setelah kepergian ibu panti, tentunya zeno langsung menghubungkan sean dan juga gracia,kini kedua keluarga itu kembali berkumpul untuk membicarakan tentang michi lebih lanjut, karena keluarga dari pihak chika sudah sangat menyetujui kini mereka berdua akan meminta izin dari sean dan juga gracia
"jadi aku sama zen udah punya niat dari lama ma,pa, kalian ga perlu khawatir karena kami berdua udah pikiran ini,dan udah dibicarakan juga tadi, chika beneran sayang sama michi,chika yakin kalau chika bisa menjadi ibu yang baik, entah itu untuk michi ataupun anak chika nanti"ucapnya pada kedua orang tua zen
"mama sama sekali ga keberatan sayang kalau memang itu keinginan kalian berdua,dari yang mama liat anaknya juga lucu gitu,manis kayaknya juga penurut,mama cuman berharap kalian bisa menjaga amanah, karena tentu ibu panti itu mengharapkan kalian menjaga anaknya dengan baik"ucap gracia yang memang setuju setuju aja karena jika keduanya berniat baik kenapa tidak didukung
"papa juga sama kayak mama kalian,papa sama sekali ga ngelarang,dan zen kalau kamu memang setuju, sekarang kamu sudah menjadi seorang ayah untuk michi,kamu punya tanggung jawab selain Chika,jadi kamu harus menjaganya juga"tegas sean pada zeno
"pasti pa,papa kayak ga tau anak papa ini aja,zen mah selalu bisa diandalkan,jadi tenang aja"ucapnya sedikit menyombongkan diri
"nah bagus, tapii sombong nya kurangin"ucap sean membuat mereka tertawa
"michi,sini dulu sayang sama oma"ucap gracia tersenyum dan merentangkan tangannya pada michi
"sana,itu omanya michi juga"ucap zen sedikit mendorong michi pelan dan Michi pun menghampiri sean dan juga gracia
"pintarnya, seterusnya michi harus panggil aku oma ya dan yang disebelah michi opa sean,dan nanti kalau misalnya mama chika sama papa zen nya marahin michi atau Michi kurang suka sama salah satu sikapnya mereka,michi harus aduin sama kita"ucap gracia
"mama sama papa, engga ah, orang panggilan chika sama zen bukann itu kok"sahut chika
"terus apa dong"tanya sean
"bubu sama baba,alay bgt dah kalian berdua"ejek aldi tertawa terbahak-bahak
"ih!, biarin sihhh"kesel chika menatap sinis aldi
"serius panggilan nya bubu sama baba?itu panggilan apaan sayang,kok mama ga pernah denger"ucap gracia yang ikut terkekeh melihat aldi yang tertawa begitu kencang
"dua rius, pokoknya ga boleh diketawain!,itu kemauan chika sama dedeknya jadi ga boleh ada yang ngejek!"tekan chika menatap tajam mereka yang tertawa
"iya iya,mama ga ngetawain lagi kokk, maksudnya baba sama bubu,okey sayangnya Oma?"lanjut gracia pada Michi
"okay oma"ucapnya
"ohh ya mbak,buat adopsi pastinya banyak yang harus diurus,boleh ga kalau misalnya aku sama sean aja yang kepanti buat ngambil hak asuhnya, soalnya aku juga sekalian mau beli sesuatu, setidaknya kita ngasih seserahan atau hadiah lah buat ibu panti, karena kan selama ini dia yang ngerawat michi"ucap gracia dengan mengangkat michi untuk duduk dipangkuan nya
"boleh dong gre, mbak berterima kasih malah soalnya mbak sore nanti mau pergi kecafe ada keperluan disana"ucap aya
"terjadi sesuatu ay?kalau ada kasih tau aja siapa tau aku sama gracia bisa bantu"ucap sean
"engga kok sean,cuman mau ngecek data keuangan yang masuk, soalnya kata sekertaris aku disana ada sedikit masalah didata nya mungkin aku harus cek dulu, entah dimana kesalahan nya"ucap aya
aya memang mempunyai bisnis sendiri yaitu cafe yang cukup terkenal dikalangan anak muda sekarang,aya mengelola cafe miliknya cukup lama bahkan sebelum dirinya menikahi pucho,dan sampai sekarang cafe itu sudah semakin maju,cafe yang bernama 'ayaya cafe' adalah cafe miliknya
![nikah karena wasiat [chikzee]](https://img.wattpad.com/cover/377785313-64-k918151.jpg)