Donghyuck dan Renjun tengah dalam perjalanan menuju gedung sidang perceraian keduanya dengan saling menggenggam tangan. Di belakang sana ada satu mobil yang mengikuti mereka, mobil yang sengaja di sewa oleh Iseul untuk menjemput Renjun dan Nara. Donghyuck mengelus tangan Renjun dengan lembut lalu menciumnya dengan dalam.
"Aku mencintaimu Huang Renjun"
"Aku juga mencintaimu Lee Donghyuck, tolong jaga Chenle untukku ya aku akan menjaga Minji untukmu. Kita saling menjaga satu sama lain walaupun dalam bentang jarak yang memisahkan"
Mobil Donghyuck berhenti di pekarangan gedung tersebut ia melepas seat belt yang memebelit tubuhnya lalu menghadap ke arah Renjun sepenuhnya. Renjun tersenyum dengan sangat manis meskipun air mata sudah berlinang namun hal itu tak melunturkan senyumannya.
"Donghyuck-aahh tolong untuk tetap bahagia setelah ini ya, jangan berubah menjadi Donghyuck yang dingin, jangan berubah menjadi Donghyuck yang bukan seperti biasanya, jangan berubah menjadi Donghyuck yang tak aku kenali. Semoga pernikahanmu dengan Jimin di lingkupi dengan kebahagiaan dan ketentraman. Semoga apa yang selama ini di impikan oleh ibu kau bisa mewujudkannya. Tolong jaga ibu dan Chenle ya, tolong sayangi Jimin seperti kau menyayangiku"
Donghyuck tidak ada energi untuk menjawab setiap kata yang keluar dari mulut Donghyuck, ia menarik Renjun dalam pelukannya lalu mendekapnya dengan erat seraya bergumam kalau ia sangat menyayangi dan mencintai Renjun.
Renjun melepaskan pelukan keduanya saat melihat nyonya Lee dan Jimin yang keluar dari sebuah mobil yang baru saja tiba. Ini sudah saatnya ia berpisah dengan sosok yang telah mengenalkan apa itu cinta kepadanya, sosok ayah dari kedua anaknya, sosok suami yang selalu mengayominya dan sosok yang selama ini ia cintai.
"Ibu sudah tiba, kita harus segera masuk"
Donghyuck menggelengkan kepalanya, ia menumpukan dahinya di atas bahu Renjun menangis dengan dalam di sana. Renjun hanya mampu mengusap punggung tegap yang mulai runtuh tersebut, Renjun menangkup pipi Donghyuck lalu mengecup bibir Donghyuck untuk yang terakhir kalinya.
"Aku mencintaimu Lee Donghyuck" lirih Renjun pelan lalu melepaskan dirinya dari Donghyuck dan keluar dengan cepat dari mobil Donghyuck. Ia menghampiri Nara yang sudah berdiri di depan gedung lalu meraih tangan Nara untuk menjadi tumpuannya.
"Nyonya pasti bisa, kita menghadapinya bersama nyonya. Aku, kau, Iseul dan tentu saja nona Minji"
Renjun tersenyum menepuk tangan Nara.
"Terima kasih Nara"
Sementara Donghyuck hanya menatap nanar punggung Renjun yang semakin menjauh, kalau sudah masuk ke sana itu artinya perpisahan memang benar benar akan terjadi. Donghyuck menghela nafasnya, lalu mengusap wajahnya dengan kasar. Ia keluar dari mobilnya sedikit berlari masuk ke dalam gedung tersebut mencari keberadaan nyonya Lee yang mencarinya sejak kemarin.
𓇢𓆸
Sidang perpisahan berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan apapun kini Lee Donghyuck dan Huang Renjun telah resmi bercerai. Hak asuh atas putra putrinya pun sudah di tentukan dengan Minji yang berada di tangan Renjun dan Chenle yang berada di tangan Donghyuck. Renjun meremat tangannya, perasaan sakit yang hatinya rasakan sungguh tak enak saat ini. Ia ingin menangis meratapi nasibnya yang harus berpisah dengan suami serta anak yang baru saja di lahirkan olehnya, Renjun menghela nafasnya sedikit kencang lalu ia bangkit menyusul Nara yang sudah beranjak sedari tadi. Saat ia akan menuju mobil yang akan membawanya menuju Daegu, Jimin menahan langkahnya membuat Renjun tersenyum menatap wanita tersebut yang tengah berdiri bersama dengan nyonya Yoo. Renjun sedikit membungkuk, nyonya Yoo yang melihat itu tak kuasa menahan air matanya lalu memeluk Renjun dengan erat seraya merapalkan beribu kata maaf.
KAMU SEDANG MEMBACA
DIVORCE [HYUCKREN DONGREN] {END✅}
FanfictionCinta kita di restui oleh tuhan namun tidak dengan ibumu tuan - Renjun M-PREG!!!
![DIVORCE [HYUCKREN DONGREN] {END✅}](https://img.wattpad.com/cover/370781319-64-k79761.jpg)