"Tuan Jaemin,"
"Apa lagi?"
Jaemin menghela nafas lelah, sejak Sion ada di kediaman nya. Pria kecil itu tidak berhenti berbicara dan menanyakan banyak hal.
Sion yang sedang berbaring di ranjang Jaemin, mengubah tubuhnya menjadi tengkurap, meletakkan kedua tangan nya untuk menyangga kepalanya, kakinya ia gerakkan ke kanan dan kiri.
"Apakah anda tidak merasakan debaran jantung saat berada di dekat Kaisar?"
Jaemin menatap Sion, anak ini masih seumuran dengan dirinya hanya berbeda beberapa bulan saja, tetapi pikiran nya lebih dewasa dari Jaemin. Apa karena faktor selama ini Jaemin terkurung di Istana, dan Sion bebas di luar Istana?
Bisa jadi.
"Tentu saja tidak, kenapa memangnya?"
Sion membolakan matanya, terkejut mendengar perkataan Jaemin. Bagaimana mungkin Jaemin tidak jatuh cinta dengan Kaisar?
Kaisar sangat tampan, walaupun dirumorkan kejam. Siapa yang tidak akan jatuh cinta dengan wajah rupawan Kaisar?
Kecuali dirinya tentu saja, ia sudah lebih dulu jatuh cinta dengan orang lain, yang kalau menurutnya hampir sama tampan nya dengan wajah Kaisar.
11 21 lah, tidak jauh berbeda.
"Tidak mungkin,"
"Mungkin saja."
Sion menatap kesal pada Jaemin. Menggabungkan pipinya tanda ia kesal.
"Mustahil, saya dengar anda menghabiskan waktu dengan Kaisar selama waktu pemilihan. Tidak mungkin anda tidak merasakan sepercik tegangan cinta di diri anda. Pasti ada, hanya saja anda yang tidak mengetahuinya."
Sion mengomel tanpa lelah. Anak itu tetap kekeh ingin Jaemin mengatakan jatuh cinta pada Kaisar.
Menurutnya, Jaemin dan Kaisar Lee itu sangat cocok dan terlihat serasi jika menjadi pasangan.
Seperti dirinya dengan...
Jaemin terdiam, memikirkan perkataan Sion. Memang ia sedikit merasakan debaran jantung saat dekat dengan Kaisar, tetapi hanya sedikit saja. Tidak banyak.
"Lupakan, lagipula kenapa aku harus jatuh cinta dengan Kaisar? Dia sudah memiliki Permaisuri."
Jaemin meletakkan novel miliknya ke atas meja dengan kasar. Sungguh berdekatan dengan Sion membuat darahnya mendidih seketika. Apakah ini yang Haechan rasakan saat dekat dengan dirinya?
Jika memang begitu, tolong maafkan ia. Tapi lain kali kalau ia berulah lagi, tolong maafkan lagi.
"Tapi..."
Jaemin menatap Sion dengan tatapan mematikan miliknya.
"Diam, atau aku tidak akan membantumu mendapatkan cinta konyol mu itu."
Baiklah, Sion diam.
Mendapatkan cintanya lebih penting dari hal apapun yang di dunia ini.
Lagipula, Ibunda nya pernah berkata jika dia dulu juga kabur untuk mendapatkan cintanya, dan ternyata berhasil. Ibunda nya berhasil menikah dengan pria yang ia cintai, dan menghasilkan anak secantik dirinya. Itu berarti, tidak menutup kemungkinan dirinya akan menjalani cerita yang sama bukan?
"Kau tidak ingin pulang? Orang tua mu pasti khawatir." Jaemin mencoba mengusir Sion secara halus.
Sion menggeleng pelan. "Tidak, yang menyuruhku kaburkan Ibunda ku." balas Sion enteng.
Jaemin menganga tidak percaya, jadi Ibunda nya anak ini yang menyuruh anaknya kabur? Benar benar diluar nalar Jaemin.
"Terserah lah, intinya jangan membuat keributan lagi. Jika kau membuat keributan, aku akan menyuruh Kaisar yang mengusir mu." ancam Jaemin dengan tatapan tajam.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Emperor ✔
Romantik"Jadi, aku ini Lee atau Na?" NOMIN! Start : 17 Juli 2024 Finish : 13 Agustus 2024
