"Tuan Jung, saya ingin berbicara sebentar dengan anda.."
Kedatangan Lee Sohee yang langsung mengatakan tujuan utamanya pagi ini memasuki ruang inap pun menyita perhatian Sungchan yang sedang menyuapi RénjùnㅡPadahal semalam Sungchan mengirimkan pesan jika submissive Lee itu tidak perlu datang.
"Penting?"
"Nee, mungkin sangat penting untuk anda ketahui." Lee Sohee tahu dirinya datang di waktu yang tidak tepat, memang selalu tidak tepat sihㅡSalahnya juga tadi tidak mengetuk pintu ruang inap, itu karena dirinya terburu-buru dan tidak tahan menyimpan informasi yang harus segera diketahui Tuan-nya.
"Aku bisa makan sendiri.. pergi dan berbicaralah dengan Sohee, Sungchan." Rénjùn mengambil mangkuk berisi bubur yang tersisa beberapa suap saja.
Sungchan menurut, ia beranjak keluar ruangan disusul Lee Sohee yang menutup setelah berada di luar ruangan.
"Apa?" Terlalu to the point.
"Tuan, maafkan saya karena informasi mengenai Huáng Rénjùn ternyata belum sepenuhnya saya dapatkan." Ungkap Lee Sohee kemudian membungkuk sesaat tanda memohon maaf, "Saya keluputan sebuah informasi tentang background keluarganyaㅡ"
Sungchan yang semula acuh pun berubah serius atas pengakuan Lee Sohee, "Informasi apa?"
"Kemarin saat saya menemui Pengacara Na yang mempertanyakan tentang salah satu surat sertifikat rumah atas nama Huáng.. rumah keluarga Huáng, beliau meminta saya untuk mengantar ke rumah tersebut, untuk observasi.." Jeda Lee Sohee yang mulai menjelaskan kejadian kemarin yang harusnya ia langsung sampaikan kemarinㅡTapi, dirinya terpaksa mematuhi perintah Jung Sungchan yang memerintahkannya pulang ke apartemen setelah selesai dengan urusan Pengacara Na, "Saya pun langsung mengantarkan beliau ke alamat kediaman Huáng.. sampai di sana, saat saya hendak membuka kunci pagar ternyata pagar itu tidak terkunci.. bahkan pintu utama rumah pun juga tidak dikunci, lantas saya berpikir jika ada anggota Undermask yang berkunjung untuk membersihkan rumah karena hanya saya, Tuan dan anggota Undermask yang memiliki kunci rumah HuángㅡTapi, setelah saya pikir lagi.. Tuan kan sudah menghentikan segala hal yang berhubungan dengan Undermask. Jadi, tidak mungkin ada anggota Undermask yang lancang memasuki rumah Huáng," Penjelasan yang cukup panjang, lebar dan detail itu masih berlanjut, Lee Sohee menarik nafas sebelum melanjutkan, "Saat saya masuk, saya terkejut karena ada seseorang yang keluar dari salah satu kamarㅡ"
"Siapa?" Spontanitas Sungchan memotong penjelasan Lee Sohee, "Apa dia masih ada di rumah Huáng?"
Lee Sohee mengangguk, "Dong Sicheng, beliau adalah paman Rénjùn dari pihak ayah.. lebih tepatnya kakak sepupu dari mendiang Tuan Huáng Yukhei, beliau berasal dari China, datang ke Korea Selatan karena Rénjùn tidak memberikan kabar selama beberapa Minggu.. beliau khawatir dan saat sampai di rumah Huáng, beliau tidak menemukan Rénjùn.. bahkan beliau sudah membuat laporan ke pihak kepolisian atas hilangnya Huáng Rénjùn."
"Ha? Paman?"
"Nee, maafkan saya sekali lagi.. karena untuk menenangkan Tuan Dong, saya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada RénjùnㅡTapi, bukan tentang perkara pertemuan pertama anda dengan Rénjùn.. saya hanya menjelaskan jika Rénjùn baik-baik dan sedang dirawat di rumah sakit dan beliau memohon pada saya untuk dipertemukan.. sekali lagi maafkan saya, Tuan." Lee Sohee membungkuk selama sepuluh detik sebelum kembali tegap tanpa berani menatap Tuan-nya yang belum membalas perkataannya, "Apabila diperkenankan, hari ini saya akan menjemput Tuan Dong untuk menjenguk Rénjùnㅡ"
"Jemput dia."
"Eh, Tuan.. tidak apa-apa?" Lee Sohee menatap takut Sungchan.
"Dia paman Rénjùn dari pihak ayah Rénjùn kan? Tidak apa-apa," Putus Sungchan, ia sudah memikirkan matang-matang tentang resiko pertemuan antara Huáng Rénjùn dengan paman submissive itu, Dong Sicheng yang entah akan berbicara apa nantinya pada Rénjùn.
KAMU SEDANG MEMBACA
18. How To Comply?
Fanfiction[ S1 & S2 ] "Aku tidak akan pernah memohon atau bahkan menuruti keinginanmu, Jung."
