si culun: 31

1.3K 100 17
                                        

Pagi itu, zareev dan yg lainnya makan dengan tenang. tak ada satu kata pun yg keluar dari mulut beberapa orang itu. hanya terdengar suara dentingan sendok yg sesekali bertabrakan dengan piring, hingga beberapa menit berlalu. acara sarapan pagi itupun telah selesai, dan sekarang zareev terlihat sedang duduk di balkon kamarnya sambil meminum coklat panas miliknya

Zareev menatap langit yg begitu cerah pagi itu, langit yg berwarna biru cerah dan di penuhi oleh awan berwarna putih. sesekali zareev menyesap coklat panasnya, lalu tersenyum

pugh

Zareev mendapatkan sebuah tepukan tangan pada pundaknya, dan hal itu membuat zareev sedikit menoleh. walaupun zareev tau siapa orang yg telah menepuk pundaknya

"kenapa sha?" tanya zareev, marsha hanya menggeleng

"kamu lagi mikirin apa? dari tadi aku liat diam-diam aja" ucap marsha ikut menatap langit

"gapapa" ucap zareev, marsha langsung mengangguk paham

Sedangkan di sisi lain, lebih tepatnya kamar ch2. terlihat christiyan sedang tertidur di paha chika

"ka chika, ka chika suka sama siapa?" tanya christiyan, membuat chika yg sedang fokus pada handphonenya langsung mengalihkan pandangannya. lalu menatap christiyan

"aku?? hemm siapa ya?" ucap chika sambil berpikir keras

"suka sama aku lah, aku suka sama ka chika. ka chika mau jadi pacar aku ga?" ucap christiyan ceplas ceplos, menurut crhistiyan tidak ada salahnya dia mengucapkan itu, toh jika di tolak tidak apa-apa

"seriusan kamuu?" ucap chika kaget, tetapi meskipun begitu. chika merasakan banyak kupu-kupu yg berterbangan di dalam perutnya

"iyaa serius, ka chika mau jadi pacar aku ga?" tanya christiyan lagi, ia harus memastikan bahwa chika akan menerimanya atau tidak

"mauuu" ucap chika antusias, dan itu membuat christiyan terbangun dari tidurnya dan langsung melompat-lompat kegirangan di atas kasur

"anjay slebeww, pasti ka chika ngiranya gua bocil polos karena kan gua tembaknya kaya ga niat+seadanya" batin christiyan sambil menatap chika yg sedang tersenyum

"kita kan udah pacaran, berarti kita harus_" christiyan menggantung ucapannya sambil tersenyum sumringah, lalu christiyan menaiki kasur dan mulai mendekati chika

Chika yg melihat itupun dengan reflek memundurkan dirinya, hingga sampai pada dashboard kasur

"kamu mau apa christiyan?" tanya chika panik, christiyan tak peduli dengan hal itu, christiyan malah mendekatkan wajahnya pada wajah chika

"i want you" (i need you, i love you, di dalam benakku) 🗿🗿🗿













🦖🦖🦖













"hufffffttttt" helaan nafas panjang keluar dari mulut seseorang

"hidup gue hampa banget anjink" ucapnya lagi

"halah sok hampa, padahal mah tiap hari lu ketawa-ketawa terus" ucap temannya

srek

"jaga mulutmu, kau sedang berbicara dengan anggota kerajaan. berbicara denganku? ituu artinya kau sedang berbicara dengan_"

"gangguan jiwa" potong seseorang

"apasih kath, jangan buat gue marah ya, nanti kepala lu gue tebas baru tau rasa" ucapnya

"apasih rep, emang bener kan kalau akhir-akhir ini lo lagi stres" ucap kathrina memutar bola matanya

si culun || zeeshaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang