Milikku!

740 63 0
                                        

Hari libur akhir pekan adalah satu satunya hari yang dinantikan para Ilanders di sepanjang Minggu. Beberapa peserta sudah kabur terbirit birit sejak malam sebelumnya, beberapa peserta baru keluar di pagi buta, sedangkan sebagian peserta yang lain masih tidur di kamar masing-masing memeluk selimut hangat dan bangun lebih siang.

Berbeda dengan Sunoo, ia sudah bangun sejak pukul 6 pagi, ia mulai membuka jendela kamarnya, mencoba membuka sedikit kelopak matanya dan mengumpulkan nyawanya.

Seekor burung blue Jay terbang rendah didepan jendela Sunoo. Suara kepakan sayap itu seketika membuat Sunoo melebarkan kedua bola matanya.

Burung itu terbang berputar putar didepan gedung ILand seakan seakan mengajak Sunoo keluar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Burung itu terbang berputar putar didepan gedung ILand seakan seakan mengajak Sunoo keluar. Sunoo segera melompat dari kasurnya, meraih kemeja tipisnya, mengambil buku bacaan dan beberapa jeruk kedalam tas kecilnya.

Ia berlari keluar dari kamar lalu masuk kembali ke dalam kamar ia buru buru menggosok gigi dan mencuci mukanya, setelah mengeringkan mukanya dengan handuk, ia meratakan sunscreen ke muka leher, lengan serta kakinya.

Setelah beres ia buru buru lari menuruni tangga dan memakai sepatunya sambil berdiri setengah berlari.

"Kau mau kemana?" Ucap Sunghoon sambil menarik tangan Sunoo mencegahnya keluar dari gedung.

"Aku mau ke pohon Oak ku Hyung" jawab Sunoo sambil mengikat tali sepatunya dengan tergesa gesa.

"Kau mengantuk ya, bodoh Kau tidak boleh keluar tanpa izin staff" ucap Sunghoon sambil menghela nafas.

Mendengar itu Sunoo jadi lemas, wajahnya memelas, ia baru ingat bahwa keadaan sudah tidak sebebas dulu.

"Diamlah ayo ikut aku." Ucap Sunghoon sambil menarik tangan Sunoo keruang staff.

"Kami akan keluar membeli beberapa kaleng kopi di Sevel apa kami perlu ditemani ?" Ucap Sunghoon pada beberapa staff yang saat itu menjaga.

"Kalau berdua di pagi hari harusnya baik baik saja, tolong jaga diri baik-baik, jika kalian butuh bantuan cepat telfon kami atau telfon polisi, kalian mengerti ?" Ucap salah satu staff perempuan pada mereka.

Mendengar itu keduanya segera keluar dari gedung dengan setengah berlari menuju ke dalam hutan, Sunoo terlihat tertawa kegirangan seperti anak kecil. Akhirnya ia bisa keluar berlari kedalam hutan setelah beberapa Minggu terkurung dalam gedung.

"Hyung! Aku merasa hidup, aku senang sekali! Aku senang sekali!" Teriak Sunoo sambil berlari mendahului Sunghoon. Sunoo merentangkan kedua tangannya seakan akan ia terbang seperti seekor burung Blue Jay. Hembusan angin menguraikan rambut Sunoo yang mulai memanjang. Kabut bercampur embun di pagi hari seakan akan tak mampu menelan lelaki secerah Sunoo. Ia tetap terlihat bersinar terang, berdiri diatas Padang rerumputan membiarkan angin pagi memeluknya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kim SunooTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang