Prolog

253K 4.9K 84
                                        

Don't forget to follow my account
Tiktok: im_anna80
Instagram: kim_annaya80
Wp:krsnazhra


Hai! Kalian tahu cerita nanggala dari mana nihh?

Warning:
Cerita Nanggala mungkin masih banyak kekurangan, terutama di penulisan, tanda baca yang kadang masih berantakan, dan alur yang mungkin klise. Aku lagi revisi pelan-pelan dan bakal diperbaiki bertahap.

Terimakasih banyak buat yang tetap baca dan support 💅


Happy enjoy guys

P R O L O G

"Gue akan bilang sama kedua orang tua gue buat batalin perjodohan ini."

Perkataan seorang gadis itu membuat sang pendengar menghentikan aktivitasnya. Ia menoleh sekilas lalu mendengus pelan. Bagian atas tubuhnya dibiarkan terbuka begitu saja, seolah tidak peduli atau memang sengaja memamerkan otot-ototnya yang tampak kekar itu.

"Lo tenang aja, gue nggak bakal bilang apa pun sama bokap gue tentang kelakuan lo selama ini," lanjutnya lagi.

Cowok itu terkekeh pelan. Ia bangkit dari duduknya dan menatap gadis cantik yang sedang duduk di atas ranjang. Wajah gadis itu mengernyit saat melihatnya mendekat.

"Gue nolak."

Mata gadis itu langsung melotot, tidak terima."Gue nggak butuh persetujuan lo."

Langkah kaki cowok itu mulai mendekat, membuatnya waspada terlebih tatapannya kini mengeras.

"Mau ngapain lo?"

Belum sempat ia bangkit, gerakannya sudah lebih dulu diketahui.

"Nanggala!" teriaknya kaget saat tubuhnya tiba-tiba terbaring diatas kasur milik cowok tersebut.

Nanggala tersenyum mengejek, melihat wajah ketakutan gadis keras kepala yang kini berada di bawahnya.

"Ulangi apa yang lo ucapin tadi?" Nanggala mendekatkan wajahnya, jarak mereka nyaris tak tersisa. Dengan jarak sedekat itu membuat Nanggala bisa merasakan napas gadis di bawahnya.

"Jauhin wajah lo!"

Nanggala sedikit terdorong sehingga jarak mereka berdua tidak sedekat sebelumnya. Dengan susah gadis itu menelan ludahnya. Nanggala memang gila sejak semalam ia terkurung di tempat yang sama dengan cowok itu. Tubuh polos Nanggala itu seolah merusak matanya sejak semalam. Ya, dirinya sudah terkurung bersama cowok gila yang kini  berada diatasnya itu sejak malam hari.

"Dan minggir dari tubuh gue sekarang! Gue nggak nyaman posisi kayak gini."

"Tapi gue suka. Gimana dong?" sahut Nanggala suara dengan serak.

"Jangan gila. Minggir lo dari tubuh gue sekarang!"

Nanggala mendengus, "Gue bakal minggir kalau lo tarik ucapan lo tadi."

"Enggak! Gue tetap bakal batalin perjodohan kita," balas gadis itu kekeuh.

"Kenapa? Kenapa lo mau batalin perjodohan kita?"

"Kenapa? Bukannya selama ini lo nggak suka sama cewek?"

Wajah Nanggala langsung berubah dingin, membuat gadis dibawahnya pucat pasi. Dalam hatinya ia mengutuk mulutnya yang keceplosan. Seharusnya ia tidak mengatakan hal itu.

"Lo percaya sama gosip itu?" tanya Nanggala pelan.

"T-tentu....lagian buktinya juga ada." jawabnya takut. Bagaimana tidak takut wajah Nanggala kini mulai mendekat.

"Lo beneran percaya kalau gue gay?" nada suaranya rendah, menakan. "Gue bisa aja bikin lo hamil anak gue sekarang, Hera."

Gadis bernama Hera itu berusaha mendorong tubuh Nanggala menjauh, tetapi  tenaga mereka jelas tidak sebanding.

"Mau coba, hm?"ucap Nanggala, sambil mencium tangan Hera.

Hera semakin terpojok dan ketakutan luar biasa. Cowok yang mengungkungnya itu berucap datar, seolah apa yang dia ucapkan hanyalah  candaan.

"A-apa yang lo lakuin?" teriak Hera sambil mendorong tubuh Nanggala lebih keras. Benar-benar cowok gila. Sesantai itu Nanggala menyentuh tubuh bagian atasannya tanpa merasa bersalah.

"Kenapa? Lo takut?" ucapnya penuh seringai tipis.

"L-lo bukan Nanggala teman sekelas gue."

Nanggala tidak menanggapi perkataan Hera, ia justru mendekatkan wajahnya.

"Gue suka wangi tubuh lo." bisik nya.

"Nanggala!....arghhh..,"

_____

Don't forget follow my account

Wp:krsnazhra

Kalo rame kita lanjut

09 Febuari 2024

NANGGALATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang