Di kebun teh yang megah, di antara barisan hijau yang tak berujung, sebuah pertemuan tak terduga terjadi. Seorang lelaki muda, dengan matanya yang dipenuhi oleh keingintahuan dan hatinya yang dipenuhi oleh mimpi-mimpi, tersesat di antara pohon-pohon...
Hari pertama di SMA 48 International School dipenuhi dengan semangat dan kegembiraan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Banyak murid baru yang bersemangat mengikuti acara pengenalan sekolah yang dipimpin oleh OSIS.
Di tengah kerumunan, tiga saudara kembar, Zee, Chris, dan Freya, melangkah menuju barisan murid baru.
Mereka berjalan dengan penuh semangat
(kecuali zee yang malas- malasan karena masih pengen tidur dikamar tercintanya).
Mereka siap untuk memulai hari baru mereka di sekolah tersebut.
Namun, keberangkatan freya terhenti ketika dirinya tanpa sengaja menabrak seorang perempuan yang memakai seragam sekolah smp sama seperti mereka pakai saat ini.
*jadi hari pertama sekolah itu pake pakaian sekolah asal, karena masih masa pengenalan sekolah ya gais*
Zee dan Chris tidak tau tentang kejadian hal itu karena mereka fokus dengan arahan osis,
jadi mereka berdua melanjutkan perjalanan dengan berbaris bersama murid baru lainnya
Kembali ke freya yang melihat perempuan yang terjatuh karena tertabrak olehnya,
Freya merasa tidak enak karena telah menabrak perempuan itu.
Freya segera menawarkan bantuan, mengulurkan tangannya untuk membantu perempuan itu bangkit.
Saat perempuan itu mengangkat wajahnya, Freya terkejut karena mengenali wajah itu dengan baik.
Perempuan itu adalah Muthe, teman masa kecilnya yang imut.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.