Jaemin tersadar dari tidurnya. ia menatap sayu pada mata penuh cemas milik suaminya. Jeno, ia tersenyum kala melihat mata rusa suami cantiknya terbuka lebar.
"Jeno..." lirih Jaemin.
Jeno mengusap lembut kening Jaemin dan mengecupnya.
"aku disini sayang" ucapnya.
"Jisung?" tanya Jaemin.
"ada disebelahmu, sayang" ucap Jeno menunjuk dengan gerakan dagunya.
Jaemin perlahan menoleh, ia melihat bayi tampan yang mirip seperti Jeno itu berada di box bayi disamping bangkarnya.
"selamat Jaemin, kau berhasil melahirkan anak tampan ini ke dunia" ucap Renjun berada disamping baby Jisung.
Jaemin tersenyum haru.
"aku ingin memeluknya" ucap Jaemin menggapai bayinya.
"sebentar sayang, tunggu dokter lebih dulu" ucap Jeno mengecup punggung tangan Jaemin.
pintu ruang rawat Jaemin terbuka. keluarga Na datang dengan wajah bersalah. Jaemin memalingkan wajahnya menatap Jeno.
"mereka ingin berbicara" ucap Jeno pelan.
"Nana-ya..." lirih Yoona mendekat.
Jeno hendak sedikit bergeser namun Jaemin menahannya. ia tidak ingin ditinggalkan.
"sayang, maafkan eomma" lirig Yoona jatuh memeluk Jaemin.
ia menangis dengan rasa bersalah yang begitu hebat. Yoona benar-benar merasa dirinya bukan ibu yang baik untuk putra bungsunya. Yoona akui jika dirinya memang kurang memperhatikan Jaemin.
Jaemin menatap kearah sang suami. Jeno mengangguk kecil, ia meremat lembut tangan Jaemin untuk memberinya kekuatan.
"eomma..." lirih Jaemin.
"maafkan eomma sayang. maafkan eomma" tangis Yoona.
Jaemin menepuk-nepuk pundak Yoona. kini Gongmin juga mendekat, ia menatap nanar Jaemin. Jaemin dapat melihat jika sang ayah begitu terpukul melihatnya.
"maafkan appa... maafkan appa" lirihnya menunduk meneteskan air matanya.
"appa..."
Jeno mundur beberapa langkah memberikan akses untuk Gongmin dekat dengan Jaemin.
"nak, putra bungsu ayah. maafkan aku sudah menjadi ayah yang buruk bagimu" isak Gongmin menunduk.
Jaemin menahan tangisnya menatap sang ayah.
"ayah telah gagal menjadi cinta pertamamu" ucapnya mengecup punggung tangan Jaemin beberapa kali.
"appa..."
"maafkan kami sayang. kami sadar jika kami bukanlah orang tua yang baik untukmu. kau harus mengorbankam perasaanmu demi kami. kau harus banyak menahan kesakitanmu dihadapan kami. putra bungsu kami ini sudah banyak memendam perasaan. maafkan kami nak" ucap Gongmin penuh penyesalan.
Jaemin tersenyum. ia mengusap lengan sang ayah dengan ibu jarinya.
"appa, eomma, Nana sudah memaafkan kalian. tapi tolong, izinkan Nana bahagia bersama pilihan Nana" ucap Jaemin menatap penuh harap.
Gongmin dan Yoona mengangguk.
"apapun pilihan yang membuatmu bahagia, pasti kami juga akan senang sayang. Jeno sudah membuatmu sembuh, dia juga mampu membahagiakan dan memberimu segalanya. kau pantas bersanding dengannya" ucap Yoona mengusap lembut pipi Jaemin.
Gongmin mengangguk "benar sayang, dia adalah pria yang tepat untukmu."
Gongmin menatap Jeno kemudian menepuk pundak Jeno.
KAMU SEDANG MEMBACA
Obsessed🔞
RomanceTidak ada yang tidak bisa Lee Jeno lakukan termasuk mencari cara untuk mendapatkan anak bungsu dari seorang Presiden. Konten dewasa!
