibiarkan terpenjara.

Christof membebaskannya malam ini. Menumpahkan semua hasrat liarnya kepada Shopia yang bukan dan tidak lain adalah anak tirinya sendiri. Rasa obsesi untuk memiliki Shopia kian hari kian menyerang benak. Sampai pada akhirnya ia merasakan bagaimana tubuh anak tirinya yang selama ini ia inginkan.

"Kemari, Sayang. Tidak apa-apa. Jangan menangis," ujarnya seraya mendekap erat tubuh Shopia yang terasa lebih hangat dari biasanya.

Christof memberikan dekapan sebagai perlindungan. Menyalurkan rasa kepedulian sebagai seorang arah. Berusaha menenangkan meskipun sumber masalahnya adalah dirinya sendiri.

Shopia menumpahkan tangisan di dalam dada Papa tirinya. Penyesalan memang menyerang di akhir. Tubuhnya bergetar begitu kembali mengingat apa yang barusan sudah terjadi dan apa yang sudah dirinya lakukan.

Keningnya dicium untuk beberapa saat. Shopia tak menolak. Tubuhnya masih terlalu lemas hanya untuk mendorong dada Christof agar menjauh. Namun, semakin lama dirinya didekap dan punggungnya diusap lembut semakin membuat kesadarannya memudar secara perlahan.

Christof menoleh. Mencium kening Shopia kembali tatkala perempuan muda tersebut sudah terjatuh ke dalam bawah sadarnya. Shopia sudah terlelap. Pria dewasa yang memeluknya itu mengulas senyum meskipun dengan perasaan bersalah berusaha menyerangnya.

"I know this is wrong but I'm glad I could do it with you, Sophia," ucapnya sebelum ia juga ikut tertidur dalam posisi masih mendekap erat anak tirinya tersebut.

....

make sure kamu follow semua social media saya : @christian_drnn untuk tahu saya seperti apa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

make sure kamu follow semua social media saya : @christian_drnn untuk tahu saya seperti apa

novel STEPDAD OBSESSION sedang open PO!! kamu yang suka kisahnya christof bersama shopia, ayok pesan sekarang!!

jangan sampai ketinggalan ya! saya berani jamin kamu tidak akan menyesal membeli karya-karya berbayar milik saya :D

jangan sampai ketinggalan ya! saya berani jamin kamu tidak akan menyesal membeli karya-karya berbayar milik saya :D

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

10 november 2023

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


10 november 2023

𝐒𝐓𝐄𝐏𝐃𝐀𝐃 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang