6. Malming pt.2

909 83 8
                                        


Selamat Membaca


....karena kamu."

" Hahahahha lucu banget bercandanya." Tawa Jisoo menggelegar. Taehyung cemberut, apakah ekspresinya memperlihatkan bahwa ia sedang bercanda?

" Siapa yang lagi bercanda?" Tanya Taehyung mendengus kesal. Jisoo tertawa melihat ekspresi lawan bicaranya sekarang. Astaga lucu seperti bayi pikir Jisoo.

" Ya ngakal ajasih gue sama lo baru kenal masa tujuan lo pindah ke sini karena gue? Lawak banget lo." Jisoo mendorong Taehyung pelan. Entah mengapa candaan Taehyung benar - benar mengocok perutnya.

" Terserah kamu deh. Sekarang giliran aku yang tanya." Ucap Taehyung serius menangkup kedua pipi Jisoo.

" Tanya apa?" Jisoo nyruput es teh gelas keduannya.

" Kamu udah punya pacar."

Cepat dan tak terhindarkan, teh yang Jisoo minum nyembur dengan aestheticnya ke wajah tampan Taehyung.

" uhuk uhuk uhuk." Tak peduli dengan teh yang ada wajahnya, Taehyung langsung menyodorkan segelas air putih pada Jisoo.

" Pelan - pelan." Ucap Taehyung mengusap punggung Jisoo.

" Lo kenapa nanyain begituan?" Tanya Jisoo menatap Taehyung heran.

" Ya aku cuma pingin tau aja. Takutnya kalau kamu udah punya pacar, pacar kamu marahin kamu karena keseringan jalan sama aku." Bohong Taehyung. Bukan itu niatnya. Ia ingin tau sudah adakah pria lain yang mengambil hati Jisoo jika belum ia akan maju dan berjuang mendapatkan hati Jisoo yang menjadi cinta pertamanya. Benarkah?

" Hahahah santai aja kali tae. Gue jomblo kok. Lagian gue belum nemu yang cocok sama kriteria cowok idaman gue." Ucap Jisoo diiringi tawa renyahnya.

" Emang kriteria cowok idaman kamu kaya gimana?" Tanya Taehyung serius. Ia benar - benar bertekad.

" Kaya lo." Ucap Jisoo mengacak rambut Taehyung lalu pergi untuk memesan sate usus dan telur puyuh favoritnya.

" Hah?!"


























































" Stop stop stop!!!" Jisoo dengan keras menepuk pundak Taehyung agar si pria menghentikan kendarannya.

" Kenapa? Kamu mau sesuatu?" Tanya Taehyung menatap Jisoo dari spion motor.

" Tunggu sebentar." Ucap Jisoo yang langsung lari entah kemana dan dengan panik Taehyung mengejarnya. Keduannya berhenti tepat di depan kafe kecil yang tak jauh dari taman kota.

" Huh kamu larinya cepet juga ya. Lagian kamu kenapasih? Mau kopi? Tapi kafenya udah tutup." Taehyung terengah - engah.

" Ish siapa juga yang mau kopi. Nih lihat deh kafe ini buka lowongan pekerjaan. Aku mau nglamar disini deh." Ucap Jisoo yang mencatat nomor telfon admin kafe.

Taehyung terdiam, " Kamu mau kerja? Terus kuliah kamu?" Tanya Taehyung.

" Kerja part time tae. Gue bisa kuliah sambil kerja. Tabungan gue udah tipis banget dan freelance gue juga lagi sepi. Gue butuh uang sekarang. Belum lagi gue juga harus bayar biaya ujian bulan depan." Ucap Jisoo meratapi nasibnya.

Hati Taehyung mencelos, gadis yang telah mengukir nama dihatinya itu tengah berjuang untuk menyambung hidup. Tak pernah Taehyung pungkiri gadis barbar seperti Jisoo adalah seorang pekerja keras. Ia bangga telah mencintai gadis mandiri seperti Jisoo.

" Yaudah mau aku bantuin urus persyaratannya?" Tawar Taehyung. Tidak, ia bukan seperti pria kaya pada umumnya yang akan menawarkan uangnya untuk membantu, ia tahu bagaimana perwatakan Jisoo meski baru sebentar mereka saling mengenal. Ia tidak ingin melakukan sesuatu yang melukai harga diri Jisoo. Gadis di cantik itu bukan tipikal orang yang suka berutang pudi pada orang lain.

" Boleh, temenin ya nanti." Ucap Jisoo dengan senyumnya yang mengembang.

" Up to you sayang. Yuk pulang udah larut banget nih. Kasihan nanti kesayangan aku kedinginan." Taehyung merangkul pundak Jisoo.

Jisoo mencubit pinggang Taehyung.

" Awhhh..."

" Bahasanya buaya banget ya... Pasti lo sering godain cewek kan waktu di Korea?" Todong Jisoo

" Ih enggak ya enak aja. Yang ada pasti kamu yang sering ke goda sama buaya kampus." Balas Taehyung mengapit hidung Jisoo dengan kedua jarinya.

" Mana ada?! Nyebelin juga lo ya..." Dan terjadilah aksi kejar - kejaran antara Jisoo dan Taehyung. Tawa keduannya menggelegar, dinginnya malam tak menghalangi. Kebahagiaan tengah menyelimuti hati keduannya.




































































" Semalem ngapain aja gue telfon nggak diangkat gue chat juga nggak dibales." Tanya Taeyong yang kini memasakkan sarapan untuk Jisoo.

Jisoo mendudukkan bokongnya di karpet. " Sibuk." Singkat Jisoo menuangkan jus jeruk yang tadi Taeyong buat.

" Heleh sibuk apaan? Gue lihat tugas lo udah beres dari kemaren. Jangan bilang lo sibuk ngegame? Oh atau lo sibuk molor. Jangan kebiasaan tidur lama - lama, nanti jadi sering pusing kepalanya." Ucap Taeyong yang mulai memplating nasi goreng ke atas piring. Tak lupa ia tambahkan telur mata sapi, dan sayuran segar. Kata Taeyong makan apapun boleh asalkan harus ada sayurnya biar sehat.

" Mabar semalem gue bareng Seulgi sama yang lain juga. Lagian mumpung senggang semua." Ucapnya sebelum menyuapkan nasi goreng ke mulutnya dengan lahap.

Taeyong terkekeh melihat Jisoo yang makan layaknya orang seminggu nggak makan. Sampek nggak nyadar kalau nasinya udah belepotan ke mana - mana.

" Pelan - pelan jis makannya." Taeyong mengambil tisu dan mengusap lembut untuk membersihkan sisi nasi disudut bibir Jisoo.

Tatapan keduannya bertemu, Taeyong tersenyum lembut.

Plakk

" Anjing! Kenapa gue ditampar?" Tanya Taeyong memegangi pipinya yang memerah akibar tamparan Jisoo.

" Tatapan lo bangsat. Inget lo udah ada Jennie." Ucap Jisoo kembali memakan sarapannya.

" Yee apaansih orang gue natap lo itu tulus udah kaya adek gue sendiri." Kata Taeyong.

" Idih najis. Ogah gue jadi adek lo." Ucap Jisoo melempar tisu ke arah Taeyong.

" Waahh nantangin nih cewek." Taeyongpun membalas Jisoo dan berakhir keduannya yang main lempar - lemparan.

Tok tok

" Bukain sana makanan belum habis." Pinta Jisoo.

" Yeuu..."

Taeyongpun bergegas membukakan pintu. Matanya berubah nyalang saat melihat siapa tamu kos Jisoo.

" Siapa lo?" Tanya Taeyong.

" Siapa lo?" Tanya Taeyong

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.














Tbc

Stuck With You [Vsoo]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang