Part:28

7K 742 22
                                        

Vote and comment juseyo.
...

Louis duduk di samping Gerald. Sejak dia terbangun tadi, tidak ada pembicaraan antara anak dan ayah itu. Louis yang enggan bicara karena merasa kecewa, dan Gerald yang sedang sibuk merangkai kata-kata agar Louis tidak salah paham nantinya.

"Kamu sudah dengar dari Naveen kalau kamu akan ditahan selama tiga bulan kan?" Ujar Gerald dan hanya dibalas deheman oleh Louis, enggan menatap ayahnya itu.

Gerald menghela nafasnya pelan, tidak marah sedikitpun karena tanggapan dari Louis.

"Sini" ujar Gerald menarik pelan tangan Louis dan melepaskan borgol rantai yang terpasang di tangan Louis.

"William sangat berlebihan, sampai harus memborgol mu seperti ini" ucap Gerald, tapi Louis masih diam tapi tidak tatapannya yang melihat Gerald yang sedang mengobati luka gores di tangannya.

"Louis" panggil Gerald dengan suara sedikit lunak, membuat Louis menatap mata ayahnya itu.

"Maafkan ayah harus menahanmu lagi. Ayah hanya tidak ingin kau bersikap gegabah karena penolakan rencanamu itu"

Louis kembali menundukkan kepalanya menatap lantai ruang bawah tanah itu.

"Apa aku tidak bisa diandalkan ayah. Apa aku tidak berguna?" Ujar Louis akhirnya.

"Dulu aku pernah gagal. Dan sekarang apa aku hanya bisa pasrah seperti ini?"

Gerald menatap Louis "Kamu tidak gagal. Dengan kamu hanya diam saja, kamu sudah melakukan sesuatu yang berguna Louis"

"Kamu jangan khawatirkan masa depan kekaisaran ini, karena kita sudah menemukan solusi untuk menyelesaikan masalah ini"

"Tidak ada yang perlu dikorbankan untuk memenuhi tugas yang begitu berat ini di kemudian hari, termasuk kamu" Gerald kembali menghela nafasnya pelan, karena mengira Louis masih tidak terima dengan penjelasannya itu.

"Selama 3 bulan ini masa pengurunganmu, ayah akan melatihmu setiap malam" ujar Gerald akhirnya bisa menarik atensi Louis.

"Besar kemungkinan para iblis mungkin akan kembali menyerang. Karena ayah mendengar 9 bulan lagi, akan ada gerhana bulan merah"

"Itu gerhana yang sama yang muncul saat kejadian 17 tahun lalu, dimana Iblis bisa bertahan lebih lama di dunia manusia dan mengambil kesempatan untuk menyerang saat itu"

"Jadi selama masa penahanan ini, tingkatkan kemampuanmu. Kalau kau memang ingin ikut andil dalam penyerangan iblis" jelas Gerald membuat Louis menatap tidak percaya ayahnya itu.

"Benarkah? Ayah mengizinkan ku?" Ujar Louis dan diangguki oleh Gerald dengan senyuman kecil.

"Seperti katamu, kau juga pangeran di kekaisaran ini. Perlindungan kekaisaran ini juga merupakan tanggung jawabmu. Ayah akan mengizinkan kau terlibat dalam masalah yang ada di dalam kekaisaran"

"Apalagi sebentar lagi akan ada debutante mu. Dimana kau sudah dilibatkan dengan tugas kekaisaran"

"Dengan begitu, kau bisa membuktikan diri pada orang yang merendahkanmu, kalau kau tidak seperti apa yang mereka bilang"

"Kau Louis Adelar Vadhyaksa, Pangeran ke tiga kekaisaran ini, bukan monster yang harus dihindari"

"Itu yang ingin kau buktikan kan? Maka lakukan lah dalam kekaisaran ini. Tapi tidak dengan rencana gilamu, yang ingin pergi ke dunia iblis sendirian hanya untuk mendapatkan pengakuan itu"

"Bagaimana. Apa kamu puas dengan itu?" Ujar Gerald menatap Louis dengan ekspresi serius.

Louis diam saja, seraya berpikir. Dia tidak keberatan sedikitpun tentang latihan itu, malah Louis sangat merasa senang karena dia bisa meningkatkan kemampuannya selama masa penahanannya.

Become a Cursed PrinceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang