chika dan juga aldi sudah sampai dirumah sakit dan menemukan keluarganya yang sedang mengobrol dengan dokter, mereka pun langsung berlari kesana
"gimn sama Christy ma?"tanya aldi menatap mereka
"aldi,mama minta tolong kamu jagain Christy disini,mama sama yang lain mau liat keadaan zeno"ucap gracia dengan keadaan menangis
"Zen?ma suami chika kenapa ma?"tanya chika yang kaget saat nama zeno disebut
"mama ga tau pastinya sayang sekarang kita ikutin dokternya dulu,ayok dok tolong antarkan kami kesana"ucap gracia diangguki dokter itu
"mari ikut saya"ucapnya berjalan lebih dulu dan diikuti oleh semuanya
dokter itu membawa keluarga zeno tepat didepan ruangan inap,ya zen sudah dipindahkan ke ruang rawat yang lain dengan keadaannya yang sudah pasti masih dalam pantauan
"ini tempatnya,kalian bisa langsung masuk tapi saya mohon jangan terlalu membuat keributan didalam karena pasien lain akan terganggu "ucapnya tersenyum
"terimakasih dok"ucap sean mewakili
karena sudah tidak sabar chika langsung saja masuk kedalam saat tiba disana ia mematung menatap lekat laki laki yang terbaring dibangsal dengan kondisi perban dimana mana dan juga tidak sadarkan diri dengan langkah pelan karena kakinya yang sulit berjalan ia mendekati nya dan air matanya mengalir deras begitu pun dengan keluarga lainnya
"sayang, bangun yuk kamu kenapa bisa disini,kamu udah janji ga bakal ninggalin aku kan?aku mohon jangan kayak gini hiks,kamu boleh hukum aku dengan cara apapun asal jangan kayak gini sayang,aku benar benar ga bisa kalau ga ada kamu zen,ayok bangun hiks"tangis chika memegang kedua pipi zeno dan memeluk tubuh zeno
"zeno ini mama nakk,zeno bangun dong masa zeno baru ketemu mama langsung kayak gini sayang?ayok sayang bangun kita pulang ya?kita pulang,mama ga suka anak ganteng mama rebahan disini"ucap gracia yang juga memeluk zeno
"sabar syg,aku yakin anak kita ga bakal kenapa napa kita harus sabar, jangan terus terusan nangis,chika juga papa mohon cukup nangisnya sekarang yang terpenting kita berdoa untuk kesembuhan zen,dan juga kita harus berdoa biar dia ga kenapa napa"ucap sean menenangkan keduanya
"permisi om tante"ucap seorang wanita yang sendari tadi mendengarkan dan memperhatikan mereka,sontak semua keluarga itu menoleh kearahnya
"kamu siapa?"tanya aya menatapnya
"ah,maaf sebelumnya kalau saya lancang dan mengganggu,tadi saya yang mengantar dia kesini sama warga,dan dokter juga sudah mengatakan bagaimana kondisinya"ucapnya
"terimakasih,kami sangat berterimakasih sama kamu,dan kalau boleh kami tau,anak saya kenapa?apa ada masalah serius?"tanya gracia sedikit mendesak
"dokter mengatakan kalau tadi dia sempat kehilangan banyak darah tapi tante sama keluarga tenang aja dirumah sakit punya stok darah yang sama kayak dia jadinya itu masih aman,tapi masalahnya sekarang, dokter juga bilang kalau misalnya dia mengalami kelumpuhan"ucapnya
"k-kelumpuhan?"kaget mereka
****
ditempat lain aldi yang masih setia menggenggam jemari Christy yang masih terbaring disana, christy sama sekali belum sadar ia masih betah memejamkan matanya
"sayangku, bangun donggg, jangan sakit kayak ginii,aku sedih tau kalau liat kamu kayak gini"ucap aldi mengelus rambut christy
setelah berucap itu Christy pun mulai terbangun dan ia langsung memegang kepalanya yang terasa sedikit sakit,ia perlahan bangkit untuk duduk dan dibantu oleh aldi
"akhirnya kamu sadar juga,aku khawatir bgt sama kamu"ucap aldi langsung memeluk Christy yang masih setengah sadar,ia tidak membalas pelukan aldi melainkan ia melihat sekeliling
"kita dirumah sakit?"tanya christy
"iya,kita dirumah sakit"ucap aldi melepas pelukannya
"gimn sama koko al?apa koko udah ketemu terus mereka semua dimana?kenapa cuman kita berdua disini"tanya christy sesaat dirinya tersadar dengan keadaan zeno yang masih tidak ditemukan
"kamu udah kuat jalan?"tanya aldi,ia sama sekali tidak ada niatan untuk menjawab pertanyaan christy karena yang lebih penting baginya adalah keadaan kekasih nya itu
"aku udah gpp kok walaupun pusing tapi aku beneran gpp"ucap christy
"yaudh sekarang kita ke yang lain ya"ajak al dan menjulurkan tangannya
"emng mereka kemana?"tanya christy menyambut uluran tangan aldi
"kamu ikut aku aja"ucapnya dan christy hanya diam mengikuti aldi yang membawanya keruangan dimana keluarga nya berada
"ga usah panik,dan aku mohon kamu jangan nangis dan shock lagi,aku ga mau kamu kenapa napa"ucapnya sebelum masuk
"emng didalam ada apa?kamu ga lagi ngerjain aku kan al"tanya christy penasaran
aldi tidak lagi berbicara melainkan dirinya langsung membuka pintu dan membawa christy kedalam, sontak semuanya juga menoleh kearah christy yang kini kembali mengeluarkan butiran air mata saat melihat koko nya yang terbaring dengan perban dikepala dan kakinya
"Koko!"teriaknya berlari memeluk tubuh zeno
"hiks koko kenapa bisa gini ko, bangun ko dedek ga suka liat koko kayak gini,koko berhak bahagia ko, jangan selalu mengorbankan diri koko hikss,udah cukup buat semuanya dedek mohon jangan lagi"tangisnya, christy cukup tau dengan semua yang dialami oleh zeno,saat kehilangan marsha dulu christy selalu memantau apa yang zen lakukan karena Christy takut zeno berbuat yang tidak tidak, bahkan zeno sempat berencana bunuh diri untungnya christy lebih dulu mengetahui dan semuanya pun gagal,ia tidak ingin kejadian itu terulang lagi pada zeno
"dedek udah ya,kamu baru aja pingsan sayang, jangan nangis lagi kondisi dedek juga belum stabil,koko gpp sayang,koko cuman bobo sebentar mungkin karena kokonya lagi capek"bujuk sean menegakkan tubuh christy agar memeluk dirinya, walaupun ia juga menangis karena tau kondisi zen tapi ia tidak berniat memberi tahu Christy karena bagaimanapun itu anaknya baru saja bangun dari pingsannya
"koko beneran gpp kan pa?koko ga bakal ninggalin dedek kan?"tanya christy mendongak menatap sean
"engga dekk,koko ga bakal ninggalin dedek, percaya sama papa"ucapnya tersenyum dan menyeka air mata Christy
"sini sayang peluk mama"ucap gracia tersenyum merentangkan tangannya pada christy dan Christy pun beralih memeluk gracia
"jangan nangis ya,dan mama mohon dedek juga ga boleh marah sama siapapun,mama tau dedek pasti khawatir sama koko,sama kayak mama,kak chika ataupun yang lain,tapi dedek ga boleh nyalahin siapapun ya?yang perlu kita lakukan sekarang adalah berdoa untuk koko"bisik gracia dalam memeluk christy
"iya ma,dedek minta maaf untuk tadi,dedek cuman takut hiks,dedek takut kehilangan koko ma,dedek ga mau ditinggal koko"ucapnya terisik
"iya sayang,mama ga marah kok sama dedek,mama cuman ngasih tau,mama ngerti sayang gimn perasaan dedek skrng"ucap gracia melepas pelukannya dan tersenyum menatap christy
"dedek tau sekarang dedek harus apa?"tanya gracia membelai lembut rambut christy
Christy tidak lagi menjawab melainkan ia berjalan mendekati chika yang terus menerus menunduk sambil menahan tangisnya, Christy langsung memeluk chika yang membuat chika kaget
"maaf ya kak tadi aku bentak bentak kakak,aku cuman takut koko ninggalin aku,tapi sekarang aku ngerti kok kalau kakak juga pasti khawatir, walaupun aku maafin kakak,tapi aku mohon ya?kalau koko bangun kakak harus lebih mengerti koko,dia udah kehilangan banyak hal,itu pasti sakit bgt kak,aku ga mau koko merasakan nya lagi"ucap christy berbisik dalam memeluk chika, mendengar itu chika hanya mampu menangis tanpa mengucapkan apapun
Bersambung.........................
Lumpuh kok guys ga metong
dan ya gimn ya,kira kira masih ada lah harapan buat zeechiknya
Karena Tian aku kan baik hehe
![nikah karena wasiat [chikzee]](https://img.wattpad.com/cover/377785313-64-k918151.jpg)