CH 9

95 10 0
                                        

Dalam kamar besar itu Barey dan Dhika sedang tidur-tiduran di atas tempat tidur tanpa melakukan apapun. Kamar Barey yang biasa di buat untuk tempat berkumpulnya cs mereka. Hanya saja hari ini Nanda dan Kiran tidak ada karena sedang jalan bersama kekasihnya masing-masing. Padahal semalam sudah jalan bersama tapi masih belum puas ternyata mereka.

"Bosen banget gue nyet. Keluar yok kemana gitu." Dhika ngeluh pada Barey yang hanya memandangi langit-langit kamar.

"Kemana? Nyusul Nanda sama Kiran kencan?" jawab Barey malas. Sebenarnya Barey juga bosan tapi saat ini ia sangat malas untuk keluar rumah. Soalnya diluar sangat panas tidak seperti biasanya.

"Boleh juga."

"Emang lo tahu mereka kencan kemana?"

"Nggak sih." nyengir Dhika tak jelas. "Asem banget tuh dua bocah semalem udah kencan sekarang kencan lagi bikin iri aja."

"Ya lo tinggal datengin cewek lo terus ajak jalan?"

"Lo ngejek apa gimana? Lo kan tahu gue udah putus sialan!"

"Oh iya lupa." Barey sedikit tertawa. "Kenapa nggak lo pake Blind Date aja buat dapet pasangan?"

"Lo aja nggak dapet-dapet tuh sampai sekarang gimana gue?" Dhika sedikit mengejek.

"Itu karena mereka belum bisa buat hati gue bergetar."

"Gengsi lo yang terlalu gede itu sih!"

"Sialan lo! Oh ya lo sama Caraka aja sih atau William atau nggak sama kak Jerry."

"Kenapa bukan Olivia, Rose atau Falen yang lo sebut. Kenapa nama cowok semua monyet!" Dhika mengerutkan dahinya banyak.

"Kali aja lo berubah haluan gitu."

"Bangsat lo!" Dhika melempar bantal guling pada Barey. Sedangkan Barey hanya ketawa sendiri.

"Bercanda kali Ka elah." Barey masih dengan ketawa renyahnya. "Sebenarnya kalau gue lihat-lihat lo cocok juga sih sama Olivia. Kenapa nggak sama dia aja?"

"Iya kah cocok?"

"Hmm. Lo suka kan sama dia?" Barey curiga.

"Nggak ya. Kita cuma temen sama kek gue ke lo, ke Nanda atau Kiran." memang benar mereka hanya berteman saja.

"Tapi lo sering tuh kirim pesan sama Olivia akhir-akhir ini."

"Soalnya orangnya asyik. Jadi gue nggak galau lagi karena habis putus haha." Dhika sedikit tertawa. "Oh ya Olivia bilang dia lagi dirumah Dipta."

"Terus?"

"Gimana kalau kita kerumah Dipta aja?" saran Dhika semangat.

"Heh ngapain kesana?" Barey menoleh cepat ke arah Dhika yang sedang tersenyum lebar.

"Temenin gue nyusul Olivia yok Bar?"

"Katanya tadi nggak suka sekarang mau nyusul gimana sih?" Barey bingung dengan teman satunya ini. Ini anak sebenarnya suka tidak sama Olivia?

"Dari pada gabung kencan Nanda sama Kiran mending gabung mereka kan?"

"Malass!"

"Ayolah Bar. Emang lo nggak bosan apa di dalam kamar terus. Nanti gue traktir eskrim deh serius gak bohong." Dhika membujuk Barey untuk mau menemani dirinya kerumah Dipta.

"Sendiri aja sana nggak usah ngajak-ngajak."

"Yang tahu rumah Dipta cuma lo nyet!"

"Ogah! Lo tuh sekarang kalau udah kumpul sama mereka terutama Caraka, gue di cuekin. Seperti waktu di rumah Nanda tuh. Lo sibuk sama Caraka makan sosis bakar."

Blind Date (CHANBAEK)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang