"Lunlun, Lukluk, Lucyi jangan lari keluar lagi dengar?"
"Kalian akan membuat Haechan marah nanti, karena kalian sudah membuat ulah."
Jaemin saat ini sedang memarahi ketiga anak bulu miliknya. Tadi saat Jaemin sedang mencari mainan untuk bermain, tiba tiba saja ketiganya keluar tanpa diketahui oleh Jaemin. Tentu saja Jaemin panik dan melempar sembarang arah mainan yang sudah ia temukan.
"Tuan Muda, berhenti memarahi mereka karena mereka juga tidak akan mengerti. Sebaiknya anda tidur sekarang, hari sudah sangat malam."
Haechan menarik paksa tubuh Jaemin, menutup ruangan milik ketiga kucing Jaemin, lalu mendorong pelan tubuh Jaemin agar berbaring diranjang, dan Haechan membenarkan letak selimut lalu pergi setelah tugasnya selesai.
Jaemin yang sudah berbaring di atas kasurnya mengedibkan matanya bingung. Apa yang terjadi? Kenapa cepat sekali?
"Hah... Lebih baik aku tidur sekarang." Jaemin menguap mengusap pelan matanya lalu tenggelam ke dalam dunia mimpi.
Sedangkan disisi lain,
Haechan melangkahkan kakinya dengan cepat. Wajahnya menunjukkan kekhawatiran yang sangat besar.
Brakkk
Ia mendobrak pintu dengan kencang.
Matanya mencari wajah sang kekasih dan mendapati kekasihnya ada di sebelah Kaisar Lee.
"Haechan?" Mark terkejut mendapati sang kekasih ada di sini.
Jeno menatap Mark yang kini menatapnya dengan tatapan seolah bertanya, 'kenapa kekasihnya ada di sini'.
"Tanyakan langsung padanya." Jeno mengangkat bahunya acuh.
Haechan menundukkan sedikit tubuhnya. "Salam kepada Yang Mulia, semoga dewa selalu memberkati anda."
Jeno mengangguk singkat, lalu mengisyaratkan Haechan agar berdiri.
Mark menatap Haechan lalu berjalan mendekati kekasihnya itu. Haechan menatap Mark balik dengan tatapan datar.
"Apa yang kau lakukan disini? Bukan kah seharusnya kau sudah tidur sekarang." Mark bertanya tanpa jeda.
Haechan memutar bola matanya. Sungguh ingin rasanya ia mencekik pria yang sayangnya adalah kekasihnya itu.
"Kau," Haechan menunjuk Mark dengan tatapan kesal.
Mark menunjuk balik dirinya. "Apa? Ada apa dengan ku?" tanya Mark bingung.
Kenapa jadi ia yang tiba tiba disalahkan?
"Kenapa kau memberitahu Kaisar jika aku sedang mengandung hah."
"Apa salahnya?"
Haechan geram, ia melayangkan pukulan tepat di kepala Mark.
"Hei kalian sudah cukup bertengkar nya." Jeno yang lelah melihat drama dua pasangan itu segera menghentikan nya.
Sebelum terjadi perang yang tidak diinginkan.
"Haechan, lebih baik kau beristirahat untuk sementara waktu sampai kau melahirkan. Bagaimanapun mengurus Jaemin akan semakin terasa sulit di saat kehamilan mu sudah besar."
Jeno mencoba memberikan pengertian. Ia sudah mendengar kabar jika guru yang dirinya berikan untuk mengajar dan merawat Jaemin sedang mengandung anak dari tangan kanan nya, Mark.
Sebagai Kaisar yang baik, ia memutuskan untuk mengistirahatkan Haechan sementara waktu sampai pria itu melahirkan.
Hanya beberapa bulan saja, tetapi lihatlah sekarang pria manis itu datang dan langsung marah marah karena tidak ingin diberhentikan sementara.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Emperor ✔
Romance"Jadi, aku ini Lee atau Na?" NOMIN! Start : 17 Juli 2024 Finish : 13 Agustus 2024
