Laki-laki misterius
Rintik rinai turut hadir menemani gelapnya malam. Gadis yang baru saja berbelok menapaki jalan raya itu tersenyum. Senyaman ini bermotoran saat tengah hujan. Sangat menenangkan bagi putri bungsu Renald itu.
Ia menyipitkan matanya sat air hujan mulai merecoki pandangannya. Segera, ia menutup helm full face nya lalu menambah kecepatan motor yang dinaiki. Sesekali Reta melihat jam yang melingkar di tangan kirinya. Ah rupanya hampir tengah malam. Dirinya takut tiba-tiba ayahnya pulang dan tak mendapati Reta di rumah. Huhh keep calm Reta, semuanya akan baik-baik saja.
Belum lagi Reta harus mampir menukar motor Scoopy dirumah itu. Karena saat ini ia menggunakan motor sport pemberian Regan. Bisa nambah masalah kan kalo Renald mengetahui diam-diam Reta memiliki motor lain.
Beberapa menit berkendara Reta sampai di rumah minimalis. Rumahnya berada di perumahan cukup ramai penduduk, kalau dihitung perjalanan dari mansion sekitar 20 menit.
Sekitar satu tahun lalu rumah ini dibeli oleh Regan. Memang yang beli Regan tapi uangnya hasil patungan antara Regan, Rena, dan Reta. Ehh minta tambahan keki neni mereka juga deng. Ya kali anak SMA bisa beli rumah kayak beli permen kaki seharga lima ratus perak.
Rumah berlantai dua itu sengaja dibeli oleh mereka bukan tanpa alasan. Bagi Regan, rumah itu digunakan saat ia pulang larut malam biar nggk sering lontang-lantung di rumah sahabatnya. Walaupun sahabat-sahabatnya tak pernah mempermasalahkannnya, tetep saja keseringan nginep juga nggk baik. Takutnya ada salah satu anggota keluarga mereka yang nggk nyaman.
Untuk Reta? Buat naruh motor dan mobil nya lahh. Selama rumah itu dibeli Reta belum pernah menginap semalaman, paling-paling istirahat siang atau pas lagi pusing-pusing nya mikirin tugas sekolah atau kerjaan. Disana sepi jadi cocoklah buat jernihin pikiran juga. Sebagai jiwa yang suka ketenangan Reta sangat mendambakan keheningan.
Rena sendiri menyutujui ide Regan dulu supaya ia bisa mempunyai suasana baru. Rena juga tidak ingin hidupnya selalu terkekang. Bukan ayahnya yang selalu mengekangnya melainkan bundanya, yang selalu over protektif apalagi saat tahu ia tak ada dirumah. Oleh karena itu Rena ingin hidup sedikit bebas seperti Reta. Rena bukan hewan peliharaan yang harus selalu berada dirumah. Dia seorang gadis seperti remaja pada umumnya yang suka bermain, jalan-jalan, hangout, dan lainnya.
Reta dengan cepat memasukkan motor sport hitam nya ke garasi dan mengeluarkan motor Scoopy dengan buru-buru. Ia menyempatkan menyalakan lampu di beberapa ruangan karena saat dirinya datang rumah itu benar-benar gelap tanpa penerangan. Ya iyalah orang Regan aja masih nongkrong pasti belum pulang kesini tuh kakak nya si kembar.
***
Sisa-sisa hujan masih terasa, seperti hawa dingin yang menyentuh kulit. Jalan raya juga masih basah akibat hujan deras barusan. Tak banyak kendaraan yang lewat memudahkan Reta berkendara dengan kecepatan tinggi.
Hingga tak terasa ia sampai didepan mansion ayahnya. Secepat Spiderman, motor Scoopy miliknya sudah terpakir apik di garasi yang luasnya nggk kira-kira. Ehh sejak kapan spiderman naik motor? Tau lahh terang.
Gadis bernama Reta itu mengelilingi garasi rumahnya guna melihat apakah mobil ayahnya berada di rumah. Hasil lari kelilingnya menemukan tiga mobil Rena, tiga kepunyaan sang bunda tercinta. Dua mobil Regan, ditambah empat koleksi motor sport dengan model berbeda. Terakhir, terdapat empat mobil yang harganya fantastis. Yaps tentu saja pemiliknya tuan mansion ini, siapa lagi kalau bukan, Renald.
Degub jantungnya bertambah cepat, semua kendaraan milik keluarganya lengkap. Artinya ayahnya, Renald. Tengah berada di rumah.
Tiba-tiba ingatannya kembali saat ia berada di sekolah. Seketika ia menepuk dahinya pelan, tadi bi Sumi sempat chat dan memberinya kabar kalau tuan majikannya alias ayahnya, pergi ke Prancis karena ada pekerjaan mendadak. Pinter sekali otaknya sampai malupakan pesan bi Sumi. Kalau begitu untuk apa dirinya tergesa-gesa pulang sampai menerobos hujan dan berakhir menggigil kedinginan seperti sekarang ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nata Twins -Aku Reta
Fiksi SejarahTentang Reta si biang masalah juga biangnya luka. Reta yang selalu menjadi bayangan kakak kembarnya. Dan Reta yang mencari sumber kebahagiaannya sendiri. "gw benci lo Rena, tapi kenapa gw nggk bisa hilangin rasa sayang itu ke lo?" "Sorry Ra, tapi...
