²⁹

2.8K 260 9
                                        

sepulangnya dari sekolah kini zen dan chika berada didalam mobil hendak berbelanja bahan dapur seperti yang waktu itu mereka katakan,tapi ditengah perjalanannya zeno ditelfon oleh sean karena ada urusan yang harus zeno lakukan

"sayang papa nyuruh aku kekantor, kayaknya aku ga bisa nemenin kamu untuk belanja,kamu lebih baik hubungi mami atau ga mama aja ya? suruh dia nemenin kamu, atau ga dedek aja biar aku yang ngomong"ucap zen menoleh sekilas pada chika karena ia masih fokus pada jalan

"ga usah sayang,kamu fokus aja sama yang disuruh papa,biar aku minta ditemani sama teman teman aku aja,kalau boleh aku sekalian main ya?"tanya chika menatap zeno

"yaudh gpp syg, nanti aku tf uang buat kamu belanja sama main"ucap zen satu tangannya terangkat untuk mengelus rambut chika

"makasih sayang"ucap chika tersenyum dan dibalas anggukan oleh zen

chika menghubungi teman temannya dan mereka semua pun setuju,zeno mengantar chika sampai didepan mall ia juga menunggu chika disanaa karena zen tidak ingin meninggalkan chika sendirian

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

chika menghubungi teman temannya dan mereka semua pun setuju,zeno mengantar chika sampai didepan mall ia juga menunggu chika disanaa karena zen tidak ingin meninggalkan chika sendirian

"nanti kalau ada apa apa kamu telfon aku ya, insyaallah nanti aku pulang nya cepat kalau ga banyak pekerjaan,dan ingat jangan kecapean"ucap zen mengecup puncak kepala chika berkali kali

"iya sayanggg, kamu fokus aja ya?aku bisa jaga diri baik-baik"ucap chika yang tersenyum gemas mendengar kekhawatiran zeno pada nya

"hmm, nanti kalau aku kangen kamu gimn ya"ucap zen memeluk chika posesif

"kan kamu cuman pergi kekantor sayang,dirumah nanti juga kita ketemu"ucap chika menggeleng tapi ia tetap membalas pelukan yang zeno berikan padanya

"tapi aku kangen kamu setiap detik,aku juga pengen...hmm"ucap zen sedikit menggantung ucapannya dan melepas pelukannya,ia menatap mata chika sedetik kemudian wajahnya maju dan mengecup bibir chika sekilas

chika yang sedikit kaget dengan perlakuan zen,ia juga tentu mengetahui apa yang diinginkan suaminya itu,tapi ia juga tidak terlalu terkejut malah ia membalasnya dengan senyum dan sedikit menggeleng

"nanti malam aku kasih"ucap chika mengelus rambut zeno dengan lembut

"kenapa ga Sekarang?"tnyaa zeno sedikit menggoda nya dengan beraninya zeno menyentuh dua gunung chika dengan kedua tangannya

"heh!ini jalan ya zen jangan macam macam,kalau dilihat orang gimn!udah ah nanti aja dirumah"ucap chika menggeplak tangan zeno yang menyentuh dadanya,ia tak habis pikir dengan laki laki yang ada didepannya ini

"hehe,iya dehhh"ucapnya cengengesan

"kita udah liat dari tadi"sahut eli dan ashel dari kaca mobil, mereka melupakan kaca mobil nya, ternyata aktivitas mereka tadi memang dilihat oleh ashel dan eli yang baru datang,dan mereka memilih untuk diam dan menonton karna kaca mobil tidak ditutup

"astagfirullah! ngagetin aja sih!"kaget chika

"ya lagian lo berdua keasikan mesum di mobil! untung aja cuman kita yang liat"sewot ashel menatap sinis chika

nikah karena wasiat [chikzee]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang