11

2K 158 8
                                        

Hari ini adalah hari pernikahan Donghyuck dan Jimin berlangsung. Donghyuck sedang dalam perjalanan menuju tempat pemberkatan mereka berdua. Donghyuck menatap Chenle yang berada di gendongannya, ia menepuk kaki bayi itu perlahan agar kembali terlelap setelah meminum susunya.

"Tidur sayang, nanti setelah ini semua selesai kita bermain lagi ya"

Bibi Kim yang melihat itu tersenyum, lalu mengambil alih Chenle ke dalam gendongannya.

"Biar bibi saja yang menggendongnya takut tuan muda tiba tiba kencing lalu mengenai tuan Donghyuck"

"Tak apa, aku bisa kabur dari pernikahan ini bi"

Bibi Kim tersenyum, menepuk perlahan pundak Donghyuck. Donghyuck di antara oleh supir, ia satu mobil bersama bibi Kim dan Chenle sedangkan nyonya Lee berada di mobil yang lain.

"Jangan mencoba kabur, sabar dan hadapi ini dengan baik"

Donghyuck menghela nafasnya pelan, lalu menatap ke arah jalanan. Tak berapa lama mereka tiba di tempat pemberkatan yang bersebrangan dengan gedung resepsi mereka. Donghyuck turun lalu melangkahkan kakinya masuk ke dalam sana, begitu masuk Donghyuck langsung di arahkan menunu altar. Ia menatap nyonya Lee yang tersenyum bahagia bersama sanak keluarganya di sana. Donghyuck tersenyum miris, hatinya berdenyut saat mengingat dulu pernikahannya dengan Renjun tidak di hadiri oleh keluarganya satupun.

"Pengantin wanita silakan menaiki altar"

Donghyuck mengalihkan pandangannya menuju Jimin yang tersenyum manis tengah di gandeng oleh ayahnya berjalan menuju ke arahnya. Jimin dengan balutan gaun putih yang menjuntai itu terlihat sangat mewah, orang orang yang melihatnya memberikan tatapan memuja pada Jimin sementara Donghyuck hanya menatapnya datar. Donghyuck menerima uluran tangan Jimin dan membantunya untuk menaiki altar.

Mereka berdiri berhadapan saling menggenggam tangan, pemberkatan di laksanakan namun Donghyuck yang tidak fokus beberapa kali sempat menyebut nama Renjun membuat nyonya Lee geram. Namun saat di beri kesempatan terakhir Donghyuck melakukan pemberkatan tersebut dengan lancar sehingga kini mereka berdua resmi menjadi sepasang suami istri. Tidak ada sesi ciuman bibir antara keduanya, Donghyuck hanya mengecup kening Jimin sekilas.

"Kau tidak mau mengecup bibirku?" Bisik Jimin

"Tidak akan pernah." Ucap Donghyuck lalu menjauhkan tubuhnya dari Jimin, setelah itu mereka beriringan menuju tempat resepsi di adakan.

Resepsi berjalan dari pagi sampai sore hari karena tamu yang terus berdatangan tak henti henti, banyak yang berbahagia atas pernikahan ini namun tidak dengan kedua pengantinnya terutama Donghyuck. Donghyuck berada di mobil yang sama dengan Jimin kali ini, mereka akan pulang ke kediaman Donghyuck.

"Kau bisa tidur di kamarku, aku akan tidur bersama Chenle"

"Hmm, aku sangat lelah ingin langsung istirahat. Barang barangku sudah ada di rumah mu sejak pagi"

"Ya. Kau bisa langsung ke kamar nanti, kalau butuh apa apa kau bisa memanggil maid di bawah. Kau tau kan?"

"Aku tau Donghyuck"

Keduanya turun dari mobil tersebut dan langsung menuju kamar masing masing. Donghyuck sudah memindahkan beberapa barangnya ke kamar Chenle kemarin. Donghyuck masuk ke dalam kamar mandi setelah mengambil pakaian miliknya, ia membersihkan badannya secepat mungkin setelah itu ia merebahkan badannya di atas kasur yang dulunya menjadi tempat tidur Minji. Donghyuck menghela nafasnya ia menatap dua cincin yang melingkar di jari manis dan tengahnya. Ada cincin pernikahannya dengan Renjun dulu dan ada cincin pernikahannya bersama Jimin.

"Tuan Donghyuck akan tidur di sini?"

Bibi Kim menidurkan Chenle di box bayinya ia baru saja selesai memberikan susu pada Chenle di bawah tadi.

DIVORCE [HYUCKREN DONGREN] {END✅}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang