Badai Kedua Setelah Hujan

609 50 10
                                        

Badai mungkin saja turun setelah hujan, jika hujan adalah berkat, maka badai adalah ujian, bagi mereka yang bertahan ujian akan berakhir manis bahkan jika pelangi tak datang mengikutinya.....

"Sunoo bisa aku bicara sebentar denganmu?" Sunghoon menahan tangan Sunoo ketika ia ingin beranjak pergi dari ruang latihan.
Sudah seminggu ini Sunghoon menyendiri. Namun kali ini ia sudah tak tahan, hasratnya ingin kembali dekat dengan Sunoo mulai membuncah. Mati Matian Sunghoon berusaha mengubur perasaannya pada Sunoo, menipu perasaannya sendiri, memanipulasi isi otaknya sendiri, namun ini tak berhasil. Ia menginginkannya lagi!

"Seandainya saja aku tidak menciumnya saat itu! Tidak tidak! seandainya saja aku tak penasaran padanya! Seandainya saja aku tak melihatnya masuk ke hutan hari itu! Aku pasti tak akan seperti ini!"

Sunghoon mencari cari kambing hitam yang bertanggung jawab atas semua hal yang terjadi sebagai Self Defense Mechanism atau bentuk mekanisme perlindungan dirinya atas kekacauan yang terjadi.

Disisi lain Sunoo yang tak berani melakukan kontak mata dengan Sunghoon hanya bisa menunduk sambil melepas tangan Sunghoon di pergelangan tangannya dengan halus. 
"Hyung, aku ingin fokus dengan latihanku, mari kita bicara lagi lain kali." Tolak Sunoo halus, ia kemudian memutar badannya meninggalkan Sunghoon yang masih mematung.

Jangan, jangan perlihatkan punggung itu, aku tak suka punggungmu yang menjauh dariku.  ~ Kim Sunghoon

"Apa kau membenciku!!!?" Teriak Sunghoon pada Sunoo

Mendengar itu Sunoo menghentikan langkahnya, tanpa membalikkan badan ia berkata,

"Hyung, mati kita bicarakan lagi di akhir pekan, hari ini aku sibuk berlatih dengan Heeseung Hyung, tolong jangan ganggu aku."

Kalimat itu mengakhiri percakapan keduanya di hari itu, Sunoo benar benar berlatih serius dengan Heeseung.

Kini Sunoo jauh lebih dekat dengan Heeseung dibanding saat ia pertama kali bicara dengannya. Heeseung tak henti-hentinya tertawa lebar dan tersenyum saat berlatih bersama Sunoo, menurutnya berlatih bersama Sunoo yang periang sangat menyenangkan meskipun ia harus mengontrol emosi dan degup jantungnya yang tak beraturan.

Diam diam Sunghoon memperhatikan keduanya dari kejauhan, ia tampak muram, ia benar benar ingin menggantikan Heeseung dari posisi itu, ia ingin tertawa lepas bersama Sunoo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Diam diam Sunghoon memperhatikan keduanya dari kejauhan, ia tampak muram, ia benar benar ingin menggantikan Heeseung dari posisi itu, ia ingin tertawa lepas bersama Sunoo.

Suara tertawa nyaring Sunoo menggema memenuhi ruang latihan, ia mulai terlihat membaik dan cerah seperti biasanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suara tertawa nyaring Sunoo menggema memenuhi ruang latihan, ia mulai terlihat membaik dan cerah seperti biasanya. Kejadian buruk itu seakan tak pernah terjadi pada Sunoo, ia berhasil melewatinya. Sementara itu Sunghoon kalah dalam permainannya sendiri, ia menolak Sunoo namun hatinya berbicara sebaliknya, ia menyesal dan mulai menyalahkan dirinya sendiri. Wajah Sunghoon terlihat muram, meski begitu ia tetap berusaha terlihat tersenyum dan mengobrol dengan peserta lain seperti biasa, seperti tak ada apa apa karena kamera terus memperhatikan semua gerak geriknya.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

....................................................................

Sudah beberapa hari terakhir ini atmosfer ILand terasa tak sehat, ia mendengar ada sekelompok peserta yang diam diam merencanakan hal hal buruk selama acara, ia juga menyadari ada beberapa perselisihan antar peserta, baik karena jiwa kompetitif maupun karena urusan pribadi.

Jay mengamati perubahan perilaku Sunghoon dan Heeseung, keduanya tampak saling membenci satu sama lain ketika jam tayang berhenti. Sunoo juga tampak menghindari Sunghoon dengan terang terangan.

Sunghoon nampak melamun melihat pantulan dirinya didalam cermin

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Sunghoon nampak melamun melihat pantulan dirinya didalam cermin. Ditengah tengah latihan Jay menghampiri Sunghoon.

"Hei, ada apa?" Jay menyenggol pundak Sunghoon pelan.

"Hyung apa yang kau lakukan jika kau sudah melakukan hal yang sangat salah pada temanmu, tapi kau masih ingin tetap berteman dengannya?" Sunghoon langsung mengeluarkan pertanyaan itu karena ia sudah tinggal terlalu lama dalam kepalanya.

"Ck..ck..ck" Jay menggeleng gelengkan kepalanya karena tebakannya benar, Sunghoon bermasalah dengan Heeseung.

"Apa kau sudah minta maaf dengan benar padanya? Minta maaflah, coba tebus kesalahanmu, dan bersikaplah baik padanya, tunjukkan kalau kau memang menyesal melakukannya dan ingin berteman baik lagi denganya." Sahut Jay sok bijak sambil membusungkan dadanya.

"... Jadi apa masalahmu dengan Heeseung?" Sambung Jay dengan wajah sok pintar.

"Heeseung? Apa maksudmu? Aku tidak ada masalah dengannya, CUIIHHH bahkan dari dulu aku tak terlalu dekat dengannya, bahkan kalau aku bermasalah dengannya aku juga tak mau minta maaf!!!" Jawab Sunghoon sambil bersungut-sungut

"Haaah?? Kau ? Lalu kenapa dia tak menyukaimu?" Jawab Jay tak percaya bahwa tebakannya meleset. Namun Sunghoon hanya diam, sambil mendengus kesal ia meneguk botol air mineralnya.

"Apa kalian menyukai orang yang sama ?" Sambung Jay lagi.
BRUSSSTTT
Sunghoon menyemburkan air minum dari mulutnya.

"Ah sialan jorok sekaliii!" Teriak Jay kaget.

Sunghoon buru buru membersihkan baju dan lantai latihan yang basah karena semburannya.

"Tidak hyunggg!! aku tak menyukainya!!" Teriak Sunghoon sambil terus mengelap lantai.

"Terserah, aku tak peduli apa masalahmu dengannya tapi perbaikilah sikapmu! Kau ini kasar sekali!" Jay geleng geleng kepala melihat Sunghoon yang cenderung kasar dan suka berkata kotor. Ia lalu meninggalkan ruangan karena tak ingin membantu Sunghoon membersihkan lantai.

Sementara itu Sunghoon terus memikirkan kata kata Jay.

"Apa kau sudah minta maaf dengan benar padanya? Minta maaflah, coba tebus kesalahanmu, dan bersikaplah baik padanya, tunjukkan kalau kau memang menyesal melakukannya dan ingin berteman baik lagi denganya."~Jay

"aku tak peduli apa masalahmu dengannya tapi perbaikilah sikapmu! Kau ini kasar sekali!"

"Apa selama ini aku terlalu kasar pada Sunoo? Baik akan aku lakukan, aku akan berbaikan dengannya akan aku coba lagi!" ~Sunghoom

Kim SunooCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang