???

20 5 0
                                        

Beberapa bulan berlalu.

Sekitar dua hingga tiga bulan terakhir sebelum kelulusan, Alika mulai semakin sibuk dengan berbagai kegiatan sekolah. Banyak hal yang harus diselesaikan—ujian, tugas akhir, hingga berbagai persiapan terakhir sebelum benar-benar meninggalkan sekolah itu.

Namun di tengah kesibukan tersebut, ada satu hal yang terasa... aneh.

Hubungannya dengan Zenn.

Bukan hubungan yang jelas.
Bukan juga sekadar teman biasa.

Sesuatu yang menggantung di antara mereka.

Di kelas mereka, ada cara unik untuk menentukan rolling tempat duduk setiap minggu.

Guru menggunakan sebuah aplikasi spin yang akan memutar semua nama murid di kelas secara acak.

Nama-nama itu termasuk Alika dan Zenn.

Awalnya semua terlihat biasa saja.

Namun setelah beberapa minggu, sesuatu yang aneh mulai terjadi.

Selama tiga sampai empat minggu berturut-turut, nama Alika selalu muncul di dekat Zenn.

Kadang di sebelahnya,
kadang di belakangnya,
kadang bahkan tepat di depannya.

Bukan hanya Alika yang merasa bingung.

Seluruh murid di kelas mulai menyadarinya.

Mereka semua heran.

Bagaimana bisa setiap minggu mereka terus mendapatkan tempat duduk yang berdekatan?

Bahkan guru mereka pun mulai ikut penasaran.

🧕🏻 Guru :
"Mbak Alika, kok bisa sih kejadian seperti ini terus berulang-ulang?"

Alika hanya mengangkat bahu.

🤦🏻‍♀️ Alika :
"Maaf Bu... saya juga nggak tahu."

Zenn yang mendengar itu langsung ikut berkomentar santai.

🤷🏻‍♂️ Zenn :
"Mengerikan ya, Bu. Scam ini."

Alika langsung meliriknya.

🤦🏻‍♀️ Alika (dalam hati) :
Apaan sih Zen...

Guru malah tertawa kecil.

🧕🏻 Guru :
"Siapa tahu jodoh ini."

Seketika seluruh kelas langsung heboh.

👥👥 :
"CIEEE CIEEE CIEEE!"

Alika langsung panik.

🙎🏻‍♀️ Alika :
"Woy, stop!"

Zenn malah santai.

🙎🏻‍♂️ Zenn :
"Halah... scam doang kok."

Alika langsung menatapnya kesal.

🙎🏻‍♀️ Alika :
"Dih, apaan sih Zen."

Zenn mengangkat bahu.

🙎🏻‍♂️ Zenn :
"Lah, kenyataan kok."

Alika akhirnya menyerah.

🙎🏻‍♀️ Alika :
"Iya deh..."

Padahal sebenarnya di dalam hati, Alika kesal sekali dengan Zenn.

Tapi entah kenapa...

seru juga.

🤦🏻‍♀️ Alika (dalam hati) :
Ngeselin banget sih si Zen... pengen ku jadiin ayam geprek rasanya.

Ia bahkan sempat membayangkan ingin mengegebuk kepala Zenn.

Namun di sisi lain, ada sesuatu yang membuatnya tetap menikmati semua itu.

Karena bagaimanapun juga...

dari semua kejengkelan itu,
mereka tetap bisa saling berbicara, saling menggoda, dan saling dekat.

Seolah-olah ada sesuatu di antara mereka yang perlahan tumbuh—

sesuatu yang membuat hati Alika terasa mabuk oleh perasaan yang belum pernah ia pahami sebelumnya.

ALZEN Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang