Jisoo yang baru selesai mandi, mendudukkan dirinya di depan meja rias. Ingatannya berputar kembali tentang semalam. Bagaimana hubungannya dan Taehyung semakin akrab. Jisoo pikir Taehyung itu orang yang judes, pelit bicara, dan kaku. Nyatanya, asumsimya salah.
Taehyung itu cowok idaman bagi Jisoo. Ia mendapat banyak perhatian dan ketenangan dari Taehyung. Biasanya Jisoo sulit beradabtasi dengan orang baru nyatanya itu tidak berlaku untuk Taehyung.
Semalam saja mereka mengakrabkan diri satu sama lain, keduannya telah menemukan kecocokan. Dari yang sama - sama suka nonton film horror sampai tim bubur yang nggak diaduk. Bahkan mereka sempat melakukan sleepcall semalam setelah Taehyung mengantarkannya pulang.
Yang mereka bahas tak jauh - jauh dari tugas namun berakhir dengan topik kenapa bumi itu bulat dan kenapa matematika itu harus diciptakan kalau kerjaannya cuma musingin orang. Mereka benar - benar manusia 3D.
" Kalau dilihat - lihat Taehyung itu ganteng juga. Udah gitu gantle banget lagi. Dia tau kapan gue butuh pelukan. Gue nggak pernah nemu cowo sepeka dia." Kagum Jisoo membayangkan bagaimana idamannya Taehyung.
" Oiya foto yang semalem enaknya gue cetak apa gimana ya? Dicetak aja sih kalau perlu gue bikin spanduk gede tuh foto biar tiap hari gue bisa dengan leluasa menikmati kegantengan Taehyung." Jisoo mesam - mesem nggak jelas kayak orang gila.
" Taehyung...Taehyung..." Gumam Jisoo menggelengkan kepalanya menertawakan isi kepalanya saat ini.
Klekk
Jisoo auto noleh ke arah pintu, ada Taeyong dengan wajah kusutnya mendekati Jisoo dan memeluknya. Posisi Taeyong duduk di lantai dengan tangan yang melingkar pada pinggang ramping Jisoo yang kini duduk di atas kursi.
" Taeyong lo kenapa?" Khawatir Jisoo.
Taeyong mendongak dengan mata yang sudah berkaca - kaca, " Lo kemana aja kemarin? Kenapa nggak ngabarin gue? Kenapa nggak angkat telfon dan bales chat gue? Gue takut lo kenapa - napa jis." Taeyong menangis kembali menyembunyikan wajahnya di perut rata Jisoo.
Jisoo melotot ia lupa memberi Taeyong kabar kemarin, belum lagi hpnya yang ngedrop buat Jisoo tambah lupa. " Astaga Taeyong maafin gue. Gue lupa ngabarin lo kemarin." Ucap Jisoo merasa bersalah.
" Maaf ya...maaf..." Jisoo mengusap punggung dan mengecup puncak Taeyong. Ia berusaha menenangkan sahabatnya itu.
" Semalem gue udah panik banget lo belum pulang ke kos. Gue juga cari lo ke rumah Seulgi bahkan semua temen sekelas lo gue datengin tapi nggak ada satupun yang tau lo kemana. Nayeon juga bilang kalau lo kemarin nggak mau nebeng dia dan lebih milih naik ojek. Nggak panik gimana gue jis?" Ucap Taeyong dengan air mata yang masih setia mengalir.
Jisoo sedikit lega karena Nayeon bisa diajak kerja sama. Gawat kalau sampek Taeyong tau dia bareng cowok. Bisa - bisa bukannya nangis begini justru Taeyong bakal marahin Jisoo habis - habisan.
Jisoo menghela nafas berusaha menyusun kata sebaik mungkin. " Taeyong...gue nggak kenapa - napa kok. Im fine okey? Jadi kemarin gue itu pingin me time makannya gue ke bogor sendirian. Kebetulan gue juga lupa nggak bawa cas jadi nggak bisa ngisi baterai. Sorry banget ya udah buat lo se khawatir ini." Ucap Jisoo merasa bersalah.
" Lo ke bogor? Naik ojek? Jisoo lo tau kan itu-"
" Suhhtttttt udah kenapa sih? Gue udah gede Taeyong lo nggak perlu se khawatir itu kali sama gue. Lagian gue juga bisa jaga diri kok." Ucap Jisoo menghapus air mata Taeyong.
" Udah yaaa...coba berdiri dulu." Jisoo membantu Taeyong berdiri dan menutunnya ke atas ranjang.
" Tenangin diri lo dulu ya gue bikinin sarapan buat lo." Ucap Jisoo
" Nasi goreng pakek dadar dua." Ucap Taeyong tiba - tiba membuat Jisoo tersenyum gemas.
" Oke siap. Gue masak dulu ya." Pamit Jisoo. Sebelum Jisoo pergi Taeyong menahan pergelangan tangan Jisoo.
" Kenapa?" Tanya Jisoo bingung.
Taeyong menatap Jisoo lalu menunjuk - nunjuk pipinya. Jisoo mengerjapkan matanya heran. Taeyong lagi ngode apa gimana?
" Lo kenapa sih? Sariawan?" Tanya Jisoo
" Cium jis! Gue mau lo cium pipi gue." Ucap Taeyong setengah merengek.
Jisoo tertawa, " Dih emang apa untungnya gue nyium pipi lo hah?" Gurau Jisoo.
" Aelah jis buruan sama sahabat sendiri juga." Paksa Taeyong berdiri menghadap Jisoo.
Tatapan Taeyong saat ini seolah menghipnotis Jisoo. Ia langkahkan kakinya mendekat dan memiringkan kepala Taeyong.
Tringggg
Baru juga beberapa senti bibir Jisoo nyentuh pipi Taeyong, suara dering hp menganggu aktivitas mereka.
" Bentar ya jis, Jennie telfon." Ucap Taeyong
" Halo sayang? Gimana? Oh iya bisa - bisa aku anterin sekarang? Oke kamu tungguin sebentar ya. Love you..." Ucap Taeyong menerima sambungan telfonnya.
" Jis nasi gorengnya cancel aja ya. Gue mau ngedate sama Jennie. Mumpung libur hehehee...gue dulua ya sayangku jangan lupa makan." Taeyong mengecup kening Jisoo lalu pergi.
Jisoo menatap punggung Taeyong yang mulai menjauh. " Artinya gue buat lo apasih yong? Kadang lo khawatir sama gue kadang juga lo buang gue. Lama - lama gue capek ngadepin lo." Gumam Jisoo mengambil ponselnya dan mengetik pesan kepada Seulgi. Jisoo butuh healing sekarang.
Tbc
KAMU SEDANG MEMBACA
Stuck With You [Vsoo]
RomanceCast : Kim Jisoo Kim Jennie Lee Taeyong Kim Taehyung
![Stuck With You [Vsoo]](https://img.wattpad.com/cover/357326652-64-k616492.jpg)