11. ALL STARS VS ADERFIA

1K 40 2
                                        

Suasana malam ini tampak meriah dipenuhi para remaja nakal yang ingin menonton pertujukan balapan liar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suasana malam ini tampak meriah dipenuhi para remaja nakal yang ingin menonton pertujukan balapan liar. Walau jam yang menunjukkan tengah malam tak membuat mereka ingin segera pulang. Dari sisi sebelah kanan segerombolan anak-anak motor berkumpul, dan menjadi pusat perhatian. Kelima orang disana duduk di atas motor milik mereka masing- masing. Mereka adalah Aderfia Geng. Satu geng motor yang akan bertanding dengan All Stars.

Tentu yang menjadi pusat perhatian adalah sang ketua dan anggota intinya. Kelima orang itu sama sekali tidak membuka helmnya, bahkan pakaian yang mereka kenakan pun sangat tertutup hingga kulit mereka saja tak terlihat. Kelimanya memakai celana panjang, kaos oblong yang di lapisi jaket kebanggaannya, sepatu but berhak tinggi, sarung tangan yang melapisi tangan mereka, juga wajah yang ditutupi masker dan helm fullface yang dikenakan.

Hanya satu kata yang bisa menggambarkan mereka. Misterius. Dilihat dari perawakannya kelima orang penting itu seperti seorang perempuan dan untuk anggota yang lain campuran ada perempuan juga lelaki. Kemapuan geng itu tidak bisa diragukan bahkan anggota yang biasanya lebih banyak dikenalpun sangat hebat. Jadi tidak diragukan lagi seberapa besar kemampuan ketua serta anggota intinya.

Lain sisi, tepatnya sebelah kiri All Stars Geng juga berkumpul. Mereka juga jelas menjadi pusat perhatian karena ketampanan yang dimiliki mereka. All Stars sejak tadi terus menatap Aderfia karena sudah lama mereka tak melihat anggota inti komplotan geng motor itu. Terakhir kali anggota penting Aderfia terlihat saat mereka melakukan tauran dengan All Stars, dan yang sering turun hanya anggota biasa juga tangan kanan Aderfia yang bernama Harsa dan Aswara.

" Gila, motornya keren bener, " gumam Dion yang masih bisa didengar oleh anggotanya yang lain.

" Makin penasaran gue siapa mereka sebenarnya." Kali ini ujaran itu keluar dari mulut Revan.

Mengangguk setuju Zidan ikut memperhatikan komplotan geng motor itu, ia meneliti setiap gerakan serta semua hal yang mereka semua kenakan. Ada rasa aneh yang hinggap dihatinya, namun ia sendiri tak mengetaui apa itu. 

" Mereka, perempuan?" Kalimatnya itu terucap begitu saja, keluar dari mulutnya tanpa ada pertimbangan untuk bersuara.

" Kalo cakep, gue gebet bisa kali, ya? " sahut Dion yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari semua anggotanya.

Saat banyak anggotanya yang terus berbicara mengenai siapa musuh mereka itu, sang ketua justru hanya diam. Memandang lurus kedepan dengan raut wajah menakutkan dan tatapan matanya menghunus tajam. Jika boleh jujur, ia juga penasaran, namun apa boleh buat ia hanya bisa diam dan berniat menyelidiki mereka nanti. Jika tadi Zidan yang merasakan keanehan dihatinya, maka kini Shaka yang merasakan hal itu. Entah mengapa, ia merasakan ada suatu hal besar yang tertutup disana. Bukan hanya sebatas siapa mereka, tapi juga mengapa dan ada apa dengan mereka. Ini bukan hanya sebatas permainan, tapi seperti awal dari sebuah kejanggalan. 

SECRET | ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang