Sudah genap sebulan ini Sunoo menelan patah hatinya, ia sudah jauh lebih baik daripada kali terakhir ia mengunci diri didalam kamar.
Sekarang Sunoo bukan hanya tak semangat mengejar Sunghoon, ia bahkan mulai menghindari Sunghoon, sebisa mungkin ia menghindar dari bertemu dan berkontak mata dengan Sunghoon, baginya mungkin akan sulit melupakan Sunghoon tapi sedikit menghindarinya akan membantunya merasa jauh lebih baik.
Sementara itu, Sunghoon mulai sadar bahwa Sunoo mulai menghindarinya.
Pernah suatu ketika ia duduk sendiri di ruang latihan, lalu Sunoo bersama Niki dan Jaebom memasuki ruangan untuk berlatih, namun melihatnya masih duduk diruang latihan Sunoo beralasan sakit perut dan berbalik badan untuk ke toilet namun ia tak kembali setelahnya.
Di lain hari Sunoo sedang mencuci sendiri di ruang laundry, namun melihat Sunghoon masuk bersama Jay ia hanya menyapa Sebentar lalu pergi begitu saja meninggalkan cuciannya seakan akan ia sedang terburu buru.
Begitu juga dengan hari ini saat olahraga, Sunoo juga keluar dari lapangan begitu saja ketika Sunghoon mulai masuk ke lapangan, kali ini ia beralasan lupa meminum vitamin, namun sama seperti sebelumnya, ia tak kembali.
Hal ini mulai membuat hati Sunghoon berdenyut sakit, ia merasa telah kehilangan Sunoo sekali lagi.
Setelah Sunoo masuk ke dalam gedung, diam diam Sunghoon mengikutinya. Rupanya Sunoo menuju ke kamarnya sendiri, Sunoo yang tak terbiasa mengunci pintu membiarkannya tak terkunci. Sunoo masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci mukanya yang penuh dengan debu dan keringat.
Brakkkk
Sunghoon membuka pintu kamar mandi Sunoo dengan keras.
"Hyung?!" Sunoo tampak terkejut dan bingung kenapa Sunghoon bisa ada didalam kamarnya. Namun Sunghoon hanya diam melihat Sunoo yang terkejut dan sedikit ketakutan.
"Ada apa Hyung ! Keluarlah Hyung aku mau mandi!" Sunoo mendorong tubuh Sunghoon untuk keluar dari kamar mandinya. Namun karena kalah tenaga Sunghoon justru berhasil mendorong tubuh Sunoo untuk menjauh dan ia mulai mengunci pintu kamar mandinya dari dalam.
Terkunci berdua di kamar mandi membuat tubuh Sunoo bergidik ketakutan, ia takut Sunghoon akan memukulnya, meskipun ia tak yakin pasti apa salahnya selama ini.
"Hyung, apa yang kau lakukan! Aku mau keluar!" Teriak Sunoo pada Sunghoon, dari suaranya jelas Sunoo ketakutan pada Sunghoon yang jauh lebih tinggi besar darinya, perlahan-lahan Sunoo melangkah mundur, namun naas kamar mandi itu terlalu kecil untuk menghindari Sunghoon, ia segera terpojok.
Sementara itu perlahan lahan Sunghoon juga mendekati Sunoo yang ketakutan di sudut kamar mandi. Melihat Sunoo semakin terpojok Sunghoon buru buru mengunci tubuh Sunoo, agar ia tak bisa berlari. Sunghoon mendekatkan wajahnya pada wajah Sunoo yang semakin memerah, ia bisa mendengar suara degup jantung Sunoo dan suara nafasnya yang memburu.
Sunghoon mulai mencium bibir Sunoo yang merah ranum, awalnya Sunghoon hanya berniat melakukannya untuk bercanda sekaligus menekan Sunoo, namun ia sudah kelewatan, ia terlalu menikmati ciuman itu.
Sunoo terkejut bukan main ketika menerima ciuman itu, ia membeku ia tak bisa mengartikan perasaannya saat ini, ia merasa takut, malu, senang dan lainnya.
"Hmmmh..." Sunoo mendorong tubuh Sunghoon, ia kehabisan nafas, dengan terengah engah ia mengambil nafas, belum sempat mengambil cukup nafas, Sunghoon kembali menyambar bibirnya dengan nafas berat.
Setelah hampir lima menit berciuman didalam kamar mandi, mereka berhenti ketika mendengar suara ribut ribut peserta lain yang mulai beraktivitas didalam gedung seperti biasa.
"Sunoo... Maafkan aku..." Sunghoon menunduk sambil menatap ujung kakinya
"Tapi kita sama sama laki laki... Kita tak bisa bersama."
Mendengar itu Sunoo kembali diam, ia membeku ia tak percaya pada apa yang baru saja keluar dari mulut yang menciumnya beberapa detik yang lalu.
Sementara itu Sunghoon berbalik dan meninggalkan Sunoo di dalam kamar mandi yang dingin itu sendirian.
Dengan perasaan sedih yang luar biasa Sunoo kembali menangis, ia mengunci pintu kamarnya, ia segera menelfon kakak perempuannya untuk menjemputnya, untungnya dengan negosiasi singkat kakak perempuan Sunoo berhasil membawa adik satu satunya itu pulang. Selama perjalanan pulang Sunoo menangis terisak-isak.
Ia tak menyangka ciuman pertamanya itu akan direbut oleh seorang lelaki brengsek seperti Sunghoon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kim Sunoo
RomantikJangan di repost ya kakak baik☔ Kim Sunoo adalah salah satu member iland yang berhasil debut menjadi member Enhypen, tapi sayangnya tak ada satupun member Enhypen lain yang menyukainya, mereka membenci Kim Sunoo karena terlalu feminim untuk debut me...
