Sebelum para murid kelas akhir benar-benar lulus, sekolah mengadakan sebuah acara perpisahan besar. Dalam acara itu, ada sebuah pentas khusus yang hanya boleh diikuti oleh murid-murid kelas senior.
Beberapa murid dipilih untuk tampil sesuai dengan bakat mereka.
Salah satunya adalah Alika.
Namanya sudah cukup dikenal di sekolah karena ia pernah memenangkan juara 1 lomba menyanyi saat masa pandemi. Karena itulah, guru-guru menunjuknya untuk ikut tampil di pentas perpisahan.
Pentas tersebut memiliki tema budaya daerah.
Setiap murid yang terpilih harus memilih satu lagu daerah, lalu menyanyikannya sambil menampilkan tarian khas dari daerah tersebut.
Menariknya, Alika justru memilih budaya dari luar Jawa.
Itu memang pilihannya sendiri. Ia ingin mencoba sesuatu yang berbeda.
⸻
Latihan pun dimulai.
Pada minggu pertama, Alika terlihat sangat serius. Ia berlatih dengan tekun agar tidak ada kesalahan—baik dalam vokal maupun dalam gerakan tari.
Hari demi hari berlalu.
Tinggal tiga sampai empat minggu lagi sebelum pentas dimulai.
Awalnya latihan hanya dilakukan setelah jam pelajaran selesai, di dalam kelas. Namun lama-kelamaan jadwal latihan ditambah.
Sekarang latihan juga dilakukan sebelum jam istirahat pertama dan kedua.
Bagi sebagian murid, itu terasa melelahkan.
Tapi bagi Alika... ada sedikit sisi menyenangkan juga.
Setidaknya ia bisa terbebas sebentar dari pelajaran matematika.
⸻
Suatu hari, Alika sedang berlatih menari sambil menyanyikan lagu daerahnya di depan kelas.
Gerakannya mulai semakin percaya diri.
Tiba-tiba...
Pintu kelas terbuka.
Zenn keluar dari kelasnya.
Dan kebetulan sekali...
Alika sedang berlatih tepat di depan kelas itu.
Alika langsung menyadarinya.
🤦🏻♀️ Alika (dalam hati) :
Hadeh... ngapain tuh anak keluar. Malu deh...
Teman-teman yang melihat situasi itu langsung mulai menggoda.
👥🧕🏻 :
"Ciee ciee... Alika! Kiw-kiw... diliatin tuh!"
🙆🏻♀️ Alika :
"Hih, stop woy!" katanya sambil salah tingkah.
Teman-teman mereka semakin jahil.
👥🧕🏻 :
"Woy, Zen! Siapa tuh yang lagi nari?"
Zenn yang mendengar itu hanya tersenyum kecil.
💁🏻♂️ Zenn :
"Weisss..."
Namun wajahnya langsung memerah.
Ia jelas tidak bisa menyembunyikan rasa salting yang tiba-tiba muncul.
Melihat reaksi Zenn, Alika malah semakin salah tingkah.
🤦🏻♀️ Alika (dalam hati) :
Apasih... lanjutkan aja latihannya...
Namun tetap saja, suasana itu membuat pipinya ikut memerah.
Di tengah latihan tari dan lagu daerah itu, tanpa mereka sadari, ada perasaan yang diam-diam tumbuh di antara mereka.
⸻
Dan lagu daerah yang akan dibawakan Alika saat pentas...
bisa kalian dengarkan sambil membaca cerita ini.
🎶 Spoiler kecil untuk kalian...
- rasa sayang e
KAMU SEDANG MEMBACA
ALZEN
RomanceSenja itu terasa lebih sunyi dari biasanya. Zenn berdiri di hadapan Alika, seolah menahan sesuatu yang berat di dalam hatinya. Angin sore berhembus pelan, membuat suasana perpisahan itu terasa semakin nyata. Dengan suara yang sedikit bergetar, Zenn...
