Heeseung vs Sunghoon

632 67 0
                                        

*CTAKK

"Ah Hyung, kepalaku sakit, kau jahat sekali!" Teriak Sunoo, ia mengusap usap dahinya yang memerah karena jitakan maut Sungchull dan teman temannya saat bermain pilih kata yang berakhiran suku kata yang sama.

"Ah Hyung, kepalaku sakit, kau jahat sekali!" Teriak Sunoo, ia mengusap usap dahinya yang memerah karena jitakan maut Sungchull dan teman temannya saat bermain pilih kata yang berakhiran suku kata yang sama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Dengan ditemani beberapa kotak jus buah kemasan, Daniel, Sungchul, Niki, Sunoo dan Jaebom duduk melingkar memainkan permainan kata di sela sela waktu istirahat mereka yang berharga. Saat salah satu pemain tak bisa menemukan kata, pemain lain akan menghukum pemain tersebut dengan memukul ringan atau menjitak dahi mereka dengan jari telunjuk sambil tertawa terbahak-bahak melihat penderitaan temannya tersebut.

15 menit tertawa tanpa henti muka Sunoo mulai memerah dan air matanya keluar, sambil menepuk nepuk paha Sungchul dan Niki yang duduk tepat disampingnya suara tertawa Sunoo memenuhi ruangan latihan.

5 sekawan konyol itu seakan akan membuat dindingnya sendiri, tak peduli apa yang dipikirkan orang lain disekitar mereka.

Dari kejauhan Taki, Hanbin, Heeseung dan Jay juga duduk mengelompok,

Heeseung mengamati Sunoo dari kejauhan.
"Lihat, lihatlah para konyol yang suka remidi itu, asik sendiri" Taki menunjuk kelompok itu dengan dagunya

"Remidi bagaimana ?" Hanbin menyaut

"Remidi keluar masuk Ground." Jawab Taki sambil terus menatap kelompok 5 sekawan itu.

"Memangnya kau tak pernah keluar masuk Ground?" Jay yang sedari tadi diam ikut nimbrung.

"Justru itu, kenapa mereka tidak mengajakku Hyung, aku kan juga suka remidi." Taki memelas, berharap bisa bergabung dengan kelompok anak anak yang seru.

Sementara itu disudut yang lain terlihat Sunghoon dan Jake terlihat bersama seperti sepasang kekasih, namun bukannya berbicara, keduanya juga fokus melihat kelompok 5 sekawan yang asik dengan permainannya.

Permainan kata itu terus berlanjut hingga dahi Sunoo semakin memerah

"Hyung, dahimu semakin merah Hyung." Niki tertawa terbahak bahak sambil menunjuk nunjuk dahi Sunoo. Sunoo yang langganan kalah dalam permainan kata hanya bisa pasrah ketika Niki akan melayangkan jitakan terakhirnya.

"Huaaa, pelan pelan Niki," Namun sia sia saja Sunoo memohon, Niki tetap melakukannya dengan keras hingga pecahlah tertawa satu ruangan latihan itu melihat kelakuan konyol 5 sekawan itu.

Sementara itu Sunoo akan menangis antara kesakitan atau ingin tertawa
"Ooh oke oke, maaf maaf Hyung, sini biar kutiup." Dengan pelan Niki memegang kedua pipi Sunoo dan meniup lembut dahi Sunoo, pemandangan ini disaksikan seluruh peserta sambil tertawa kecil, namun siapa sangka setelah meniup  niup dahi Sunoo sebanyak 3 kali, Niki malah mencium dahi Sunoo.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kim SunooTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang