04 › Mematuhi.

1.1K 141 17
                                        

"Aku akan memberikanmu pilihan."

Baru saja pintu kamar di tutup oleh Renjun yang keluar sembari menguapㅡBaru bangun tidur, ia dibuat terkejut akan kehadiran pria yang sejak dua hari kemarin membuatnya frustasi; Jung SungchanㅡPria Jung itu duduk di sofa ruang tamunya, entah dari mana bisa masuk.

"KauㅡBagaimana bisa masuk rumahku!" Sudah sadar dari keterkejutannya, Renjun melihat sekitar ruang tamu yang tidak hanya ada pria Jung melainkan juga pria yang kemarin sempat mengomelinya dan beberapa pria berpakaian hitamㅡWah, dia membawa rombongan?

Tampaknya Sungchan sendiri menyadari kekesalan si Huang, "Itu bukanlah pertanyaan penting."

"Itu pertanyaan yang penting bagiku, brengsek! Bagaimana orang sepertimu masuk tanpa izinㅡOh, kau menjebol pintu rumahku?" Tuduh Renjun.

"Apa kau tidak bisa melihat jika pintu rumahmu baik-baik saja?"

Renjun melirik ke arah pria yang berdiri di samping sofa tempat Sungchan duduk, kemudian ia melihat pintu rumahnya yang masih dalam kondisi baik.

"Itu cara yang murah, aku tidak mungkin melakukan itu terkecuali untuk hal yang mendesak." Ujar Sungchan kemudian beranjak dari duduknya, "Kau ingin ikut aku secara baik-baik atau dengan caraku?"

"Apa maksudmu!"

"Ini hari terakhirmu, aku yakin kau belum mendapatkan dua puluh lima juta won. Jadi, pilihlah tawaran yang kuberikan."

Renjun menatap nyalang Sungchan yang berdiri dengan lagak angkuh, "Aku tidak akan sudi ikut denganmu!"

"Hhh," Hela kasar Sungchan yang tanpa sadar memberikan kesan acuh bagi Renjun tetapi tidak bagi bawahannya, Sungchan memberikan isyarat pada Lee Sohee dan anggota Undermask, "Bawa dia." Kemudian keluar dari rumah.

Lee Sohee menghela nafas melihat ekspresi bingung Renjun, memanfaatkan kebingungan submissive HuangㅡLantas ia memberikan isyarat paad dua anggota Undermask yang sudah menyiapkan alat; Kain putih yang sudah diberikan obat dan dengan gerakan cepat dua anggota Undermask itu mencekal kedua tangan Renjun kemudian membekap mulut serta hidung Renjun dengan kain putih itu.

Dalam sekejap, sempat memberontak namun pada akhirnya Renjun berhasil dibuat jatuh tidak sadarkan diri dan dibawa masuk ke dalam mobil milik pria JungㅡDi kursi penumpang belakang bersama Lee Sohee sementara Sungchan berada di kursi penumpang samping kemudi.

"Markas." Titah Sungchan pada anggota Undermask yang langsung melajukan mobilnya, sekilas melirik spion mobil luarㅡMelihat beberapa anggota Undermask yang memang ia tugaskan untuk memasang plang penyitaan pada rumah milik Renjun, kemudian ia beralih melirik spion dalam mobil yang memantulkan kursi belakang tempat Renjun dan Lee Sohee duduk.

"Tuan, apa anda yakin ingin membawa Renjun ke Markas..?" Tanya Lee Sohee sebab khawatir jika nantinya terjadi sesuatu di Markas setelah kehadiran Renjun yang sudah diprediksinya akan membuat kekacauan karena tidak terima telah diseret.

"Ya." Balas Sungchan yakin, dirinya sudah memiliki rencana sendiri untuk membuat Huáng Rénjùn patuh, "Hubungi Dejun untuk bersiap di ruang kesehatan markas."

Tanpa bertanya lebih lanjut, Lee Sohee melakukan apa yang diperintahkan Leadernya; Menghubungi Dokter Undermask untuk siaga di ruang kesehatan, entah untuk urusan apa.

Menempuh perjalanan selama setengah jam, mobil hitam yang ditumpangi Sungchan akhirnya memasuki area hutan menuju bangunan lawas yang disebut markas. Sungchan turun tepat saat mobilnya berhenti di depan pintu utama markas, ia melangkah menuju pintu mobil bagian penumpang belakang. Membuka pintu itu dan tanpa banyak berbicara langsung menggendong tubuh Rénjùn yang lemah akibat dari pengaruh obat pada sapu tangan yang selama beberapa menit dibekapkan pada mulut dan hidungnya.

18. How To Comply?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang