Vote and comment juseyo..
...
Louis duduk sendirian di kamarnya, melihat pemandangan taman istana di temani semangkok buah-buah an yang sudah dipotong kecil-kecil oleh para pelayan.
Katanya sebentar lagi, akan ada rapat kerajaan untuk membahas mengenai dirinya ke depannya nanti bagaimana. Makanya Kaisar tidak memperbolehkan Louis keluar dari kamar terlebih dahulu, sampai rapat di mulai.
Louis menghela nafasnya pelan. Memikirkan perkataan William tadi padanya.
William berkata padanya untuk mengikuti apapun keputusan Louis apapun itu. Apa tetap ingin mencoba menyelamatkan Pangeran Lucifer sendirian atau memilih tetap tinggal di dunia manusia dan melupakan semuanya tentang dunia iblis.
Tentu saja Louis langsung mengatakan kalau dia akan tetap menyelamatkan pangeran Lucifer karena menurutnya itulah tujuannya dia dilahirkan kembali. Menggagalkan rencana raja iblis yang ingin mengusai dunia manusia, sejak ratusan tahun lalu. Kalau tidak segera dihentikan, kedepannya akan banyak kejadian yang sama akan terulang kembali.
William saat itu hanya mengangguk menyetujui perkataan Louis, membuat Louis senang karena merasa William mempercayainya.
Tapi satu hal yang William peringatkan padanya dan menjadi buah pikiran sedari tadi bagi Louis.
Apakah Louis yakin kalau dia bisa? William kembali menyangkutkan kejadian saat Louis menyerang para monster, yang menyebabkan Louis hilang kendali selama beberapa bulan.
Apa Louis yakin bisa bertahan selama di dunia iblis, dan tetap menjadi dirinya sendiri? Karena sejujurnya, kalau saja Louis menjadi musuh mereka, William tidak akan sanggup membunuh saudaranya itu.
Sedangkan Louis saat itu hanya diam melihat ekspresi William yang tampak serba salah. Membuat Louis jadi kembali mempertanyakan kesiapannya.
Kemampuannya memang sudah meningkat, sisi iblisnya juga sudah dia segel di dalam kurungan, seharusnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi. Dia hanya tinggal mencari gerbang dimensi dunia iblis itu, dan membuat rencana penyelamatan.
Tapi kalau dia pergi sendiri, apa dia mampu menghadapi semua iblis itu? Louis menggelengkan kepalanya karena tiba-tiba jadi tidak percaya diri seperti ini.
"Iya. Tidak akan ada gunanya kalau
hanya diam saja. Aku hanya perlu berlatih dengan keras kembali dan menjadi semakin kuat"
"Tidak perlu terburu-buru. Pangeran Lucifer juga akan baik-baik saja sampai aku datang menyelamatkanya"
"Iya, aku hanya perlu berlatih lagi" gumam Louis meyakinkan dirinya sendiri.
Setelah itu Louis kembali diam, memakan kembali buah-buahan sambil melamun. Sampai dia mendengar pintu kamarnya terbuka, tatapan Louis langsung tertuju ke sana.
Terlihat Naveen menghampirinya dengan raut wajah yang tidak bisa Louis artikan, tapi tatapannya terlihat bersungguh-sungguh.
"Louis. Sebagai pangeran kedua di kekaisaran ini, aku minta padamu untuk tidak pernah ikut terlibat dengan dunia iblis itu" ujar Naveen terdengar begitu tegas, membuat Louis seketika mengernyit keheranan.
Ada apa dengan tingkah saudaranya yang tiba-tiba seperti ini?
"Apa kau sehat Naveen?" Ujar Louis, tapi diabaikan oleh Naveen yang semakin mendekat ke arah Louis. Bahkan sekarang Louis dikejutkan ketika pedang panjang milik Naveen sekarang mengarah pada lehernya.
"Hey ada apa ini?" Ujar Louis meminta penjelasan.
"Kau tidak mau menuruti perintahku Louis. Aku bisa saja menghukummu sebagai Pangeran kedua di Kekaisaran ini. Jadi kalau kau tidak ingin itu terjadi, buang jauh-jauh pikiranmu untuk pergi ke dunia iblis" ujar Naveen dengan tegas, membuat Louis seketika melongo mendengar hal itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Become a Cursed Prince
Teen FictionMenjadi Pangeran terkutuk dan diasingkan? Memangnya siapa yang ingin menjadi seorang pangeran yang diperlakukan seperti seorang tahanan dan seseorang yang harus dihindari di kerajaannya sendiri? Dianggap malapetaka, diasingkan dari dunia luar. Bahka...
