-
-
-
-
-
-
Langit sore yang cerah, semua orang sibuk dengan aktivitas mereka. Rasanya hanya diriku yang masih seperti ini, menunggu gadisku untuk bangun dari tidurnya.
Sudah terhitung 2 bulan gadis kesayangan ku masih tertidur pulas, sepertinya mimpinya terlalu indah. Ini salah ku karena gagal menjaga nya.
Wajah yang menawan tidak pernah bosan ku pandangi selalu, saat tidur pun gadisku tetap memikat diriku. Pipi nya yang berisi kini tampak mulai menirus, mata nya yang indah kini tertutup enggan terbuka.
Tanganku terangkat mengelus pipinya, air mata ku kembali mengalir.
Sayang, kapan mau bangun? Kamu ga kangen aku, hm? Bangun yuk, aku rasanya mau mati lihat kamu gini batin ku menatap wajah manisnya.
Beberapa saat kemudian, ku rasakan gerakan kecil dari tangannya. Tidak, bukan gerakan kecil.
Kejang-kejang.
Ku tekan tombol merah didekatnya, dokter spesialis dan para perawat segera datang untuk nya. Aku memilih menunggu diluar ruangan, air mata ku semakin deras turun membasahi pipiku.
Ini bukan pertama kalinya gadis ku mengalami kejang-kejang, ini sudah ke empat kalinya. Hati ku semakin sesak melihat kondisinya.
Tuhan, itu terlalu berat untuk nya. Biarkan aku saja yang seperti itu, jangan gadis kesayangan ku.
Itulah pintaku kepada Tuhan hampir setiap waktu.
Hampir saja aku terkena stroke, saat mendengar detak jantung nya berhenti. Ku paksa semua dokter itu untuk tetap berusaha lebih kuat, jika saja hal itu terjadi. Entah apa jadinya rumah sakit ini, mungkin rata dengan tanah.
Untung nya Tuhan masih mendengar doa ku, jantung nya kembali berdetak. Meski masih belum sadarkan diri, itu lebih baik dari pada ditinggal pergi.
Aku menggenggam tangannya, air mata ku masih mengalir.
Rasa bahagia karena gadisku masih bertahan sejauh ini, namun juga sedih karena dirinya masih enggan membuka mata.
⋇⋆✦⋆⋇
Mendapatkan seorang putra dari rahim wanita yang ku cintai adalah hadiah terindah dari Tuhan sebagai penyempurna kehidupanku, Kelahiran yang di tunggu oleh setiap anggota keluarga kami.
Luca vatama ardelion.
Sayang nya setelah bangun dari koma nya, Wanitaku—kyra mengalami gangguan mental dan kejiwaan. Gangguan yang disebabkan oleh logika dan perasaan yang saling bertabrakan, itu tidak akan mengubah kadar cinta ku untuk nya. Ia tetap wanitaku, istriku dan memilik hatiku seutuhnya.
Luca sangat mirip dengan ku, seolah duplikat diriku saat masih kecil. Karena itu kyra sering kali menggerutu, ah lucu nya.
Sikap Luca bisa dikatakan 11/12 dengan ku. di umur nya yang ke tujuh tahun ini, dirinya akhirnya tau apa yang menyebabkan Mommy nya— kyra selalu memanggil nama lucas disaat-saat tertentu.
Perlu ku tegaskan, Luca vatama ardelion tidak pernah memiliki alter ego dan juga alter ego dan jiwa adalah dua hal yang berbeda.
Meski begitu, anak itu tetap bersikap dewasa. Ia tidak mempermasalahkan hal itu, ia juga tau perjuangan sang mommy untuk menerima kenyataan dan melawan ketidakstabilan jiwa serta mental nya.
⋇⋆✦⋆⋇
Hayoo msih ada yg nungguin kelanjutan nya kah? 🤣
Maap ya guys, aku kmrn lupa ngsih tau klo aku bakal hiatus bentar.
Next, msih ada 1 chapter tentang POV Luca vatama ardelion!
Juga mungkin ada beberapa plot lagi tentang si kyra ini nnti. Siapkan logika kalian ya guys😌
Anyway, makasih buat yang msih nunggu kelanjutan dari cerita ini 🤩
See u soon 👋
KAMU SEDANG MEMBACA
kyra and sistem
FantasiWARNING‼️ - Typo bertebaran ✅ - chapter Masih lengkap ✅ - penulisan masih kurang ✅ Ini cerita pertama yang aku buat, mohon kerjasama nya dan baca info pentingnya dulu sebelum baca! Mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung dan apa bila ada kes...
