hai aku kembali setelah sekian lama
Maaf banget buat kalian semua yang pada nungguin up date cerita ini ya , aku bukan nya gak mau up, tapi memang ada aja halangan nya ,
hanya di hp ini akun tempat aku nulis , sebelum nya hp ini rusak jadi nya aku lama off , setelah betul hp nya baru sebentar aku pakai, eh malah di bawa lagi sama mama aku kerja karena hp dia rusak. mau login di hp lain gak bisa karena aku lupa email dan sandi nya.
jadi maaf ya buat kalian nunggu terlalu lama.
buat nembus lama up date nya aku up date maraton ya , dan semoga hasil nya gak mengecewakan karena aku hampir lupa sama alur nya ni cerita .
dan maaf jika cerita nya gak sesuai dengan ekpetasi kalian ya
dan buat yang udah baca dan kasi vote buat cerita ini makasih kalian terbaik.
selamat membaca.
"Kaisar bedebah, bajingan berani nya ia berlaku sok berkuasa pada orang-orang ku, mentang mentang seorang kaisar berlaku seenak nya pada orang lain yang berstatus di bawah nya." umpat Ziander tidak sadar diri, padahal ia sendiri juga sama bajingan nya, dan sifat nya pun sama sok berkuasa nya pada yang berstatus lebih rendah dari nya.
"Tidak heran sih, aku sudah menebak sebelum nya, hal ini akan terjadi dan tara benar ada nya semua prajurit pencarian yang kita utus diusir dengan tidak terhormat oleh mereka." cibir Dikra
"Lihat saja aku akan datang kembali dan memporakporanda kan wilayah kebanggaan nya itu, akan aku hancur kan di setiap sudut nya sampai tak tersisa apa pun yang bisa lagi bedebah itu banggakan." tekad Toris dengan niat menghancurkan karena merasa keluarga nya telah dihina dan diremehkan oleh kaisar yang menurut nya tua bangka serta bajingan itu.
"Tenang lah, tak semudah sebuah ucapan untuk menghancurkan sebuah wilayah, apa lagi wilayah besar seperti kekaisaran selatan." nasehat Xender pada sang adik yang nampak emosi, mencoba menyadarkan sang adik bahwa tindakan tak semudah sebuah ucapan.
"Ya...ya kau benar, memang tak mudah tapi juga bukan hal yang mustahil, dan aku yakin aku bisa melakukan nya." tekad Toris keras kepala, merasa bahwa ia pasti bisa melakukan nya.
"Terserah nya saja lah kak, paling juga kalo dapat masalah nanti nya, kita juga yang di bebani oleh nya seperti biasa nya yang ia lakukan, tak mau dengar nasehat, tapi suka membebankan orang lain, dan itu lah diri nya." cibir Dikra pedas pada sikap Toris.
"Salah ayah, yang selalu manjakan nya hanya karena ia anak lelaki terakhir." sahut Xender.
"Dan ayah juga yang akan rasakan dampak dari perbuatan nya itu." ujar Dikra.
"Ya..ya terserah kalian mau bicara dan menilai apa, aku tak perduli."
"Lupakan dulu masalah kaisar bodoh itu, tentang pencarian di wilayah lain apakah sudah mendapat kan hasil atau petunjuk?" tanya Ziander pada orang orang nya.
"Belum tuan, tak ada petunjuk apa pun yang bisa mempercepat pencarian, apa lagi kita tak mempunyai gambaran pasti tentang orang yang kita cari, dari segi fisik serta ciri ciri nya tak kita ketahui, apa lagi gambaran wajah nya juga tak kita ketahui, satu satu nya sarana yang seharus nya paling mudah untuk kita bisa segera menemukan nya, karena tak satu pun dari kita pernah melihat wujud nya, jadi serasa mustahil menemukan nya tanpa semua itu tuan." jelas salah satu utusan Ziander menjabarkan pendapat nya.
"Ya kau benar , serasa mencari bayangan tanpa wujud itu lah dia." setuju Ziander.
"Jadi bagaimana? apa yang harus kita lakukan?" sahut Toris gusar, tidak bisa, ia harus segera mememukan Ghea untuk merealisasikan niat nya, untuk membunuh anak itu tentu nya, karena apa pun yang ia ingin kan harus terealisasikan bagaimana pun cara nya.
"Ya tidak ada, karena kita tak punya petunjuk." sahut Dikra acuh.
"Brensek aku tak terima ini." umpat Toris kesal.
"Izin saran tuan, bagai mana jika kita meminta bantuan punyihir untuk hal ini, biasa nya penyihir selalu punya cara untuk hal hal yang tak mungkin seperti ini." saran salah satu utusan yang langsung di sambut baik oleh Dikra, terbukti dari raut wajah nya yang seketika berubah sumbringah setelah mendengar saran nya.
"Tunggu apa lagi, ayo segera kita temui penyihir itu." ajak Toris semangat.
___________
"Bagaimana ini, mereka benar benar gila. kenapa harus kembali mencari tubuh ini setelah mengabaikan dan membuang nya, aku yang sekarang merasuki nya jadi merasa terbebani, sudah bagus kehidupan yang aku jalani, beberapa waktu lalu, sekarang harus kembali di persulit oleh mereka, lihat saja jika takdir berkhianat dengan tetap mempertemukan kami, akan aku tunjukan bagaimana sadis nya balas dendam itu." ucap Ghea penuh tekad.
"Ada untung nya aku adalah seorang jiwa asing yang merasuki tubuh ini, jadi tak perlu susah memikirkan tentang norma serta sikap durhaka yang mungkin akan aku tunjukan pada para bedebah itu, yang notaben nya adalah keluarga sedarah sipemilik tubuh, sulit nya menjadi seorang anak, diam tertindas , melawan dianggap durhaka" ujar Ghea merasa lega dengan keadaan diri nya saat ini.
"Tinggal tunggu saja, dan lihat, sampai sejauh mana usaha mereka untuk mememukan keberadaan tubuh ini?" ujar Ghea sinis. "semoga kita bisa segera bertemu ya para tuan bajingan." ujar Ghea bersmirk licik, dengan rencana yang terlintas di otak nya.
____________
"Aku butuh sesuatu yang terikat dengan seseorang yang di cari, untuk mempermudah proses pencarian." ujar seorang pennyihir Yesaza yang akan membantu Ziander menemukan keberadaan Ghea.
"Sesuatu seperti apa?" tanya Ziander lebih detail.
"Hal yang terikat dengan seseorang yang ingin di cari keberadaan nya, sesuatu seperti darah contoh nya, darah ayah atau ibu kandung nya yang sudah pasti memiliki keterikatan kuat dengan nya." jelas Yesaza lebih detail.
"Haruskah? dan apa tidak ada cara lain selain darah yang kau maksud?" respon Ziander merasa agak keberatan, masalahnya ia tak sudi menyia nyiakan darah nya walau hanya setetes pun untuk anak yang tak ia anggap itu.
"Tidak ada, masalah nya orang yang ingin di cari tak meninggal kan jejak apa pun, bahkan dalam ingatan mu pun tak aku temukan rupa dan ciri fisik nya saat ini bagaimana, jadi petunjuk untuk menemukan nya pun sulit dengan tak ada nya gambaran tentang nya seperti apa dan satu satu nya cara yang tersisa ya hanya itu." jelas Yesaza lebih detail.
"Akan seperti apa proses nya?"
"Apa kau ayah kandung nya?" tanya Yesaza ingin tau.
"Ingin ku sangkal, tapi kenyataan menampar ku dengan fakta itu." ujar Ziander sedikit kesal.
"Haha ... tipe pria bajingan ternyata kau, suka proses nya tapi tak mau hasil nya." cibir Yesaza pedas.
"Seterah kau mau menilai apa, lupakan itu, lanjut kan saja ke proses pencarian."
"Tak di akui, tapi masih kau cari, apa kau waras?" komentar Yesaza tak habis pikir "Cik, mudah saja, kau hanya perlu melukai tangan mu dan meneteskan nya pada wadah berisi air di hadapan mu dan apa yang ingin kau lihat akan terlihat jelas di situ." terang Yesaza menjelaskan proses yang Ziander tanyakan.
"Hanya seperti itu?"
"Ya, dan bisa kau lakukan sekarang, bukan kah lebih cepat lebih baik."
Tanpa merespon perkataan Yesaza, langsung saja Ziander melakukan apa yang Yesaza kata kan sebelum nya sebagai jalan nya proses pencarian, dan sesaat setelah Ziander menggores telapak tangan nya dan mengalirkan darah nya pada wadah air, segera saja darah nya menyebar ke air yang sebelum nya jernih menjadi merah dan setelah nya sebuah cahaya silau muncul dan memperlihat kan sebuah gambaran seseorang yang sedang ia cari saat ini.
Disana terlihat Ghea yang tengah beradu debat dengan Arya seperti biasa nya, memperdebat kan masalah sepele yang selalu di perbesar oleh mereka berdua.
Semua di saksikan oleh Ziander dengan diam, tanpa respon bearti hanya wajah datar yang ia perlihat kan hingga tak ada yang tau apa yang sedang ia pikirkan saat ini.
"Dia lah wujud seseorang yang sedang kau cari itu, dengan kata lain dia lah wujud putri mu yang tak kau ketahui itu, dan di sana lah ia berada, kau bisa menemukan nya disana tempat yang kau lihat saat ini." ujar Yesaza pada Ziander yang masih betah dengan keterdiaman serta wajah datar nya.
1 April 2025
KAMU SEDANG MEMBACA
Ghea
Teen Fiction"udahlah jadi anak kecil gak diinginkan lagi, adakah yang lebih sial dari ini?" Ghea gadis berumur 20 tahun bertransmigrasi menjadi anak berumur 7 tahun, anak seorang Greenduke terhebat di seluruh kekaisaran, Ghea terlahir dari sebuah kesalahan satu...
