26

2.1K 159 3
                                        

Perjalanan menuju rumah Renjun tidak lama lagi, hanya sekitar 5 menit lagi mereka sudah sampai.

"Nah sudah sampai mama"

Renjun tersenyum lalu melepaskan genggaman tangan keduanya, Renjun keluar dari mobil Donghyuck ia juga mengambil paper bag miliknya di bagasi mobil Donghyuck.

"Terima kasih ya Hyuck, aku titip dulu Minji di sana. Kalau liburan nya usai nanti aku akan menjemputnya"

"Sama sama, tenang saja kan Minji putriku juga. Aku harus segera pulang lagi karena besok ada meeting penting yang tak bisa ditinggalkan"

Renjun mengangguk seraya tersenyum ke arah Donghyuck.

"RENJUN!!!"

Keduanya menoleh ke arah seseorang yang baru saja turun dari mobil, lengkap dengan pakaian kantornya dan satu buket bunga di tangannya ia juga menenteng satu paper bag kecil entah berisi apa. Renjun tersenyum ia melepaskan paper bag yang dipegangnya hanya demi menyambut pelukan seseorang itu. Renjun memeluk erat pria tersebut.

"Aku merindukanmu, kenapa kau baru kembali?"

"Maafkan aku sayang, aku baru sempat kembali kemari"

Renjun melepas pelukannya namun pria itu memeluk pinggang ramping Renjun dan mengecup kedua pipi Renjun seraya menyerahkan bunga yang ia bawa.

"Kau semakin cantik saja, ini bunga untukmu dan ini"

Pria itu mengeluarkan kotak beludru berwarna biru dari dalam paper bag yang ia bawa, membuat Renjun tersenyum haru melihatnya.

"Untukmu sini aku pasangkan"

Donghyuck hanya terdiam mematung menyaksikan itu semua, dari mulai Renjun yang berlari memeluknya dan pria itu yang membalas pelukan Renjun serta mengecup kedua pipi Renjun lalu kini memasangkan sebuah cincin di jari manis milik Renjun. Donghyuck dengan wajah datarnya memutari mobilnya dan membuka pintu mobilnya dengan kencang begitupun saat menutupnya. Membuat Renjun tersadar dan segera berlari menuju Donghyuck namun terlambat karena dengan cepat Donghyuck melesatkan mobilnya kembali ke kediamannya.

"DONGHYUCK TUNGGU!!! DONGHYUCK!!!"

Renjun menghentakkan kakinya kesal ia berbalik dan melemparkan buket bunga itu pada di pemberi.

"INI SEMUA GARA GARA GEGE!! CALON SUAMIKU JADI SALAH PAHAM!!"

Sedangkan yang terkena lemparan hanya memandang aneh ke arah Renjun yang kembali membawa beberapa paper bag yang sempat ia telantarkan. Pria itu mengikuti langkah Renjun untuk masuk ke dalam rumahnya.

"Dia kan mantan suaminya kenapa sekarang menjadi calon? Lalu kenapa dia marah kan yang memeluk ku duluan dia?"

Pria itu mengendikan bahunya lalu masuk ke dalam rumah Renjun ia di sambut dengan Iseul yang tengah menggendong buah hatinya.

"Wah Iseul kau sudah melahirkan?"

"Selamat sore tuan Guanheng iya aku sudah melahirkan, lihat bayi ku cantik bukan?"

Yang dipanggil Guanheng tersebut menganggukkan kepalanya mantap.

"Cantik seperti Nara"

Iseul melunturkan senyuman yang ada di bibirnya ia berbalik untuk kembali ke kamarnya seraya mendumel pelan.

"Aku yang mengandung! Aku yang melahirkan! Kenapa selalu di bilang mirip dengan Nara terus!"

Iseul menutup pintu kamarnya cukup kencang membuat Guanheng tercengang seketika, ia duduk di sofa seraya menyalakan televisi yang menayangkan sebuah tontonan untuk anak anak.

DIVORCE [HYUCKREN DONGREN] {END✅}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang