Di kebun teh yang megah, di antara barisan hijau yang tak berujung, sebuah pertemuan tak terduga terjadi. Seorang lelaki muda, dengan matanya yang dipenuhi oleh keingintahuan dan hatinya yang dipenuhi oleh mimpi-mimpi, tersesat di antara pohon-pohon...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kamar Michie
Kembali ke kamar Michie
Disana terlihat Freya yang tersenyum setelah mencium kening sang adik, Ia tidak tega membangunkan adiknya yang terlihat tertidur pulas dengan badan tertutup selimut itu.
Freya yang melihat koper sang adik masih kosong, langsung pergi keruangan pakaian yang berada di kamar michie.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ruang Pakaian Michie
Setelah Freya masuk ke ruangan pakaian Michie dengan membawa koper untuk diisi, Lalu freya membuka beberapa lemari pakaian yang ada disitu.
Tapi ia kebingungan dalam memilih pakaian mana yang ingin dibawa oleh adiknya itu
"Duh mana gw tau mana yang mau dia bawa kesana" batin michie
Ditengah kebingungan freya dalam memilih pakaian, tiba-tiba ada yang diam-diam berjalan dibelakangnya.
Lalu tiba-tiba melompat ke belakang punggungnya dan memeluk erat tubuh freya dengan sangat erat.
"Ckk bikin kaget aja kamu de" ucap freya.
"hehehe kak fre ko gak bangunin aku sih.." ucap michie.
"kakak mana tega bangunin kamu tuan putri yang lagi tidur" ucap michie
Mendengar dirinya dipanggil tuan putri, membuat michie salting dan pipinya memerah seperti tomat.
Lalu dirinya menutupi mukanya dengan menempelkannya ke punggung sang kaka dan mempererat pelukannya.
Freya yang merasa dirinya dipeluk lebih erat oleh sang adik, ia berusaha untuk melepaskan pelukan sang adik
"de lepas dulul yu pelukannya, tadi kata mama kita harus cepet packing buat siap-siap pergi hari ini" ucap freya.