[REVISI]
Dendam dan Cinta?
Keduanya merupakan hal yang berbeda. Dua kekuatan yang bertolak belakang namun sama-sama menghancurkan. Mereka seperti dua arus yang berlawanan, namun membawa perubahan yang tidak terduga. Ketika keduanya hadir diwaktu ya...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kelas XI MIPA 1 sedang dihebohkan datangnya siswa baru. Terlebih para gadis yang tau bahwa siswa tersebut seorang lelaki tampan, katanya.
Menyatukan kedua tangannya didepan dada, Mikha menyeletuk. " Gilaa! Gue nggak sabar mau liat. "
Menanggapi ocehan itu Rania menganggukkan kepalanya setuju. " Apalagi banyak bilang dia cogan sihh! "
" Semoga beneran cogan yaa? " sahut Haura. Dia seorang gadis yang islami, tapi dia juga pencinta cogan. Anggap saja dia gadis berhijab pecinta cogan.
" Laganya kayak orang bener lo! "
" Zidan mau lo kemanain, Hauraku sayang?! " lanjut Nazia, sedangkan Haura diam tiba-tiba.
" Beda keyakinan, buat apa?"
Kini sorakan tepuk tanganlah yang menggema, bagaimana tidak ucapan Nazea benar-benar fakta. Sekalinya berucap kenyataan pahit Haura rasakan detik itu juga.
Memutar bola matanya malas, Haura mengangkat sebelah tangannya didada kanan. Meremas baju luarnya dengan wajah yang melas. " Tega, tega kamu berbicara seperti itu wahai nyonya Azzam.. "
" Gila? "
Haura tetap tidak kapok, dia masih melanjutkan drama paginya yang belum selesai. Ya, walaupun sebuah kata gila keluar dari mulut Nazea sendiri.
" Nyonya Azzam? siapa? "
" Hehehe, masa lo nggak tau yang nama belakangnya Azzam siapa? " tanya Haura berbalik tanya. Gadis berhijab putih itu menampilkan deretan giginya saat Nazea menatapnya nyalang.
"Shaka? " serobot Mikha yang di angguki Haura.
Haura membinarkan matanya dan mengangguk cepat. " IYA! Nazea kan calon istrinya. "
" Pulang lewat mana? " tanya Nazea. Ia berusaha menahan kesal yang ingin mencekik Haura sekarang juga.
" Lewat jalanlah, yakali lewat langit—"
" Morning everyone! " sapa seorang guru wanita yang baru saja masuk kedalam kelas.
Semuanya berhamburan ke tempat duduk masing-masing. Diam tenang saat miss Kayra akan mulai pembelajaran.
" Sebelum kita memulai pembelajaran, miss punya kabar baik untuk kalian. Ada yang tau kabarnya apa?!" ujar miss Kayra dengan antusias.
" APAAN TUCHH?! "
Merasa diladeni miss Kayra semakin semangat. Guru muda itu diam beberapa detik sebelum dia yang melanjutkan ucapannya. " KALIAN KEDATANGAN TEMAN BARU! "