Beberapa hari mulai berlalu, semenjak kejadian malam kemarin, marsha dan zareev semakin ya begitulah. tetapi ada juga hal yg lumayan menjanggal, hal itu berkaitan dengan dea. semakin hari dea sepertinya semakin dekat juga dengan zareev
Dan siang hari itu, hujan turun dengan begitu lebat. membuat siapapun orang-orang yg melihatnya langsung tergoda dan langsung ingin mandi detik itu juga, seperti zareev saat ini. zareev sudah tak mendengar larangan sang adik, zareev langsung menerobos hujan itu dengan tawanya yg begitu kencang
"woi, aku bilangin oma ni" ancam christiyan
"nyenye, kalau mau mandi mah mandi aja. ga usah basa basi" ucap zareev sambil berlarian di halaman rumah yg luas itu
Marsha sedikit tergoda saat melihat zareev yg berlari ke sana kemari, tak ingin kalah marsha langsung ikutan menerobos hujan
"adohhh, satu ini lagi. kenapasii ah" ucap christiyan malas
"ZEE KAMU KENAPA MANDI HUJAN SIH?!!" teriak seseorang dari dalam rumah
"apaansi" monolog marsha
"ZEE AKU BILANGIN OMA YA" ancamnya
"ck" decak zareev pelan
"toy, kamu ngerasa ga si kalau si dea itu kayak_"
"iya kak, kaya sok asik gitu ya? makin hari makin ngelunjak" potong christiyan, sedangkan chika hanya mengangguk
Lalu christiyan pun menarik tangan chika untuk ikut mandi hujan bersama zareev dan marsha, lalu mereka berempat pun berlarian di taman yg luas itu
"TIYAN, KAMU KENAPA IKUT-IKUTAN SIH!?" bentak dea
"AKU BILANGIN KE OMA YA KALIAN" ucap dea
"syirik banget si, dari kemaren hidupnya ngadu muluu. gada kerjaan lain apa, keliling komplek yok ges" ajak christiyan pada zareev dan yg lainnya, setelah ia selesai mengomeli dea
Zareev dan yg lainnya pun langsung mengangguk, setelah itu mereka semua berlari keluar dari gerbang dan memutari komplek
"WOI, MANDI BARENG YO" panggil seseorang dari arah belakang, hal itu membuat zareev dkk langsung menoleh, zareev dkk bisa melihat bahwa yg memanggil mereka adalah afgan dkk
Ya afgan, albi dan alvin, ketiga orang yg telah mengganggu mereka beberapa hari yg lalu. chika dan marsha seidikit ragu akan hal itu, marsha langsung memegang tangan zareev dan menggelengkan kepalanya pelan
"lanjut aja yok, hirau in aja mereka" ucap chika pelan
"KALIAN MANDI AJA" teriak zareev pada afgan dkk, afgan dkk yg paham pun langsung mengangguk dan berbalik badan
"tumben ga maksa, udah insaf kali ya?" tanya christiyan bingung
"ntah, ayok lah kita lanjut" ajak zareev
30 menit kemudian, perlahan lahan hujan pun mulai reda. zareev dan yg lainnya mulai pulang, sesampainya mereka di halaman rumah. mereka langsung saling menatap satu sama lain
"kamu aja zoy" suruh christiyan
"aku lagi aku lagi" ucap zareev sambil menghembuskan nafasnya kasar
ceklek
Zareev membuka pintu rumah dengan pelan, ia melihat ke sana kemari untuk memastikan bahwa tidak ada orang di dalam rumah itu. zareev menatap tiga orang yg berada di belakangnya lalu mengangguk
"aku masuk duluan" ucap zareev lalu mulai melangkahkan kakinya dengan pelan
Di ikuti oleh marsha, chika dan yg terakhir christiyan. mereka berjalan dengan pelan sambil sesekali berbicara satu sama lain
KAMU SEDANG MEMBACA
si culun || zeesha
Diversos"kalau kamu ga suka sama aku, aku bakalan nunggu sampai kamu suka sama aku sha" zareev fiksi 100%
