21

27.9K 1.6K 18
                                        

"dimana baby ma"tanya Melvin kepada Alana karena tidak melihat keberadaan sikecil diruang tamu yang hanya ada Kakek nenek,dan juga papa mamanya

"adikmu sedang ditidurkan oleh Mommy dan Daddymu dikamar mereka sayang"balas Alana yang diangguki pelan oleh Putra adik suaminya itu

"apa urusan kalian sudah selesai boy"tanya Ricardo kepada keempat Putranya

"Sudah Pa,dan kami juga sudah mengetahui bagaimana perilaku mereka kepadanya"ucap Kafael kepada sang ayah

"Jelaskan"perintah sang grandpa yang diangguki paham oleh keempat pemuda dewasa itu

Flashback,,,

Beberapa jam sebelum Syela dijemput oleh orang tuanya,ke-empat pemuda dewasa itu, Max, Kafael, Melvin dan Ravin diberi tugas oleh sang grandpa untuk mencari latar belakang keluarga Mahendra karena ada yang aneh dengan keluarga gadis itu

"Lihatlah ini"ucap Ravin kepada saudara saudaranya menunjukkan sebuah rekaman yang menunjukkan sisi gelap Keluarga Mahendra

Max,Kafael dan Melvin pun langsung melihat kearah laptop yang sedang menayangkan sebuah Kejadian Keluarga Mahendra

Direkaman tersebut terlihat Syela yang berumur 3 tahun sedang dimarahi kedua orangtuanya hanya karena gadis itu tidak sengaja menumpahkan segelas air putih kepekerjaan mereka,saat gadis itu meminta sedikit waktu mereka untuk menemaninya bermain dan setiap hari Syela selalu melakukan hal yang sama yaitu selalu berusaha mengajak kedua orangtuanya untuk menemaninya bermain

tapi lama-kelamaan gadis itu merasa lelah setiap hari harus mengemis waktu kepada kedua orangtuanya bahkan untuk lima menit pun Raditya dan Karina tidak bisa meluangkan waktunya sedikitpun kepada sang putri dan mereka selalu disibukkan dengan pekerjaan mereka

Syela yang lelah pun tidak pernah lagi mengemis-ngemis waktu kepada orangtuanya dan sejak itu dirinya menjadi sosok gadis yang dingin dan pendiam tidak ada lagi sosok gadis yang selalu tersenyum dan ceria

Max, Kafael dan Melvin yang melihat betapa kesepiannya gadis itu pun mengeraskan rahangnya menatap miris Syela yang tidak menginginkan barang mewah tapi dia hanya menginginkan waktu kedua orangtuanya saja tapi hal sepele seperti itu pun sangat susah didapatkan oleh Syela

Flashback and

"Pasangan gila"ucap grandpa merasa geram dengan perlakuan suami istri itu kepada anak semata wayangnya

"Pasangan yang serasi dan sama-sama gila bekerja"gumam Ricardo memasang wajah datarnya dan tatapannya yang setajam mata pisau

"K-kenapa mereka setega itu kepada darah daging mereka sendiri,padahal gadis itu hanya menginginkan waktu mereka saja"gumam Alana lirih saat mendengar penjelasan para Putranya

"Sungguh gadis kecil yang malang karena memiliki orangtua seperti mereka"ucap grandma tidak habis pikir dengan perlakuan Raditya dan Karina kepada sang Putri yang baru berusia lima tahun

"Kalian pantau terus aktivitas gadis itu dan perlakuan Raditya dan Karina kepadanya"Perintah Tuan Besar Robertson kepada ke-empat Cucunya

Keempat pemuda itu hanya bisa mengangguk saja menjalankan perintah sang grandpa

.

.

.

.

Disisi Johnny dan Erala yang berusaha menidurkan sikecil padahal mata bulat itu sudah sangat mengantuk tapi tetap saja sibayi enggan menutup matanya dan sibayi yang terus-menerus menanyakan gadis yang belum lama meninggalkan mansion Robertson tersebut

Nana ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang