PROLOG

5.8K 74 4
                                        

" Apakah kalian gila? Pernikahan bukan sebuah candaan Nazia, dan Nazea lo bilang mau balas dendam? hm?" Nazero berdesis menatap kedua adiknya dengan tatapan menjijikkan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

" Apakah kalian gila? Pernikahan bukan sebuah candaan Nazia, dan Nazea lo bilang mau balas dendam? hm?" Nazero berdesis menatap kedua adiknya dengan tatapan menjijikkan.

" Gue nggak akan biarin kalian ngelakuin itu semua. Pernikahan ini disetujui oleh dua pihak keluarga, dan wasiat yang sudah kakek tulis untuk kalian. Apakah kalian tega melakukan itu?! " lanjutnya.

" Kalau wasiat kakek adalah perjodohan itu, sejak awal gue nggak akan pernah setuju!" Nazea berucap dengan amarahnya yang membuncak.

" Sekarang berkat perjodohan konyol itu. Dendam gue akan terbalaskan dengan lebih mudah." Nazea tertawa samar, menantikan hari itu akan tiba untuknya.

" Bukankah akan lebih mudah jika kita mempunyai hubungan dengan mereka?" tanya Nazia. Sorot matanya berubah, menatap dalam penuh benci.

" Gue nggak sudi mempunyai hubungan dengan seorang pembunuh!" Setiap kata yang keluar terdengar dingin dan penuh penekanan. Amarahnya masih meluap hebat juga kebenciannya yang semakin bertambah.

Gadis dengan rambut sebahu itu tersenyum simpul. Menatap sang kembaran tatapan penuh arti lalu, "Lo terlalu benci, sampai lo berubah menjadi bodoh."

" Sebentar lagi semuanya akan kalian rasakan. Kehilangan, ketakutan, dan kehancuran. "

" Kehancuran tetaplah datang untuk kalian! "

" Iya, gue nggak pernah sedikitpun merasakan cinta itu. Niat gue hanya untuk balas dendam, Arshaka."

" Bukankah darah dibalas darah, kematian dibalas kematian, dan kehancuran dibalas kehancuran? " lanjutnya, tersenyum penuh misteri.

" SIALAN! Kenapa lo lakuin ini, Nazea? "

Bagaimana? Ada yang tertarik untuk lanjut baca?

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bagaimana? Ada yang tertarik untuk lanjut baca?

Cerita ini pernah saya publish dengan judul 'RAHASIA MILIK SI KEMBAR'. Namun saya berubah pikiran untuk mengganti judulnya menjadi 'SECRET'. Saya juga membuat ulang dilapak yang berbeda. Jika kalian pernah membaca dijudul sebelumnya, alur dan penokohan masih tetap sama. Tidak perlu khawatir, karena yang berganti hanya judul dan alur yang akan lebih jelas.

SECRET | ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang