Geli dan hangat.
Hal yang dirasakan Azura ditengah tidurnya. Dia merasa hangat diarea perutnya, serta rasa geli dan sedikit basah diarea leher.
Tunggu!
Geli? Basah? Hangat?
Dalam sekejap Azura langsung membuka matanya. Hal pertama yang dilihatnya adalah surai hitam diarea lehernya, lebih tepatnya ada sebuah kepala! Juga terasa ada tangan besar yang sedang membelai perutnya.
Sialan. Sepertinya Azura tau perbuatan siapa ini. Siapa lagi kalau bukan para pacarnya.
"Eunghh...." Sial, lehernya benar-benar basah sekarang.
Kenzo semakin menenggelamkan kepalanya dileher Azura setelah tau bahwa pacarnya itu terbangun. Hidung mancungnya terus menggesek permukaan leher Azura yang lembut. Sementara bibir dan lidahnya masih terus mengecup dan menjilat yang menjadikan lehernya semakin basah.
Sementara Kevin, terlihat bahwa dirinya benar-benar tertidur. Tapi walau begitu tangannya tetap memeluk Azura dengan erat dan sesekali akan mengelus perutnya. Sepertinya dia tidur sangat pulas.
Kenzo tetap melanjutkan kegiatannya, dia tampak benar-benar menikmati mendusel di leher Azura.
"Kenzo, udah!" Tak tahan lagi dengan sensasi geli dan basah di lehernya, Azura pun berusaha mendorong kepala Kenzo. Yah meskipun tak berefek apa-apa.
Semakin didorong malah semangat Kenzo. Tampak dia tidak peduli dengan Azura dan terus mencium serta menjilat lehernya. Bahkan sesekali menggigitnya hingga menghasilkan beberapa ruam kemerahan.
Kevin sedikit terusik dengan pergerakan Azura. Dibukanya matanya secara perlahan dan hal pertama yang dilihatnya adalah sang pacar berusaha menghentikan pacarnya yang lain.
Melihat hal itu membuat Kevin ingin bergabung. Tanpa basa-basi lagi ia menolehkan kepala Azura menghadapnya lalu mencium bibirnya. Menjilat bibir Azura kemudian dilanjutkan dengan menghisap bibirnya.
Azura tampak kuwalahan menghadapi kedua pacarnya, ia masih berusaha mendorong Kenzo dari lehernya meski perhatiannya kini teralihkan oleh Kevin.
Puas mencium Azura kini Kevin beralih ke lehernya. Mengikuti Kenzo dirinya mulai mencium dan menggigit untuk meninggalkan tanda kepemilikan. Dan sekarang giliran Kenzo yang mencium Azura.
Azura : Serius gw diginiin?
****
Setelah akhirnya terbebas dari kukungan kedua pacarnya, kini Azura sedang menyidang mereka. Tampak keduanya duduk sembari menundukkan kepala dipinggir ranjang.
"Jadi, siapa yang mau jelasin gimana kalian bisa ada disini?"
Dirinya sungguh terkejut, sedang enak-enakan tidur tiba-tiba ada dua makhluk yang menyergapmu. Ya walaupun keduanya sama-sama tampan. Tapi tetap saja! Azura tidak terima kalau kini apartemennya sudah mulai tidak aman.
"Gimana kalian bisa masuk?"
"Itu tadi Kenzo yang buka, dia tau pinnya."
"Apa?! Kok bisa?"
Jujur, Kevin dan Kenzo mulai merasa cemas sekarang. Mereka berdua takut Azura membenci mereka karena sudah masuk ke apartemennya tanpa izin seperti ini.
"Zura jangan marah, kita cuma kangen makanya kita kesini biar bisa ketemu. Maaf ya." Kevin mulai menunjukkan wajah melasnya, berharap Azura akan luluh seperti sebelumnya.
"Astagaaa....." Sungguh, Azura bingung harus berkata apa. Kehidupan tenang impiannya perlahan mulai sirna karena dua curut ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi jadi Nerd
Genç Kurgu"Apa peran yang paling ga diinginkan?" Daripada pusing mikirin alur novel, Azura lebih memilih menjadi pemeran tidak penting. Tujuannya jelas supaya dia tidak perlu repot-repot. • Story of transmigration • Hanya fiktif belaka • Slow update (sesuai...
