³⁰

3.4K 307 29
                                        

"udah jangan minta maaf Chika,aku gpp kok ini cuman sobek doang,perih sih tapi gpp kamu tenang aja"ucap tian tersenyum dengan bibirnya yang masih mengeluarkan darah

"aku obatin,sini ikut"ucap chika menarik tangan tian untuk pergi kedepan mall,chika menyuruh tiann untuk duduk di sana dan ia berlari kedalam untuk membeli obat merah dan juga yang lainnya

"tahan ya mungkin bakal perih"ucap chika diangguki oleh tian

"shh,pelan pelan chik"ringis tian merasa perih di bibirnya.

chika mengangguk lalu kembali mengobati tian dengan sangat lembut agar pria itu tidak lagi kesakitan,chika sesekali juga menatap tian yang sesekali meringis ia merasa bersalah membuat pria ini kesakitan karena nya

"udah"ucap chika tersenyum

"makasih chik"ucap tian

"aku yang makasih bgt, maaf ya karena nolongin aku kamu jadi ikutan,malah luka juga kayak gini"ucap chika menatapnya sendu

tian yang melihat itu tentu saya tidak suka,ia mengambil tangan chika dan menggenggam tangan chika dengan kedua tangannya

"udah jangan merasa bersalah gitu chik,aku ga bakal Biarin kamu terluka,jadi kamu ga perlu minta maaf, justru aku yang minta maaf"ucapnya menatap chika serius

"minta maaf?emng kamu buat salah apa?"tanya chika

"aku minta maaf chik kalau dulu aku suka mengabaikan kamu dan terus sibuk sama urusan aku,jujur setelah putus dari kamu aku jadi semakin parah Chik,aku pikir perasaan aku bisa menghilang setelah kita putus, ternyata aku salah, setelah putus dari kamu aku malah semakin sayang sama kamu chik,aku ga bisa buang perasaan ini,aku ga bisa lupain kamu,hati aku masih buat kamu Chik..."ucapnya lirih

chika yang mendengar itu terdiam mematung dan menatap lekat wajah tian yang terlihat sangat sendu dengan tatapan sedih seperti itu

'Aku bingung tian,disisi lain aku tau kalau sebenarnya kamu tulus sama aku,aku juga selama ini sulit buat lupain kamu,tapi disisi lain aku udh sayang sama zeno,aku juga ga bisa hidup tanpa suamiku'batinnya

"Chik,kita bisakan kayak dulu lagi?aku masih sayang  sama kamu chik,aku janji aku bakal berusaha buat selalu ada sama kamu,aku juga janji aku ga bakal sibuk sama urusan aku lagi, tolong kasih aku kesempatan chika,aku mau kita bersama kayak dulu"ucap tian menatapnya dengan penuh harapan

"aku tau kamu tulus sama aku tian,jujur aku juga sulit buat lupain kamu karena hubungan kita tidak sebentar,kita pacaran udah hampir 4 tahun lamanya,dan banyak yang kita lalui bersama, kamu tau kan? seberapa besar cinta aku sama kamu dulu,kamu juga tau kan gimn aku nungguin kamu kalau lagi sibuk?jadi mana mungkin aku ngelupain kamu?"ucap chika tersenyum

"jadi kamu mau kasih aku kesempatan?"tanyaa tian

"tapi aku minta maaf tian,aku ga bisa ngasih kamu kesempatan,aku udah punya yang lain, aku punya hati yang harus aku jaga sekarang,maaf"ucap chika menunduk

"s-siapa chik?"ucap tian lirih mendengar chika yang sudah mempunyai seseorang tentu membuat hatinya sakit,ia tidak bisa melupakan gadisnya bagaimana bisa ia mengetahui fakta seperti ini?

