Guysss, kerjaan aku udah selesai, jadi aku update lagi hari ini❤
Sesuai dengan jadwal perkuliahan yang didapatkan Ashelia Nabila, pagi ini Ashel baru saja sampai di kampusnya.
Berjalan melewati Lorong kampus yang bisa dibilang cukup ramai untuk pagi ini, terlihat beragam mahasiswa dengan style berpekaiannya masing-masing, ada yang masih berpakaian rapi seperti mahasiswa baru, ada juga yang berpakaian seadanya menandakan mahasiswa semester akhir yang lebih memilih menghabiskan waktu untuk menunggu dosen di kampus daripada menghabiskan waktu untuk hanya sekedar memilih outfit.
Tak berapa lama berjalan Ashel sudah sampai di depan kelasnya, sudah Nampak beberapa teman satu matkul Ashel yang tengah sibuk dengan kegiatan masing-masing.
Sebelum melangkah lebih dalam menuju kelasnya, Ashel dibuat terheran dengan kehadiran kakak tingkat yang beberapa waktu ini sering sekali mendatanginya,
“Pagi Ashelia Nabila Tamara” sapa orang itu setelah menyadari kehadiran Ashel di dalam kelas.
“pagi kak Chika, tapi nama aku ga ada Tamara dibelakangnya”.
Orang itu adalah Chika, Yesica Tamara. Kakak tingkat satu jurusan dengan Ashel yang sudah beberapa waktu ini selalu ada didekat Ashel, lebih tepatnya mengganggu ketenangan hidup seorang Ashelia Nabila.
“sini Shel duduk sebelah aku” ucap Chika menepuk bangku di sebelahnya.
Ashel yang tak ingin ribet hanya menuruti saja permintaan Chika tersebut. Dengan sisa kesabaran Ashel pada Chika, Ashel Kembali mempertanyakan kehadiran sang senior tersebut,
“kak Chika ada keperluan apa masuk kelas matkul ini? Kak Chika ngulang?”
“nggak lah Shel, mana ada aku ngulang. Aku aja sekarang udah sibuk sama skripsi loh” jawabnya dengan intonasi nada yang begitu manis, teman-teman kelas Ashel yang sudah mulai terbiasa dengan situasi tersebut hanya bisa menggelengkan kepala dengan tingkah sang senior.
“trus ngapain dong kesini kak?”
“mau ketemu Ashelia lah”
“mau ketemu aku?”
“iya Ashelia Nabila Tamara, seorang Yesica Tamara ini mau ketemu kamu”
“ada keperluan apa emangnya kak?”
“ga ada keperluan apa-apa sih, cumaaa…..” Chika menggantung ucapannya, membuat sang lawan bicara cukup penasaran,
“Cuma apa kak?”
Chika seperti mengabaikan rasa penasaran Ashel tersebut, ia tengah disibukkan dengan tas yang dibawanya. Terlihat mengeluarkan beberapa barang yang bisa Ashel lihat sebagai kotak bekal dan beberapa kantong bertuliskan nama mini market dekat kampus.
“nah ini Ashelia, Yesica Tamara datang pagi ini mau bawain kamu semua ini” tunjuknya pada berbagai jenis makanan yang sudah tertata pada meja di depannya.
“di kotak bekal ini ada nasi goreng bikinan mama aku, hehe soalnya aku kan ga bisa masak ya, tapi aku tau kamu pasti belum sarapan jadinya aku minta mama buat bikini nasi goreng deh. Trus ini ada coklat buat naikin mood kamu kalau seandainya nanti pas kelas pikiran kamu lagi mumet, ini cemilan sekantong bisa kamu bawa pulang buat stok di kosan ya. Terakhir ada setangkai bunga segar untuk Ashelia dari kak Chika”.
Ashel yang mendengar itu cukup cengo, ini sebenarnya bukan pertama kali, tapi Ashel tetap shik shak shok dengan perlakuan Chika ini.
Belum sempat Ashel membalas ucapan Chika dengan ucapan terimakasih dan berbagai pertanyaan, Chika sudah terlebih dahulu berucap lagi,
“udah itu aja Ashelia, semoga kamu suka ya. Kak Chika pulang dulu ya, mau tidur di rumah, soalnya dari semalam belum tidur”.
Setelah itu Chika berlari keluar kelas meninggalkan Ashel yang baru tersadar bahwasannya ada lingkaran hitam dibawah mata sang senior.
Untuk readers yang udah mulai sekolah besok, semangat ya readersku tersayang ❤❤
Jangan lupa vote dan comment nya❤❤❤
KAMU SEDANG MEMBACA
Keluarga Kecil Ondah
FanfictionKeseharian keluarga Papa Oniel, Mommy Indah dan ketujuh anaknya setelah menjadi satu keluarga.
