WARNING 18+
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA]
⚠️ BELUM REVISI ⚠️
***
Hanya kisah seorang gadis sederhana, terpaksa harus menjalani takdir yang di gariskan. Menikahi mafia yang terkenal kejam bukan alur kehidupan yang ia inginkan, tapi ia harus menerima...
"Aku hanya bertanya, yasudah... Bersenang-senanglah, Jeon," ujar Namjoon menepuk pelan punggung adiknya itu.
"Kau tidak ikut?"
"Bukankah ini bagianmu?" Namjoon menatap Jungkook dengan mengangkat kedua alisnya.
"Kalau begitu, anak buah Chul itu bagianmu, jika semua aku yang mengatasi mungkin aku akan mual nantinya, bagaimana?"
"Haha... Dengan senang hati, serahkan semua padaku, ku pastikan mereka akan habis tanpa ada yang tersisa," sambut Namjoon dengan senangnya.
Kemudian keduanya mulai berjalan mendekat ke arah Chul dan juga anak buahnya, suara teriakan meminta ampun menggema di ruangan lembab yang tidak seberapa luas ini, bagi Jungkook semua teriakan itu hanya nyanyian merdu seseorang yang sedang menunggu kematiannya.
Beberapa langkah lagi Jungkook akan bertatap muka dengan Chul pamannya, setelah sekian lama sejak kematian ayahnya ia tak melihat ataupun bertegur sapa dengan saudara kandung ayahnya yang bajingan baginya. Dari kejauhan di sela-sela sel, Jungkook melihat betapa menyedihkannya laki-laki paruh baya itu.