chapter 5

913 27 0
                                    


Holaaaa gimana lagi chapter 4???

Ouh ya, kalian suka happy end atau sad end atau kalian mau 2 ending???

Tapi keknya authornya milih 1 ending aja hehe

Oke happy reading gess!!

.
.
.
.

"sayang kamu kenapa??"tanya bella khawatir saat melihat mata berkaca kaca milik Arkan

Leo merasa sangat bersalah saat ini, ia bahkan tau temannya ini sedang merindukan sang bunda tetapi ia malah memperlihatkan keharmonisan sang mommy yang ditujukan kepadanya

Sedangkan juna saat ini merasa ngeblank dengan tingkah orang orang didepannya

Rip buat arjuna mahendra
Wkwkwkwkkw

Bella yang melihat Arkan tak menjawab pun bingung, tak biasanya anak ini pendiam bahkan ia sangat ingat jika trio kampret ini datang ke mansionnya pasti Arkan lah yang paling bersemangat untuk menghamburkan seluruh isi mansion

Bahkan tak lupa juga sering menggoda bella sehingga membuat sang kepala keluarga alexander geram dengan sifat playboynya itu

Bella segera menolehkan kepala kearah leo meminta penjelasan mengapa Arkan sangat diam hari ini

Sedangkan leo yang ditatap hanya menggeleng tak ingin temannya bersedih

Hufttt

Bella pun menghela nafas kebingungan melihat semua ini dengan lembut dan anggun ia mulai bangkit dan duduk disamping Arkan yang tengah menundukkan kepalanya

Tak sampai disitu bella pun mengusap punggung Arkan dengan lembut sehingga menciptakan suara isak tangis yang kedua kalinya juna dan leo dengar

Mendengar tangisan itu bella segera memeluk Arkan dan menenangkannya

"sayang ayo cerita sama mommy, kamu kenapa, jangan bikin mommy khawatir"titah bella

"hiks Arkan mau bunda hiks"tangis Arkan

Sejenak bella tertegun mendengar tutur kata Arkan itu

"sayang kamu rindu bunda hmm? "

Dan hanya dibalas dengan anggukan dalam pelukan bella

"kamu bisa bercerita dengan mommy, anggap mommy orang tua kamu juga ya sayang"ucap bella

Dan tak mendapatkan respon apapun.

Mereka sedari tadi berusaha membujuk Arkan untuk bercerita tetapi ia hanya menangis kencang sehingga membuat mereka semua panik

"sayang jangan kencang kencang nangisnya,nanti dada kamu sesak"lembut bella

"Arkan oi sellow dong nangisnya, malah gue yang ngerasa sesak"sewot leo

Sedangkan juna hanya menatap sendu kearah Arkan

"SAYANG, AKU PULANG"

Bella yang mendengar itupun hanya mendengus kesal, bagaimana tidak kesal ia sedari tadi berusaha menenangkan Arkan sang suami malah tambah mengecoh suasana

"lah kenapa tu curut sayang"tanya daddy leo owen Alexander sang kepala keluarga

"kamu lebih baik diem"sinis bella

Owen yang melihat sinisan bella pun memilih segera duduk sebelum terkena ceramah panjang bin lebar milik istri yang sayangnya sangat ia cintai itu

Kini Arkan sudah lebih baik dari sebelumnya dan ia juga sudah berhenti menangis dan kini sudah tak menundukkan kepala lagi sehingga bisa mereka lihat wajah sembab milik Arkan

ARKAN PRATAMA || [END]✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang