14 › Informasi.

1K 132 12
                                        

vote.. vote.. vote.. 💞

How To Comply?

"Lepaskan ini! Aku lepas ya?"

Rénjùn menunjuk kesal sekaligus marah ke arah papan bertuliskan sita yang terpasang pada gerbang rumahnya, ia pun menatap Sungchan yang berdiri di belakangnya dengan kedua tangan masuk ke dalam saku celana kantor.

"Jangan, biarkan saja." Sungchan mengeluarkan dua kunci dari saku kanannya kemudian ia berikan pada Rénjùn yang terlihat sekali kesal, "Lagipula rumah ini tetap milikmu."

"Tapi, kenapa harus ada papan sita? Bagaimana kalau tetanggaku berpikiran aku memiliki hutang yang tidak bisa aku lunasi sehingga rumahku menjadi jaminannya, huh?" Rénjùn memikirkan ulang perkataannya Memang begitu sih? Dia ingat bahwa dia tidak sanggup melunasi hutang sebesar lima puluh juta won pada Sungchan. Tapi, tetap saja kan? Dia sudah satu Minggu lebih berada bersama pria itu, tapi, kenapa rumahnya tetap dipasangkan plang sita? Maksudnya, Sungchan kan menginginkannya tapi kenapa rumahnya ada papan sita?

"Siapa yang berani berpikir seperti itu? Sepertinya hanya pemikiranmu saja, Bellissimo." Sungchan sudah tidak akan menyinggung perkara lama, "Ayo, buka gerbangnya."

Ini semua keinginan Rénjùn, yang ingin pergi mengunjungi rumahnya setelah makan siang dan dengan santainya Sungchan menuruti.

Rumahnya terawat selama satu Minggu lebih ditinggalkan sang pemilik, terbukti teras rumah yang bersihㅡOh, Rénjùn menoleh ke arah Sungchan, "Kau yang melakukan ini?"

"Bukan, anggota Undermask."

"Ya, kau yang memerintahkan mereka membersihkan rumahku?" Selidik Rénjùn.

"Kalau rumahmu kotor, orang-orang yang memiliki niat buruk pasti berpikir bahwa rumahmu sudah tidak terpakai lagi meskipun disita dan akan menjadikan rumahmu sebagai tempat kejahatan, aku tidak ingin itu terjadi." Jelas Sungchan seadanya.

Rénjùn mengangguk setuju sebelum membuka pintu rumahnya, "Terima kasih."

Klek

"Ya."

Mereka memasuki rumah, Rénjùn menyalakan lampu ruang tamu yang ternyata bisa menyalaㅡSedikit tidak menyangka karena ia pikir jaringan listrik akan dimatikan.

"Maafkan aku, anggotaku membuang sisa-sisa persediaan makananmu karena sudah tidak layak dikonsumsi."

Rénjùn mengerti, "Aku ingin mengambil barangku, tidak apa-apa kan?"

"Apa?"

Tidak ada salahnya Rénjùn berkata jujur pada Sungchan kan? "Handphone dan peralatan pribadiku." Harap-harap diizinkan oleh Sungchan.

"Ambilah barang yang kau perlukan."

Rénjùn tersenyum senang, "Terima kasih banyak!" Serunya dengan nada antusias sebelum memasuki kamarnya yang bersih dan rapi, meninggalkan Sungchan yang turut senang melihat reaksi Rénjùn.

"È molto divertente." Gumam Sungchan sebelum duduk di sofa, melihat-lihat figuran foto yang ada di atas meja ruanganㅡBaik foto Rénjùn semasa kecil hingga dewasa, orang tua Rénjùn atau pun foto keluarga HuángㅡSungchan jadi teringat informasi mengenai latar belakang Rénjùn, orang tua submissive itu meninggal enam tahun lalu karena kecelakaan.. yang berarti usia Rénjùn saat itu sembilan belas tahun dan terpaksa mencari pekerjaan yang bersedia menerima lulusan SHS.

Enam tahun lalu ya, 2018? Sungchan masih bersama Wonbin, tahun di mana mereka menghadiri pernikahan Mark dan Haechan, tahun di mana mereka memiliki angan-angan menikah di gedung yang menjadi gedung pernikahan Mark dan Haechan pada tahun itu dan tahun di mana mereka berbahagia sebelum kejadian tragis terjadi.

18. How To Comply?Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang