novel STEPDAD OBSESSION sedang open PO!! kamu yang suka kisahnya christof bersama shopia, ayok pesan sekarang!!
jangan sampai ketinggalan ya! saya berani jamin kamu tidak akan menyesal membeli karya-karya berbayar milik saya :D
***
"Astaga iya ya? Jika dipikir-pikir kamu bersama Kenneth kuat juga selama tiga tahun tidak bercinta. Jika aku di posisimu mungkin aku sudah menculik para pria agar bisa aku tiduri," kata Irina di samping kanan Shopia yang saat ini sedang menyusuri lorong sebelum berbelok lalu menuruni anak tangga.
Shopia hanya mengulas senyum tipis mendengarnya. Merasa konyol saja tidak bercinta bersama Kenneth selama tiga tahun tapi dirinya sudah bercinta bersama Christof meskipun bisa dibilang Shopia diperkosa karena dirinya sempat menolak.
Daddy tidak akan memperkosa kamu Shopia. Daddy akan menunggu waktu yang tepat sampai kamu benar-benar sadar untuk menyerahkan diri kamu sendiri kepada Daddy.
Ucapan Christof melintas di pikiran. Tak ada yang salah. Pria dewasa itu memang tidak memaksa Shopia untuk mau ditiduri secara paksa. Christof melakukan pendekatan secara perlahan selama beberapa waktu sampai pada akhirnya kemarin malam tiba juga di puncaknya.
Shopia secara sadar menikmati sentuhan yang diberikan oleh Papa tirinya tersebut. Setiap hentakkan keperkasaan yang dilakukan Christof selalu mengantarkan Shopia di puncak kenikmatan. Merasakan beratnya hasrat gairah yang membelenggu benak.
Tidak dapat membohongi diri sendiri. Remaja sembilan belas tahun itu memang membutuhkan perlakuan 'sentuhan' di atas tempat tidur. Namun, bukan Papa tirinya juga pelakunya. Shopia selalu berharap Kenneth kembali mengisi hari-harinya seperti dulu.
Semesta mengabulkan. Kekasihnya itu kembali. Melepas rasa rindu yang terbelenggu. Saling mendekap erat tak ingin kembali terhalang jarak dan berharap waktu tak cepat berlalu. Keduanya kembali bercinta setelah tiga tahun berpisah.
Namun, permasalahan utamanya ada di sana. Kenneth kembali di saat kehidupan kekasihnya telah berubah. Shopia tak mau kehilangan Kenneth untuk kedua kalinya tentu saja, akan tetapi sikap Christof yang tak bisa terbantahkan semakin mempersulit kehidupannya.
"Shopia? Hey? Kenapa diam terus?" tanya Irina ketika sedari tadi temannya itu hanya diam. Dari kelas terakhir sampai saat ini di lorong terakhir menuju parkiran Shopia masih belum mengeluarkan suaranya.
Irina menepuk bahu Shopia pelan. Menatap lekat wajah remaja di hadapannya. Tidak ada yang berubah atau pun tanda-tanda Shopia sedang sakit. Namun, sedari tadi Shopia terlihat banyak diam tidak seperti biasanya.
"Kenapa? Ada apa?" tanya Irina lagi khawatir. "Bicara saja tidak apa-apa Shopia. Aku dapat menjaga rahasia. Aku menjadi temanmu bukan satu atau dua bulan tapi sudah hampir tujuh tahun."
Shopia terdiam untuk beberapa saat. "Ak-"
"Aw!" Irina menjerit tatkala pantatnya ditepuk. Ia menoleh ke arah pria berambut keriting dengan kulit gelap. "Jack!"
Remaja yang dipanggil Jack itu terkekeh. Membenarkan topi hitamnya penuh gaya. Mengusap dagunya sekilas seraya menatap Irina dari atas kepala sampai ujung kaki lalu berhenti di pantat sintal perempuan berambut coklat tersebut.
"Seratus dolar untuk tembak dalam?" tawarnya dengan senyuman serta tatapan yang menyiratkan ingin cepat-cepat meniduri remaja di hadapannya.
"Tiga ratus dolar," jawab Irina cepat. Ia tahu Jack satu perkumpulan bersama Diego; pacarnya Nancy yang suka bar-bar dalam bercinta. Di tambah juga dengan burungnya di atas rata-rata orang Amerika.
"Aku harus punya uang lebih untuk berobat jika seandainya aku dibanting-banting olehmu," kata Irina lagi yang membuat Jack mengernyitkan mendengar tawaran besar yang dilontarkan oleh Irina.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐒𝐓𝐄𝐏𝐃𝐀𝐃 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍
Teen Fictionᵎᵎ mature content! ᵎᵎ an age gap romance adult book! Semenjak Hannah masuk rumah sakit, perlakuan Christof berubah 180 derajat terhadap anak tirinya. Rasa kasih sayang sebagai ayah sambung perlahan berubah. Rasa takut kehilangan serta ingin mem...
