CHAPTER 22 + PO

17.4K 154 116
                                        

novel STEPDAD OBSESSION sedang open PO!! kamu yang suka kisahnya christof bersama shopia, ayok pesan sekarang!!

jangan sampai ketinggalan ya! saya berani jamin kamu tidak akan menyesal membeli karya-karya berbayar milik saya :D

***

"Iya?! Astaga lalu sekarang bagaimana?" tanya Nancy ketika Shopia bilang jika Kenneth tiba-tiba saja datang dan bilang kepada Christof sebagai pacarnya.

"Lalu kenapa Kenneth tidak memberimu pesan terlebih dahulu ketika mau datang?" Irina ikut bertanya karena bingung juga Kenneth tiba-tiba saja mendatangi rumah Shopia.

"Aku tidak tahu. Sekarang Kenneth sedang di ruang depan bersama Papa tiriku. Aku takut Kenneth kenapa-kenapa. Kalian tahu bukan bagaimana sifat Papa tiriku seperti apa?"

"Astaga iya juga ya? Kita video call aja tidak si? Aku pun penasaran ingin melihat mereka berdua. Kamu coba mengintip saja, Shopia," ucap Nancy karena dirinya bersama Shopia dan juga Irina hanya via panggilan.

"Iya aku pun ingin melihatnya juga. Daddy Chris jika malam hari seperti apa Shopia? Dia memakai pakaian tidak? Erghh so sexy ...."

Shopia yang mendengar ucapan Irina tak terlalu diindahkan. Memang sudah seperti itu untuk Irina. Suka kepada Christof dan masih berharap dapat tidur bersama meskipun hanya bercanda tapi jika menjadi kenyataan Irina pun tidak akan menolak.

"Aku tidak berani keluar kamar. Serius, aku menghubungi kalian berdua pun masih gemetar," jawab Shopia. "Aku benar-benar tidak tenang sekarang. Takut Kenneth kenapa-kenapa."

"Semoga Kenneth tidak dipukuli sampai mati oleh Daddy Chris ya Shopia. Jika iya aku akan menghapus Daddy Chris dari daftar pria yang dapat tidur bersamaku," sahut Irina yang cepat-cepat dijawab oleh Nancy.

"Om Chris pun akan bahagia jika kamu mem-black list-nya Irina. Om Chris pun akan berpikir dua kali untuk tidur bersama kamu."

"Kenapa harus berpikir dua kali? Daddy Chris pasti bingung ya? Mau memilih antara langsung tidur atau mau main kuda-kudaan dulu bersamaku. Hihihii."

"Terlalu percaya diri pun juga tidak baik Irina. Kamu sudah seperti mantannya Diego."

"Diego? Diego pacar kamu?"

"Iya lah! Kamu sudah seperti mantannya Diego. Dia percaya diri sekali jika Diego akan mau diajak bercinta. Tanpa tahu jika Diego sangat tidak mau meniduri pelacur murahan yang hanya bermodalkan menungging seperti dia! EW!!"

"Astaga kenapa kalian berdua membahas itu? Ini bagaimana Kenneth sudah bertemu dengan Papa tiriku. Aku takut Kenneth kenapa-kenapa," ucap Shopia tiba-tiba karena kedua temannya itu fokus ke topik pembicaraan lain.

"Eh, iya. Lanjut-lanjut." Irina menjawab. "Lalu kamu maunya bagaimana Shopia? Dikasih saran untuk mengintip pun kamu tidak berani."

"Aku takut Papa tiriku main tangan ...."

Sementara itu di waktu yang bersamaan Christof tampak mengulas senyum singkat tatkala mendengar Kenneth bercerita tentang kehidupannya yang harus menjalani hubungan jarak jauh bersama Shopia dengan pergi ke Australia untuk berkuliah.

"Aku sempat punya pikiran jika Shopia sudah memiliki kekasih lain, tapi aku menepis pikiran itu sampai aku kembali lagi ke Las Vegas dan tahu jika Shopia belum punya kekasih lain selain aku."

Pria dewasa di hadapannya mengangguk-angguk. Memahami.

"Lalu kamu bagaimana selama di Australia? Untuk mengisi kesepian kamu, kamu mencari perempuan lain untuk tidur bersama kamu, hm?"
Kenneth terdiam begitu mendapatkan pertanyaan seperti itu. Terlebih tatapan Christof yang entah kenapa terasa sangat mengintimidasi. Kenneth sudah berusaha untuk tenang tapi tetap saja rasa gugup masih menyelimuti benak.

𝐒𝐓𝐄𝐏𝐃𝐀𝐃 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang