si culun : 26

1.8K 121 20
                                        

Pagi hari, tepatnya pada jam 06.21 pagi. zareev bangun dari tidurnya, ia menyadari bahwa hari belum begitu terang. bahkan matahari pun belum sepenuhnya naik, helaan nafas panjang keluar dari mulut zareev. dirinya kurang tidur tadi malam, dikarenakan ia kaget melihat kepulangan sang ayah yg begitu tiba-tiba

Jika di hitung, zareev sepertinya hanya tidur 3 jam. perasaan zareev tak tenang sedari tadi malam, dirinya takut akan terjadi sesuatu hal yg tidak ia duga. bahkan saat sean menginjakkan kakinya tepat pada pintu masuk, semua teman-teman zareev yg sedang berkumpul langsung bubar, atau pulang ke rumah masing-masing. zareev dan christiyan menyambut dengan baik kedatangan sean, bahkan sean memeluk kedua anak-anaknya itu dengan erat

Meskipun zareev tau pelukan itu adalah pelukan palsu. zareev berjalan keluar ke arah balkon kamarnya, menatap kolam renang bahkan taman yg berada di bawah rumahnya. zareev kembali teringat akan surat yg telah di tulis oleh gracia, zareev mengusap wajahnya kasar. berusaha menetralkan perasaannya, pagi itu perasaan zareev sangat campur aduk

Lama berdiri di balkon, zareev akhirnya memutuskan untuk membersihkan dirinya. lagipula beberapa jam lagi ia akan ke sekolah, zareev menarik nafasnya lalu mulai berjalan memasuki kamar mandi. suara percikan air mulai terdengar, yg pertanda bahwa zareev sedang mandi. berbeda dengan zareev, di bawah lantai satu. tepatnya dapur, christiyan sedang berusaha untuk membuat nasi goreng, walaupun ia tidak bisa. tapi apa salahnya untuk mencoba

"semoga enak" ucapnya lalu mulai memakai celemek

Pertama-tama, christiyan akan memotong bumbu-bumbu yg sudah dia sediakan seperti apa yg telah ia lihat pada layar handphonenya. lebih tepatnya pada aplikasi google, dengan hati-hati crhistiyan menyiapkan wajan dan spatula

ceklek

Zareev keluar dari kamar mandi dengan pakaian santainya, dengan keberaniannya. zareev berjalan  menuju lantai satu, zareev berniat akan membeli makanan untuk sarapan. tetapi, langkah kaki zareev langsung terdiam seketika. zareev mendengar suara aneh dari arah dapur, zareev berpikir bahwa art yg biasa bekerja di rumahnya sudah selesai dengan waktu liburannya, dan mulai kembali bekerja seperti biasa

Langkah zareev mulai terayun untuk memasuki area dapur, karena zareev juga sedikit kepo. biasanya sang art jika memasak tidak terlalu berisik seperti ini. baru saja beberapa langkah, tubuh zareev langsung terdiam dan di buat heran seketika, zareev melihat keberadaan sang adik di dapur. apa yg christiyan lakukan? apakah christiyan bisa masak? entahlah, setau zareev christiyan tidak bisa memasak, kecuali membuat sandwich, itupun masih asal-asalan

"masak apa nih bro, tumben" ucap zareev

"masak nasgor" ucap christiyan

"ohh" ucap zareev

"oh doang? minimal bantu lah" ucap christiyan

"iya iya, ini aku bantu. sini biar aku aja yg masak, kamu kerjain yg lain aja" ucap zareev mengambil alih wajan yg berisi nasi goreng

Christiyan mengangguk lalu memberikan spatulanya pada zareev, christiyan melenggang pergi sebentar. sebelum pergi, christiyan memberikan handphonenya pada zareev, dan menunjukan cara membuat nasi goreng spesial ala abang-abangan pinggir jalan. zareev mulai memasak sesuai dengan cara yg ada

"masukkan saos tomat satu sendok" baca zareev

Zareev mengangguk paham lalu mulai mengambil saus tomat, setelah itu zareev mulai menakar saus tomat itu. setelah pas zareev langsung menuangkannya ke dalam masakannya, tak lama setelah itu. christiyan datang dengan daging ayam yg sudah dia potong

"buset dapat dari mana itu daging? mana udah mateng lagi" ucap zareev kaget, saat melihat semangkok daging ayam

"beli lah, aku tadi pesen online" ucap christiyan tersenyum

si culun || zeeshaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang