Hallo semuanya !!!
Kembali lagi sama aku Fresya
kayanya enak buat up dadakan
Ciee yang nungguin wp ini Update
Semoga kalian suka dengan chapter ini!!!
Jangan lupa vote dan komen ya!!!
Selamat membaca!!!
***
Waktu berlalu dan jam menunjukkan pukul 4 subuh. Freya terbangun, melihat smartwatch-nya, lalu mengecek keadaan Marsha yang masih tertidur di sampingnya.
Ia menggendong Marsha ala bridal style menuju kamar tamu agar Marsha bisa beristirahat dengan nyaman. Freya berjalan melewati lorong menuju lift.
Saat pintu lift terbuka, Shani terlihat di dalam lift, hendak menuju dapur untuk mempersiapkan sarapan.
Shani terkejut melihat Freya menggendong Marsha.
"Fre, kamu habis dari mana? Kalian berdua habis ngapain?" tanyanya.
"Semalam kita berdua nggak bisa tidur, jadi mutusin buat nonton bareng series di ruang nonton keluarga. Eh, kita malah ketiduran. Ini Freya mau bawa Marsha ke kamar tamu biar dia nggak keganggu tidurnya, Mah" jelas Freya.
Shani mengangguk paham.
"Ya sudah, bawa Marsha ke sana, habis itu bantuin Mamah, ya."
"Iya, Mah" jawab Freya sambil masuk ke dalam lift.
Shani lanjut berjalan ke dapur, sementara Freya melanjutkan membawa Marsha ke kamar tamu.
Setelah sampai di kamar tamu, Freya menurunkan Marsha di atas kasur dan menutup tubuhnya dengan selimut.
Kemudian, Freya berjalan keluar kamar untuk membantu Shani yang sedang memasak sarapan seperti biasanya.
Freya menutup pintu kamar tersebut dengan pelan-pelan agar tidak membangunkan Marsha.
Ketika ia berbalik, betapa terkejutnya Freya melihat Chika yang berada di belakangnya dengan muka berwarna hijau seperti Shrek.
"Astaghfirullah! Kak Chika, ngagetin aja... aku kira Shrek tau nggak" ucap Freya dengan kaget.
"Ya Tuhan... tega banget ya kamu bilang kakakmu yang cantik ini sama kaya Shrek. Hemm, ini bukan Freya yang ku kenal" Chika merajuk sambil memonyongkan bibirnya.
Freya yang malas meladeni kakaknya itu, langsung berjalan menjauh.
Namun, Chika segera menarik tangan Freya.
"Heiii mau ke mana kamu? Diajak ngobrol sama kakak malah kabur gitu aja" tanya Chika.
"Aku mau ke kamar buat siap-siap terus bantuin Mamah masak" jawab Freya.
Chika yang mendengar hal itu langsung melepaskan tangan Freya.
"Ohh ya sudah, cepat sana. Kakak juga nanti nyusul ke sana" ucapnya.
Mereka berdua lantas berpisah menuju kamarnya masing-masing.
Setelah Freya dan Chika selesai, mereka langsung turun dan membantu Shani untuk menyiapkan sarapan keluarga Natio.
Seperti biasa, saat mereka sedang mempersiapkan sarapan, Gracia sudah turun dari kamarnya dengan pakaian rapi dan menyapa semua yang ada di dapur lalu duduk di meja makan sembari membaca koran hari ini.
"Pagi semuanya.." sapa Gracia dengan penuh semangat
"Pagi.. Sayang/Pah" jawab Shani, Chika dan Freya
KAMU SEDANG MEMBACA
When We First Met (Fresha)
RomanceDi kebun teh yang megah, di antara barisan hijau yang tak berujung, sebuah pertemuan tak terduga terjadi. Seorang lelaki muda, dengan matanya yang dipenuhi oleh keingintahuan dan hatinya yang dipenuhi oleh mimpi-mimpi, tersesat di antara pohon-pohon...
