Perlahan tapi pasti, semua orang yang Dayana sayangi pergi meninggalkan Dayana. Mulai dari Mama, Papa, Kakak, Oma, Arkana, apakah sekarang Arjuna juga akan pergi meninggalkannya?
Terlalu banyak luka yang tersimpan, fisiknya tak berdarah, tapi hatin...
°°°°°°° "Gue rasa gue gabisa. Harus mencintai Kakak orang yang dicintai, itu salah" Dayana Ishana Tara ~ ~ ~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hari ini Baskara mengajak Dayana dan Arjuna untuk mengobrol. Dayana tahu pasti ini tentang pesan terakhir Diana.
"Nak, Ayah akan batalkan pertunangan kamu sama Ellora besok, kamu gapapa kan?", Arjuna hanya diam, ia tak tahu harus merespon bagaimana.
"Om, maaf, tapi Om serius akan melakukan itu? Sebentar lagi mereka akan menikah, Arjuna tinggal beberapa bulan lagi akan lulus", Dayana juga masih tidak bisa menerima permintaan Diana.
"Om tahu itu, makanya Om menanyakan ini dulu kepada Arjuna. Ini juga permintaan terakhir Diana", Dayana meremat ujung bajunya.
"Batalkan saja Yah. Arjuan dari dulu ga pernah menginginkan pertunangan ini", Dayana melotot kearah Arjuna.
"Lo ga mikirin perasaan Ellora dan orangtuanya?".
"Terus gue harus ngorbanin perasaan gue? Gitu yang lo mau?", Arjuna menatap Dayana dengan tajam.
"Juna terima semua konsekuensinya, tapi Juna mohon, batalkan Yah", Baskara tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.
Setelah mengatakan itu, Arjuna pergi meninggalkan Dayana dan Baskara. Dayana terus-terusan menatap Baskara dengan penuh permohonan.
"Om", Dayana menggelengkan kepalanya.
"Itu keputusan Arjuna Nak. Dan Om mohon bantuan kamu, Kamu yang diinginkan Diana untuk Arjuna. Tolong terima putra Om".
Dayana meneteskan air matanya, ia tidak bisa. Ia ingin berontak.
"Tapi Ana cintanya sama Arka Om, bukan Arjuna. Ana gabisa Om. Ana gabisa mencintai Kakak dari orang yang Ana cinta. Itu salah Om", Dayana semakin menangis, Baskara yang melihat itu tak tega, ia langsung mengelus rambut Dayana.
"Om ngerti Nak. Tapi ini permintaan terakhir Diana. Om juga tahu Arjuna menyukai kamu. Tolong buka hatimu untuk Arjuna ya? Om tau kamu anak yang baik", Baskara memberikan senyum hangatnya untuk Dayana.
"Ana gabisa"~
◇◇◇◇◇
Arjuna datang kerumah Dayana pukul 6 pagi, bahkan Dayana masih sibuk dengan selimutnya.
"Bi, Ana mana?".
"Ana masih tidur. Coba dibangunin aja gapapa", Arjuna berjalan menuju kamar Dayana.
Arjuna membuka pintu kamar Dayana, ia sudah tidak asing dengan kamar ini, menurutnya kamar Dayana sangar nyaman.