⚠️ FOLLOW SEBELUM DIBACA ⚠️
________
Azzam pernah mengira kalau semua cinta yang ia punya telah habis pada orang di masa lalunya. Mengubur kisah itu sedalam mungkin membuatnya lupa bagaimana rasanya membuka hati. Ia pikir, luka yang dipendam akan se...
(Allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa ala ali sayyidina muhammad)
🦋🦋🦋🦋
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tujuan Gea datang ke kediaman Meera adalah untuk membantunya merevisi naskah sebelum diserahkan kepada penerbit. Kata Gea, Meera ini sangat bisa diandalkan dalam urusan merapikan alur dan memperhatikan detail-detail kecil dalam naskah.
"Ra, serius deh. Masukan dari lo tuh bener-bener masuk sama cerita gue, kayak lo udah baca seluruh kisah gue dari awal sampai akhir. Lo cenayang, ya?" ujar Gea sambil memperhatikan Meera yang masih sibuk mengetik diatas keyboard laptopnya. "Atau jangan-jangan lo pernah ada di posisi si cewek itu?" tanya Gea hati-hati
Meera menggeleng sembari terkekeh. "Nggak, ah. Emang cerita kamu aja yang gampang banget ketebak," ujar Meera santai.
"Sembarangan, lo." Gea menunjukkan laptopnya kepada Meera. Perempuan itu kemudian menggulir layar dengan begitu cepat ke bawah. "Nah, ini, loh, ending-nya. Gue bikin si karakter perempuannya meninggal-"
"Eh, kok gitu?" Meera langsung menyela, tak terima. "Masa setelah dia melewati berbagai macam sakit hati, dia malah mati, sih?"
"Aduh, Ra, itu memang bagian gong-nya." Gea menghela napas. "Lo pikir aja sendiri. Laki-laki model Daniel yang sudah berkali-kali menyakiti hati istrinya cuma diceraikan doang? Itu malah lebih nggak adil, lah."
Gea berhenti sejenak, lalu melanjutkan, "Daniel itu sebenarnya sangat mencintai istrinya. Tapi disisi lain, dia juga nggak bisa melepaskan masa lalunya. Dua-duanya kayak terikat sama dia, Ra."
"Mangkanya gue bikin karakter istrinya meninggal. Itu harga yang harus dia bayar karena memilih mempertahankan yang satu, tapi di saat yang sama menghancurkan yang lainnya."
Meera hanya mengangguk pelan. Ia paham. Dari cerita singkat yang Gea berikan kepadanya, Meera bisa langsung menangkap maksudnya. Ini tentang masa lalu, karakter Daniel itu menggambarkan sosok yang masih terikat pada masa lalunya, tetapi di saat yang sama ingin mempertahankan perempuan yang telah menjadi bagian dari hidupnya. Ia mencintai keduanya dengan cara yang berbeda, tetapi ketidakmampuannya untuk melepaskan salah satunya justru membuat perempuan yang memilih bertahan bersamanya menjadi orang yang paling terluka.
Entah siapa yang paling terluka di antara mereka?
"Ra!" Gea menepuk pelan punggungnya, membuat Meera sontak tersentak dan membuyarkan lamunannya.