¹²

3.7K 283 0
                                        

zeno yang sudah selesai mandi keluar dari kamar, matanya mendapati chika yang tengah memegang bingkai foto dan juga melihat beberapa foto disaana,zeno langsung menghampiri chika dan mengambil foto itu ditangan Chika

"apasih ngagetin!, untung aja jantung gue ga copot"ketus chika pasalnya zen langsung merebut bingkai foto itu ditangannya

"kamu ngapain"tanya zen singkat

"engga, orang cuman liat liat kok"jawab chika melirik foto yang kini ditangan zen

"itu siapa?"tanya chika

"kamu ga perlu tau"jawab zen mengumpat foto fotonya bersama gadis itu,zen mengumpulkan semuanya dan menyimpan nya didalam lemari

"lohh kok disimpan zen? biarin aja kali dipajang,kenapa sih lo takut gue cemburu karena itu"ucap chika tertawa kecil

"ga usah kepedean,aku cuman ga mau ada orang yang liat foto dia, selebihnya aku ga peduli"ucap zen keluar dari kamar meninggalkan chika sendirian disana

Chika diam mematung menatap punggung zen, menyadari perkataan nya tadi chika mengetuk kepalanya berkali berkali

"ish ngeselin bgt sih dia, padahal kan gue cuman bercanda!,siapa juga yang kepedean ga jelas bgt"ucap chika yang terlanjur malu

"tapi tu cewek siapa ya? kok dia nyimpan fotonya banyak bgt"gumma chika berpikir

"ah masa bodo lah,mau dia punya pacar kek mau dia punya istri lagi kek, terserah gue ga peduli,yang penting disini gue bakal liburan sepuasnya"ucap chika merebahkan tubuhnya dikasur

zeno keluar dari kamar menghampiri neneknya yang ada di kebun belakang rumah,zen membantu nenek untuk menyiram beberapa tanaman

[Kita pakai indo aja ya skrg capek nulis china mikirnya makin sulit]

"nenek biar zeno bantu"ucap zeno mengambil alih selang air yang ada ditangan nenek

"kenapa kamu tidak istirahat zeno? memang nya kamu tidak lelah?"tanya nenek menatap zeno

"engga kok nek,zen masih kuat kalau buat bantu nenek"ucap zeno tersenyum

"bagaimana dengan istri mu?,dia pasti ingin kamu temani dikamar"ucapnya

"dia sudah tidur,jadi aku langsung kesini setelah dia tidur"ucap zen

"ohh ya nek, setelah ini zeno izin pamit sebentar,zeno ingin mengunjungi suatu tempat,jika chika mencari zeno bilang saja zeno pergi keluar sebentar"ucap zeno

"bagaimana cara nenek mengatakan nya?nenek kurang fasih berbahasa Indonesia,kamu izin dulu sama istri mu"ucap nenek

"baiklah,zen akan minta izin setelah ini"ucap zeno

"kamu ingin pergi menemui nya lagi?"tanya nenek menatap lekat wajah zeno

"hanya sebentar,aku tidak akan lama"ucap zeno mengerti maksud neneknya

"lupakanlah, sekarang kamu sudah memiliki istri, jangan terus memikirkannya zeno, istrimu akan terluka jika tau kau masih memikirkan gadis itu"ucap nenek mengelus punggung zeno

"zeno sedang berusaha nek,maka dari itu zeno akan pergi menemui nya hari ini,zeno akan meminta izin untuk melupakan nya"ucap zeno

"baguslah"ucap nenek tersenyum

setelah membantu nenek menyiram tanaman zen kembali masuk kedalam kamar dan menemukan chika yang berbaring sambil memainkan ponsel

Chika hanya menatap sekilas zen lalu kembali fokus,ia sedikit tidak mood untuk berkomunikasi dengan pria itu

"aku keluar sebentar chik,kalau perlu apa apa minta sama nenek"ucap zen menatap chika

"ya"singkat chika

nikah karena wasiat [chikzee]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang