keesokan paginya pagi pagi sekali zeno sudah terbangun lebih awal dan kini dirinya sudah rapi dengan seragam sekolah barunya,ya benar!hari ini adalah hari pertama zeno bersekolah di Indonesia dan kembalinya chika kesekolah setelah beberapa Minggu berlibur
zeno yang sudah rapi dan wajahnya yang sudah semakin tampan karena bedak tipis tipis,zeno melirik kearah chika yang masih tertidur dengan bungkusan selimut ditubuhnya mengingat kegiatan mereka semalam mungkin gadis gitu sangat kelelahan
ia mengukir senyuman manisnya lalu mendekati chika yang meringkuk didalam selimut,zeno mengecup bibir serta wajah chika dan mengelus rambut chika perlahan,zeno terus melakukan nya berulang kali sampai akhirnya chika terbangun karena kegiatannya
"aghh~"languhnya
chika perlahan membuka matanya dan mendapati zeno yang menatap nya dengan senyum yang manis, sunguh pemandangan yang indah dipagi hari karena saat bangun ia disunggahi dengan wajah tampan suaminya,chika perlahan bangkit dan duduk lalu menatap zeno yang sudah rapi
"kok kamu udah rapi?emang sekarang jam berapa?"tanyanya
"sekarang udah jam 6 sayang,hari ini kan pertama aku masuk sekolah dan kamu juga kembali kesekolah,siap siap gih"ucap zen tersenyum
"ohhh ya aku lupaa,kamu kenapa ga bangunin aku tadi,tau gitu aku siapin seragam kamu sama perlengkapan"ucap chika cemberut
"aku ga mau ganggu kamu syg tadi kamu tidurnya nyenyak bgt, karena masih ada waktu untuk tidur, lagian aku masih bisa sendiri kok"ucap zen mengelus rambut chika
"iya sih tapi tetap aja aku jadinya ga enak masa kamu siapin sendiri aku kan istri kamu zen"ucapnya lagi
"udah ah,dari pada kamu cemberut terus karena ini mendingan sekarang kamu mandi,habis itu kebawah kita sarapan bareng yang lain juga pasti udah nungguin"ucap zeno mengangkat tubuh chika dan menggendong nya kekamar mandi
cup
"aku tunggu diluar"ucap zeno setelah mengecup singkat bibir chika lalu dirinya kembali keluar
"idaman"gumma chika salah tingkah karena perlakuan zeno terhadap nya
keluar dari kamar mandi zeno berjalan mendekati lemari ia menyiapkan baju seragam chika bahkan dia juga menyiapkan semuanya, karena menurut zeno tidak harus perempuan yang selalu menyiapkan semuanya hal,jika pria bisa kenapa tidak mengerjakan nya?
selang beberapa menit kemudian chika pun selesai dan keluar dari kamar mandi,chika kembali tersenyum melihat bajunya yang sudah tersusun rapi diatas kasur
"makasih zen"ucap chika tersenyum diangguki oleh zen
"ngadep sana dulu aku mau ganti baju"ucap chika meminta zen untuk berbalik badan
"ganti aja sayang,aku ga akan balik badan"ucap zeno sedikit tertawa sedangkan chika menatap tajam dirinya
"dasar!"satu kata yang keluar dari mulut chika tapi dirinya juga tersenyum karena malu,chika melepas handuk yang terlilit ditubuhnya dan memakai seragamnya, tentunya hal itu dilihat oleh zeno, pria itu tersenyum bangga karena hanya dirinya yang bisa melihat chika seperti itu didepannya
setelah mengenakan pakaian chika berjalan kemeja rias untuk berdandan,itu sudah menjadi kebiasaannya sebelum pergi kemanapun itu
zeno perlahan mendekat dan memeluk chika dari belakang karena chika tidak duduk tapi ia berias sambil berdiri
"kenapa hmm?"tanya chika mengelus wajah zen yang kini dibahunya
"jangan cantik cantik nanti yang suka banyak"ucap zen membuat chika tertawa kecil
"kamu ada ada aja,ayok kita kebawah aku ga sabar tau pengen ketemu ashel sama eli rasanya kangen bgt udah lama ga sekolah"ucap chika menghadap kearah zen
"kamu ga kangen aku?"tanya zen
"kita kan setiap hari ketemu"ucap chika
"tapi aku kangen kamu setiap saat chik"ucapnya memeluk chika
"kok kamu tiba tiba manja gini hmm?dulu aja perasaan dingin bgt kayak batu es"ucap chika
"kan itu sebelum malam malam indah kita sayang, setelah malam itu aku ga mau jauh jauh dari kamu"ucapnya
"udah ah kamu mah masih pagi udah bikin aku melting,aku mau kebawah soalnya laper"
cup
chika berlari kebawah meninggal zen yang kaget karena serangan tiba tiba dari chika,zen kaget karena chika langsung mencium bibir nya dan berlari kebawah, padahal saat dirinya melakukan itu jantung nya tidak sekencang ini
"AYO SAYANG"teriak chika dari bawah
"kenapa kak kok teriak teriak pagi pagi"ucap aya menatap anaknya yang berjalan mendekati nya
"gpp mi"ucapnya tersenyum
"ini mama sama papa kemana? terus aldi sama Christy juga ga ada, semalam mereka nginap kan ya?"tanya chika duduk di kursi nya
"mama sama papa kamu udah pulang kak katanya mereka ada urusan penting paling urusan kantornya om sean,kalau adik adik kamu mereka udah duluan kesekolah"ucap aya
"cepet bgt kesekolahnya padahal masih pagi loh ini"kaget chika pasalnya ini masih jam setgh 7
"udah kak biarin mereka lagi bucin bucinnya paling aldi pengen ngajak Christy jalan jalan sebelum kesekolah"ucap aya
"pagi mi"sapa zeno
"pagi zen,hari pertama sekolah ya?"tanya aya tersenyum
"iya mi, doain zen ya semoga sekolah nya lancar"ucap zeno
"pasti syg,udah kalian makan dulu habis itu berangkat juga nanti bisa telat"ucap aya diangguki keduanya
"kamu mau apa zen?"tanya chika berdiri mengambil piring diujung dan mengambil nasi
"sama sop ayamnya aja syg"ucap zen diangguki chika
"nihh"ucapnya memberikan piring yang sudah terisi itu pada zen
"suapin sayang"ucapnya
chika tidak menolak ia kembali duduk dan menyuapi zen dengan telaten sesekali menyuapi dirinya sendiri,aya yang melihat itu tentu saja senang
'wasiat kamu memberikan hasil mas,aku senang karena anak kita bisa terlihat bahagia seperti ini,aku harap mereka selalu seperti ini'
Setelah selesai makan keduanya berpamitan dengan aya dan mereka pun segera berangkat,zeno mengendarai mobil yang biasanya chika bawa kesekolah,selama perjalanan mereka memang tidak mengobrol tapi tangan keduanya sama sekali tidak lepas begitu pun dengan senyum, sampai kedua tiba didepan gerbang
saat masuk banyak sekali yang melihat kearah mereka terlebih lagi saat keduanya keluar,para murid mulai bertanya tanya siapa yang ada disamping chika?dan mereka juga bertanya apa mereka ada hubungan?kenapa chika bergandengan dengan nya
"kamu jangan ladenin mereka ya emng disekolah ini tu murid murid nya pada ga jelas semua apa apa dibisikin"ucap chika
"iya sayang,kelas kamu dimana biar aku antar"ucap zen
"ada diujung,sedih bgt ya kita ga sekelas,kalau aku kangen gimn"ucap chika cemberut
"lucu bgt sih, nanti kalau kangen kan kamu bisa samperin aku syg,atau ga nanti aku yang nyamperin kamu kekelas"ucap zen mencubit pelan pipi chika
"CHIKA!!!"teriak dua orang melihat chika dari kejauhan
"Ashel!eli"seru chika merentangkan tangannya
Bersambung.............................
segini dulu lah ya i sempet sempetin ini jujur kejar kejaran sama kegiatan lain hahaha
Sory sayangkuh
Jangan lupa vote and komen loh!
![nikah karena wasiat [chikzee]](https://img.wattpad.com/cover/377785313-64-k918151.jpg)