"kamu ga perlu mengorbankan perasaan kamu buat aku,kalau kamu emang masih sayang sama tian aku rela lepasin kamu, karena aku tau pernikahan kita cuman paksaan karena ini semua wasiat dari papi kamu, mungkin aku emang ga bisa masuk kedalam kehidupan kamu chik, memang dari awal aku rasa kamu ga bisa mencintai aku,jadi kamu berhak bahagia sama masa lalu kamu,aku bakal lepasin kamu,dan bahagialah sama tian"ucap zeno yang datang dan tepat berada didepan keduanya yang dimana tian menggenggam jemari chika

ia sendari tadi sudah berada disana ia hendak menjemput chika karena ashel mengabari nya kalau chika sendirian disana,tapi saat sampai disana ia malah mendengarkan obrolan keduanya,kaget,sakit menjadi satu, terlebih ia mengetahui kalau wanita yang tian ceritakan adalah istrinya dan ia juga sakit mendengar faktanya kalau ternyata chika masih mencintai tian bahkan tidak bisa melupakan mantannya itu 

tian dan chika secara bersamaan menoleh kearah zeno dan chika langsung melepas tangan nya yang digenggam oleh tian,chika langsung menggeleng dan berjalan mendekati zeno

"engga! engga zen kamu salah paham,a-aku ga maksud ngomong kayak gitu,aku udah ga punya perasaan lagi sama tian,kamu janji kan ga bakal ninggalin aku? kita pasti bakal sama sama kan?kamu jangan ngomong kayak gitu dong!aku ga mau pisah sama kamu hmm"ucap chika mengelus pipi zeno dengan air mata mengalir ia jadi semakin bingung dan merasa bersalah karena ucapannya tadi

"maaf chik, mungkin selama ini kamu emang ga pernah tau gimn perasaan aku sama kamu, jujur aku berusaha sekuat tenaga aku buat lupain marsha agar aku bisa fokus sama kamu,dan saat aku sudah sepenuh mencintai kamu,aku malah mengetahui fakta ini, mungkin emang bukan aku tujuan mu chik, aku harap kamu tidak mengorbankan perasaanmu untuk ku, kalau kamu emang masih mencintai tian. Kamu harus bahagia sama dia chik, tian orang yang baik, aku yakin, Dia pasti bakal nepatin janji nya"Ucap Zeen tersenyum menatap chika dan tian

Chika menggeleng, ia tentu paham yang dimaksud oleh Zeen. Dan kemana arah pembicaraan itu

"zen lo jangan gini zen,gue yang minta maaf sama lo,gue ga tau kalau ternyata chika pacaran sama lo zen,gue minta maaf zen gue ga maksud kayak gini"ucap tian pada zeno

"kalian jangan minta maaf dong! jangan bikin gue semakin merasa bersalah dalam hubungan ini!tian gue tau lo sangat menyayangi chika,gue ga bisa tian,gue ga bisa bahagia diatas penderita kalian berdua, gue harap lo bisa nepatin janji lo, bahagiain chika tian,gue percaya sama lo,kejar kembali perasaan lo, makasih buat semuanya "ucap zeno langsung pergi meninggalkan mereka dan masuk kedalam mobil chika tentunya tidak diam,ia berlari mengajar zeno

"ZEN!SAYANG JANGAN KAYAK GINI HIKS DENGERIN AKU DULU,KAMU SALAH PAHAM!"teriak chika histeris ia menggendor kaca mobil zeno,tapi nihil bukannya keluar mobil itu malah semakin jauh dan meninggalkan nya

"ZENO!!!"teriak chika terduduk diaspal itu dan menangis sejadi jadinya

"hikss jangan tinggalin aku zen"tangisnya

"chika aku minta maaf,aku minta maaf atas semuanya"ucap tian memeluk erat tubuh chika

"kejar zen hiks,tian gue mohon kejar dia hiks,gue ga mau pisah sama zeno hiks,gue ga bisa hidup tanpa suami gue tian"tangis chika memukul lengan tian berkali kali

'suami? ternyata kalian bukan pacaran, maafin gue zen,gue ga bermaksud buat ngerusak rumah tangga lo sama chika 'batin tian






































































Bersambung........................

Yahhh jadi gimn nih?
Apakah mereka bakal pisah?dan chika bahagia sama tian?

atau chika bisa kembali sama zen?

aduh author jadi bingung, author kan tim Christian,tapi author juga sayang sama zen,jadi author harus apa ya?aku tim tian masalah nya hahahahahahaha

Oke makasih udah 100
Yang ini juga harus bisa hahaha.
Arigtoooo arigtoooo

nikah karena wasiat [chikzee]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang